Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Topologi Star

2 min read

Topologi Star

Topologi Star – Topologi Bintang atau star memang saling terhubung satu sama lain yaitu dengan melalui sebuah perangkat yang dapat disebut sebagai switch maupun hub.

Sedangkan Switch adalah media yang berfungsi untuk dapat menerima sekaligus meneruskan sinyal yang dikirimkan dari komputer terhubung ke komputer lainnya.

Namun, untuk media transmisinya Topologi ini memakai kabel UTP yang sudah di rancang dengan sekaligus yang untuk dilengkapi dengan sebuah konektor yang bernama RJ 45.

Pengertian Topologi Star

Topologi Star

Topologi Star adalah jenis dari Topologi Jaringan yang memakai metode konvergensi, adalah dari node pusat menuju ke node dari masing-masing pengguna maka dapat membentuk seperti bintang.

Untuk jenis dari topologi ini diterapkan pada perusahaan yang menganut sistem alur dari koordinasi terpusat. Maka hal ini tentunya yaitu bertujuan agar seluruh data yang dikirimkan dapat disaring dahulu dengan melalui server pusat, lalu akan dikirimkan menuju ke node lain.

Ketika telah menerapkan topologi bintang, memang sering dikatakan bahwa dalam pembuatan dari sistem topologi jaringan ini memerlukan biaya yang cukup mahal.

Fungsi Dari Star Topology

Topologi Star mempunyai fungsinya tersendiri dan berbeda dari topologi jaringan lainnya, adalah :

  • Sebagai media yang digunakan untuk dapat menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainnya. Dengan memakai suatu jaringan komputer saja, baik itu dipakai sebagai server maupun sebagai client.
  • Sebagai media untuk menghubungkan perangkat keras dari komponen jaringan lainnya. Contohnya seperti access point, modem, router, dan perangkat keras lainnya.

Karakteristik Dari Topologi Star

Topologi Star mempunyai karakteristiknya adalah sebagai berikut :

  • Setiap node akan berkomunikasi secara langsung dengan node pusatnya. Kemudian lintas data mengikuti aliran dari node ke node pusat dan kembali lagi.
  • Dalam pengembangan sangat mudah karena setiap node hanya mempunyai satu kabel saja terhubung langsung kepada node pusat.
  • Apabila ada salah satu node yang rusak, sehingga hanya node itu saja yang terganggu sementara, namun untuk node yang lain tidak akan terganggu.
  • Kabel yang mempunyai sebuah ukuran lebih rendah tetap bisa digunakan. Karena cukup untuk simpul lalu lintas dan sering memakai kabel UTP.
  • Jenis kabel yang digunakan yaitu jenis kabel UTP dan Konektor RJ 45.
  • Jika setiap paket data yang masuk ke dalam hub dan lalu didistribusikan ke node yang sangat banyak. Maka kinerja dari jaringan akan melemah.

Cara Kerja Dari Star Topology

Topologi Star

Di bawah ini ada langkah dari cara kerja Topologi Star, adalah berikut :

  • Hub yang telah terhubung dengan server dari penyedia paket data maka harus siap dijadikan sebagai pusat dari jaringan komputer.
  • Kemudian, pasangkan kabel pada port hub atau switch yang dijadikan sebagai pusatnya.
  • Jika setiap kabel sudah dipasang dengan benar, maka sambungkan kabel kepada komputer yang dijadikan sebagai klien maupun pengguna.
  • Maka setiap pengguna atau klien akan memperoleh data yang sama dengan apa yang dimiliki oleh server sebagai pusat dan sebagai sumber dari paket data.
  • Apabila anda ingin memakai topologi bintang untuk membuat jaringan komputer, maka untuk setiap komputer yang digunakan sebagai klien harus mempunyai kabel. Artinya, apabila anda sudah mempunyai 50 unit komputer klien atau pengguna, maka 50 unit kabel diperlukan agar jaringan dari topologi bintang berfungsi dengan baik dan optimal pada di setiap komputer pengguna.
  • Ketika mengirim data antar perangkat, sehingga data tersebut akan melewati hub atau switch terlebih dahulu. Baru kemudian diteruskan kembali ke perangkat yang akan dituju.

Baca Juga : Topologi Bus

Keuntungan dan Kelemahan Dari Star Topology

Star Topology memiliki kelebihan dan kekurangannya, adalah sebagai berikut :

Keuntungan Dari Star Topology

  • Topologi ini dapat digunakan di beberapa server komputer dan client.
  • Sangat mudah untuk melakukan maintenance pada komputer yang rusak.
  • Speed transfer data yang ada di dalam jaringan komputer sama besar.
  • Topologi ini dapat memakai berbagai jenis kabel, salah satunya yaitu kabel UTP.
  • Tingkat keamanan pada jaringan ini sangat tinggi.
  • Sangat mudah untuk melakukan operasi jaringan.
  • Sangat mudah apabila ingin menambah komputer user dan client.

Kekurangan Dari Star Topology

  • Jika dalam pembuatannya sangat memerlukan banyak kabel.
  • Sebagai perangkat keras yang mempunyai peranan utama sehingga switch maupun hub membutuhkan perhatian ekstra.
  • Jika ada lalu lintas yang sedang padat, sehingga akan mengurangi speed dalam mengirimkan data dan mengurangi kualitas dari jaringan komputer.
  • Memerlukan biaya yang lebih banyak ketika akan membuat Topologi Star.

F.A.Q

Apa sih itu Topologi Star?

Topologi Star adalah jenis dari Topologi Jaringan yang memakai metode konvergensi.

Apa Ciri utama dari Topologi Star?

Pada Topologi Star ada ciri utama yang membedakannya dengan jenis topologi jaringan lainnya adalah adanya hub atau switch yang saling terhubung dalam komputer server dengan client.

Topologi Star umumnya diterapkan di?

1. Sekolah
2. Kantor
3. Telkom
4. Perusahaan

Demikian pembahasan mengenai Topologi Star semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Topologi Tree

Alfian Alfian
2 min read

Topologi Ring

Alfian Alfian
2 min read

Topologi Mesh

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *