Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Tanah Regosol

2 min read

Tanah Regosol

Tanah Regosol – Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas materi secara lengkap tentang Tanah Regosol. Tanah merupakan bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik.

Maka dari itu untuk lebih jelasnya bisa anda sekalian simak ulasan selengkapnya yang ada di bawah ini.

Pengertian Tanah Regosol

Tanah Regosol

Tanah regosol adalah tanah mempunyai tekstur butir kasar dan berasal dari material gunung api. Tanah regosol ini berupa tanah aluvial yang baru diendapkan.

Tanah jenis ini banyak dijumpai di Bengkulu, pantai Sumatera Barat, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Material dari jenis tanah regasol berupa abu vulkan dan pasir vulkan. Tanah regosol cocok untuk ditanami padi, tebu, palawija, tembakau, dan sayuran.

Tanah regosol terbentuk akibat adanya erupsi gunung berapi yang terjadi bertahun-tahun sebelumnya. Maka tidaklah membingungkan jika tanah jenis ini dapat ditemukan di pulau-pulau yang memiliki Gunung api aktif ataupun non aktif.

Jenis – Jenis Tanah Regosol

1. Regosol Abu Vulkanik

Berikut ciri-ciri tanah regosol abu vulkanik, antara lain :

  • Berada di sekitar bangunan api dengan visiografi vulkanik fan
    Semua bahan vulkanik hasil eropsi gunung berapi yang berupa debu, pasir, kerikil, batu, bom dan lapili.
  • Mempunyai tekstur bahan kasar di tengah lahan halus di tepi
  • Kaya hara tanaman kecuali N namun belum terlapuk maka perlu pupuk organik, pupuk kandang, dan pupuk hijau.
  • Umumnya tekstur makin halus makin produktif

2. Regosol Bukit Pasir

Berikut Ciri-ciri tanah Regosol bukit pasir, antara lain :

  • Berada di sepanjang pantai (Cilacap, Parangtritis, Kerawang).
    (Sand dunes) bukit pasir terbentuk dari pasir di pantai dengan gaya angin yang bersifat deflasi dan akumulasi.
  • Pasir kasar terletak dekat garis pantai makin halus makin jauh.
  • Umumnya mempunyai tekstur kasar mudah diolah, gaya menahan air rendah, dan permeabilitas baik.
  • Jika semakin tua tekstur makin halus dan permeabilitas kurang baik Kaya unsur hara.

Baca Juga : Fungsi Batang Pada Tumbuhan

Ciri – Ciri Tanah Regasol

Berikut ini adalah ciri-ciri dari tanah regasol :

  • Materialnya pembentuknya bermula dari erupsi gunung berapi, berupa abu, pasir, kerikil, dll.
  • Umumnya mempunyai warna yang beragam mulai dari kemerahan, kekuning-kuningan, hingga keabu-abuan.
  • Cenderung teksturnya kasar / mempunyai butiran yang kasar.
  • Memiliki unsur hara dan tingkat kesuburan yang bagus.
  • Umumnya kandungan bahan organiknya rendah.
  • Memiliki daya serap air yang baik.
  • Berada di lereng gunung berapi.
  • Peka terhadap erosi.

Kelebihan Tanah Regosol

Jadi pada setiap jenis tanah yang ada di Bumi memiliki sifat dan ciri- ciri yang berbeda abtara satu dengan yang lainnya. Karena mempunyai sifat yang berbeda- beda maka peruntukan tanah pun juga berbeda- beda.

Ada tanah yang sesuai untuk bercocok tanam, ada juga tanah yang lebih cocok untuk bangunan, dan lain sebagainya. Hal ini dinamakan kelebihan tanah. Demikian juga dengan tanah regosol, tanah regosol memiliki kelebihan sebagai media tanam bagi tanaman- tanaman tertentu.

Tidak semua tanaman cocok ditanam di tanah regosol, namun untuk urusan pertanian tanah regosol ini ialah tanah yang paling banyak menjadi jawaban sebab tanah regosol terbentuk oleh material- material endapan letusan gunung berapi, jadi kandungan unsur haranya sangat banyak.

Berikut adalah beberapa jenis tanaman yang cocok ditanam pada tanah regosol :

  • Padi
  • Kelapa
  • Tembakau
  • Tebu
  • Sayur- sayuran

Proses Pembentukan Tanah

Proses pembentukan tanah dimulai dari pelapukan batuan, baik pelapukan fisik maupun kimia. Dari proses pelapukan ini, batuan akan menjadi lunak lalu berubah komposisinya.

Pada tahap ini batuan yang lapuk belum dinamai sebagai tanah, tetapi sebagai bahan tanah (regolith) karena masih menunjukkan struktur batuan induk.

Proses pelapukan terus terjadi sampai akhirnya bahan induk tanah berubah menjadi tanah. Proses pelapukan ini menjadi awal mula terbentuknya tanah. Maka faktor yang mendorong pelapukan berperan dalam pembentukan tanah.

Curah hujan dan sinar matahari mempunyai peran penting dalam proses pelapukan fisik, kedua faktor tersebut merupakan komponen iklim. Maka bisa disimpulkan bahwa salah satu faktor pembentuk tanah ialah iklim.

Baca Juga : Fungsi Akar Pada Tumbuhan

Ada beberapa faktor lain yang memengaruhi proses pembentukan tanah, yakni organisme, bahan induk, topografi, dan waktu.

Demikian pembahasan mengenai tanah regosol semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima Kasih

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Tanah Organosol

Rizki Rizki
3 min read

Tanah Litosol

Rizki Rizki
2 min read

Iklim Schmidt Ferguson

Rizki Rizki
2 min read
close