Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Topologi Bus

2 min read

Topologi Bus

Topologi Bus – Jadi di dalam jaringan komputer memang ada beberapa topologi jaringan yang umumnya digunakan untuk menyatukan komputer yang satu dengan komputer yang lainnya atau juga saling mengubungkan satu sama lain.

Apabila di dalam prakteknya, ada juga berbagai jenis dari topologi jaringan pada komputer yang umumnya digunakan namun tergantung pada skala jaringan, biaya, sasaran, dan termasuk juga penggunaannya.

Maka dalam pembahasan kali ini, kita akan mengulas materi mengenai jenis Topologi Jaringan dalam Komputer, adalah Topologi Bus serta dengan hal-hal yang berada di dalamnya.

Pengertian Topologi Bus

Topologi Bus adalah salah metode yang digunakan untuk menghubungkan antara dua atau lebih komputer secara berturut-turut atau serial. Yaitu dengan memakai sebuah kabel utama yang dijadikan sebagai center atau juga pusat dari jalannya lalu lintas data. 

Bus Topology biasanya digunakan dalam jaringan kecil di mana semua perangkat yang ada di dalam jaringan komputer kemudian dihubungkan oleh kabel tunggal yang disebut juga sebagai bus.

Sehingga untuk penerapan topologi bus dalam jaringan komputer untuk memudahkan koneksi antara klien dan server dalam suatu jaringan, maka pembagian data akan menjadi lebih mudah.

Apabila dalam penerapannya, Bus Topology memakai sebuah konektor T dan juga BNC beserta dengan Terminator. Selain itu, media transmisinya memakai sebuah kabel yang berjenis Coaxial.

Karakteristik Dari Bus Topology

Berikut adalah karakteristik dari Bus Topology yang membedakannya dengan jenis Topologi Jaringan lainnya, yaitu :

  • Proses instalasi dalam jaringan akan sangat mudah apabila untuk dilakukan.
  • Mempunyai sebuah kabel utama yang bekerja sebagai pusat dari jalannya lalu lintas data.
  • Setiap node dihubungkan secara seri dan pada bagian ujung kabel utama maka dipasang dengan terminator untuk menutupnya.
  • Biaya dalam pembuatan dari topologi bus ini memang lebih murah dibandingkan dengan Topologi Star.
  • Pada saat mengirimkan data, persimpangan sering terjadi di dalam kabel.
  • Memakai konektor BNC dan konektor T pada setiap kartu jaringan.
  • Seringkali terdapat kepadatan lalu lintas pengiriman data yang terjadi pada kabel utama.
  • Jika salah satu node ada yang rusak, maka jaringan akan menjadi lemah atau down.

Cara Kerja Pada Topologi Bus

Untuk cara kerja dalam topologi bus, yaitu semua perangkat komputer hanya terhubung melalui kabel utama. Maka, untuk semua komputer bisa bertukar paket data, namun pada saat pertukaran data berlangsung, kabel utama harus bebas.

Proses ini bisa dilakukan dengan cara memakai sebuah protokol yang dapat disebut Carrier Sense Multiple Access / Collision Detection (CSMA / CD). Sehingga, dengan cara ini tabrakan data pada kabel utama tidak akan terjadi (backbone).

Sebetulnya untuk cara kerja dari Bus Topology ini memang terbilang sangat sederhana. Karena harus terhubung dengan server lalu akan membaginya melalui sebuah koneksi bus. Bus di sini yaitu koneksi antara ujung kabel dalam jaringan komputer.

Sehingga, setiap koneksi akan memiliki bus yang berfungsi sebagai penghubung. Pada ujung bagian dari konektor, dilengkapi juga dengan komponen atau yang disebut juga sebagai resistor terminating.

Sehingga adanya terminator di bagian ujungnya, maka bisa diartikan bahwa suatu jaringan telah mencapai bagian ujungnya. Maka untuk dalam hal ini, juga sering dilihat sebagai salah satu perbedaan antara topologi bus dan topologi lainnya.

Baca Juga : Topologi Star

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Bus Topology

Bus Topology mempunyai sebuah keuntungan dan kerugiannya tersendiri, yaitu antara lain :

Keuntungan Dari Bus Topology

  • Mempunyai sebuah rangkaian yang sangat sederhana dan juga sekaligus proses instalasinya cukup mudah dilakukan.
  • Biaya untuk membuat topologi jaringan jenis ini cukup murah.
  • Sangat mudah untuk dikembangkan dan tidak mengecohkan perangkat di jaringan lain yang saling terhubung.
  • Jika terjadi kerusakan terhadap salah satu dari perangkat komputer client, sehingga tidak akan mengganggu perangkat client lainnya.

Kerugian Dari Bus Topology

  • Apabila perangkat yang ada ditambahkan maka hal ini akan menimbulkan kecepatan jaringan melemah.
  • Cukup sulit untuk mendeteksi lokasi kesalahan yang terjadi.
  • Jaringannya cenderung lebih sulit, maka memerlukan penanganan yang cukup baik.
  • Semakin lemahnya kecepatan jaringan, jika perangkat yang terhubung sangat banyak.
  • Apabila jalur utama mengalami problem sehingga, akan dapat melumpuhkan semua perangkat yang terhubung.
  • Dapat membutuhkan perangkat tambahan guna memperoleh kualitas jaringan yang jauh lebih baik, contohnya memakai repeater.

Sehingga sudah mencermati secara rinci tentang Topologi Bus, maka untuk memaksimalkan kinerja dari topologi jaringan ini. Yaitu dengan cara perlu memperhatikan dasar-dasar dari penerapan Bus Topology yang membutuhkan DAP (Distribution Access Protocol).

F.A.Q

Apa itu Topologi Bus?

Topologi Bus adalah metode yang digunakan untuk menghubungkan antara dua atau lebih komputer secara berturut-turut atau serial.

Topologi Bus Terbagi dalam Berapa Jenis?

1. Linear Bus, adalah jenis Bus Topology yang perangkatnya terhubung dengan satu kabel tunggal dengan dua titik akhir.
2. Distributed Bus, adalah Bus Topology yang ada cabang-cabang pada kabel utama, dan setiap cabang mempunyai titik akhir masing-masing.

DAP (Distribution Access Protocol), adalah?

DAP adalah sumber utama mengenai pembagaian dari komputer yang hendak mengirimkan data untuk pertama kali dalam sebuah jaringan. 

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Topologi Tree

Alfian Alfian
2 min read

Topologi Ring

Alfian Alfian
2 min read

Topologi Mesh

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *