Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Sintesis Protein

3 min read

Sintesis Protein

Pada pembahasan kali ini mengenai materi makalah tentang Sintesis Protein secara lengkap dengan pengertian, komponen, ciri ciri, struktur, jenis, tujuan, contohnya supaya agar mudah di pahami.

Pengertian

Sintesis protein adalah proses dalam merubah asam amino pada linear menjadi protein tubuh manusia. Maka dalam proses ini membutuhkan peran DNA dan RNA ataupun enzim. Namun sementara itu proses yang dihasilkan baik secara mekanik atau kimiawi ada pada sel makhluk hidup.

Tujuan Sintesis Protein

Tujuan sintesis protein merupakan sebagai menghasilkan protein yang dapat digunakan oleh tubuh dengan kumpulan dalam komponen penting yang membentuk tubuh makhluk hidup.

Contohnya:

Komponen enzim protein dalam hormon eritrosit yang mempunyai protein untuk mendukung pengikatan oksigen dengan adanya pembelahan sel yang terdiri dari protein.

Komponen Dalam Sintesis Protein

Sintesis Protein

Sehingga dalam proses sintesis protein harus memerlukan komponen dasar. Dalam bentuk asam amino dengan regulasi sintesis protein yang akan berlangsung di dalam nukleus.

Maka berikut beberapa tahapan dalam sintesis protein adalah.

  • Peran DNA dan RNA untuk proses sintesis protein.
  • Replika DNA dalam pembentukan DNA yang baru.
  • Transkripsi DNA yang akan mencetak RNA.
  • Pengodean dari template RNA ke urutan asam amino dari protein.
  • Tahapan sintesis protein.

Replikasi DNA Sintesis Protein

Replikasi DNA dapat disebut sebagai pembentukan DNA dengan membelah melalui mitosis yang akan dihasilkan dalam pembelahan mengandung DNA sebagai orang tuanya.

Replikasi DNA bisa terjadi ketika rantai nukleotida yang baru disintesis denan proses komplemen pasangan basa. Dan menggunakan enzim polimerase untuk membuat molekul DNA yang baru dengan tiga tahapan replikasi, adalah:

1Model semi-konservatif – merupakan sebuah model dalam rantai DNA lama yang akan dipisahkan. Sebagai disintesis menggunakan prinsip komplementasi setiap rantai DNA lama.

2Model konservatif – merupakan sebuah model ini dalam rantai DNA lama yang tetap berubah. Dan akan berfungsi sebagai tempat untuk dua rantai DNA yang baru.

3Model despersif – merupakan sebuah model dalam bagian dari dua rantai DNA yang lama. Dan akan digunakan sebagai tempat untuk sintesis rantai DNA yang baru.

Proses Sintesis Protein

Biasanya, proses sintesis protein bisa dibagi kedalam 3 tahapan sebagai berikut:

1. Tahap Replikasi DNA

Setiap sel makhluk hidup dapat mengalami yang namanya pembelahan sel. Biasanya pembelahan tersebut terjadi menurut kelipatannya contohnya pembelahan 4 sel jadi 8 sel. Maka sebelum terjadi pembelahan, ada juga proses penggandaan komponen dalam sel salah satunya ialah DNA. Nah, penggandaan DNA inilah disebut dengan replikasi.

Replikasi adalah proses sintesis DNA yang baru terjadi pada nukleus sel. Dalam proses ini membutuhkan bantuan enzim helikase. Namun tugasnya untuk melepas basa dan ikatan hidrogen di rangkaian DNA. Namun ketika proses ini berlangsung, pada induk DNA terjadi pembentukan anak DNA yang berbentuk serupa dengan induknya.

2. Tahap Transkripsi

Selanjutnya adalah tahap transkripsi adalah tahapan dimana DNA nantinya membentuk RNA yang caranya menguraikan kode genetik milik DNA. Sehingga dalam tahap ini nantinya akan memperoleh 3 macam RNA, adalah:

  • mRNA
  • tRNA
  • rRNA

Proses tersebut berlangsung pada sitoplasma yang diawali dengan terjadinya pembukaan rantai ganda. Milik DNA yang dibantu oleh enzim RNA polimerase.

Dalam proses ini ada rantai tunggal bertugas untuk rantai sense. Maka adapun rantai lain dari pasangan DNA.

Disebut dengan rantai anti sense, Maka dalam proses transkripsi dibagi menjadi 3 tahap. Adalah tahap inisiasi, terminasi dan elongasi.

Tahap Inisiasi (Permulaan)

Maka dalam proses ini, berada daerah yang disebut dengan pangkal replikasi. Dan lalu proses transkripsinya dapat dikenal pula dengan nama promoter. Yang artinya adalah wilayah DNA yang dimanfaatkan untuk tempat melekatnya RNA polimerase melakukan transkripsi.

Adapun proses ketika RNA akan melekat pada promoter, kemudian promoter tersebut akan mengikat kumpulan protein maka proses ini dinamakan dengan faktor transkripsi. RNA polimerase.

Promoter maupun faktor transkripsiyang dinamakan dengan kompleks inisiasi transkripsi. Maka RNA polimerase adalah bertugas untuk membuka rantai ganda milik DNA.

Tahap Pemanjangan

Saat RNA polimerase telah membuka rantai ganda milik DNA, RNA pun akan menyusun suatu uraian adalah nukleotida-nukleotida RNA pada ketentuan arah 5′ yang ke 3′. Dalam proses ini, RNA bisa mengalami pemanjangan diri sesuai proses pembentukan dari pasangan DNA dan basa nitrogen.

RNA juga tak punya basa pirimidin timin atau (T), tetapi memiliki urasil (U). Maka RNA akan membentuk sebuah pasangan basa urasil berbantu adenin dalam rantai DNA. Pada rantai RNA ada 3 macam basa, adalah guanin, sitosin serta adenine.

Lalu ketiganya akan dipasangkan dengan basa komplemen ketetapan menurut aturan pasangan basa. Maka dalam proses adenin ini, nantinya bisa berpasangan dengan urasil, namun sementara untuk guanin akan dipasangkan dengan sitosin.

Tahap Akhir

Nah jadi ketika sesudah proses transkripsi usai, sehingga rantai DNA pun akan menyatu lagi seperti sebelumnya. lalu RNA polimerase dilepaskan dari rantai DNA. Kemudian RNA yang lepas dari DNA dan membentuk RNA m baru.

Pada sel prokariotik, RNA untuk hasil transkripsi nantinya berperan aktif menjadi RNA m. Tetapi, RNA yang dihasilkan transkripsi kode nantinya menjadi RNA m aktif sesudah melalui proses tertentu.

Maka dapatdisimpulkan jika di rantai tunggal RNA m punya urutan basa nitrogen. Jadi setiap 3 jenis urutan basa nitrogen pada nukleotida RNA m sebagai hasil transkripsi maka dapat disebut dengan kodon ataupun triplet.

3. Tahap Translasi

Proses translasi adalah sebuah proses dalam menerjemahkan kode kodon dari RNA m yang akan menjadi asam amino maka bisa membentuk protein. Setiap urutan basa nitrogen yang tak sama akan diterjemahkan jadi asam amino yang tak sama juga.

Contohnya adalah asam amino fenilalanin sebagai terjemahan kodon UUU atau (3 basa urasil), kemudian asam amino glisin atau (CGC), dengan asam amino serin atau (UCA) serta asam amino triptofan atau (UGG).

Maka dalam proses ini minimal ada 20 tipe asam amino yang diperlukan agar dapat membentuk protein terjemahan dari kodon mRNA. Lalu asam amino tersebut bisa menghasilkan rantai polipeptida lalu akan membentuk protein lebih spesifik. Jadi pada proses translasi dibagi menjadi 3 tahap.

Baca Juga : Jaringan Parenkim

Tahap Awal

Unit kecil ribosom bisa mengikat mRNA yang sudah membawa kode genetik bagi asam amino yang dibuat. Dan sekaligus akan mengikat inisiator tRNA. Kemudian, molekul ribosom tersebut mengikat bersama dengan 3 molekul lalu membentuk komplek inisiasi.

Lalu molekul tRNA akan mengikat dan memindahkan asam amino sitoplasma ke ribosom dibantu enzim serta energi GTP. Maka setiap ujung tRNA membawa 1 antikodon serta 1 asam amino. Selanjutnya, asam amino diaktifkan oleh tRNA kemudian akan menghubungkan kodon dengan antikodon dalam mRNA.

Tahap Pemanjangan

Kemudian akan dihubungkan kembali oleh ikatan peptida pembentuk polipeptida yang ada di ujung tRNA dan akan membawa asam amino. Contohnya adalah tRNA yang membawa asam amino fenilalanin.

Maka antikodonnya bisa AAA yang nantinya berhubungan pada kodon mRNA UUU. Rantai polipeptida dapat memanjang, dikarenakan adanya menambahan asam amino berlangsung.

Tahap Terminasi

Pada tahap akhir saat antikodon bawaan tRNA bertemu kodon UAA, UAG, dan UGA. Hal ini karena rantai polipeptida yang sudah terbentuk bisa dilepas dari ribosom kemudian diolah menjadi protein secara fungsional.

Demikian pembhasan mengenai Sintesis Protein mulai dari pengertian, tujuan, komponen dan lain sebagainya. Semoga Bermanfaat untuk anda.

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Fungsi Tulang Pengumpil

Alfian Alfian
1 min read

Fauna Asiatis

Alfian Alfian
1 min read

Fauna Australis

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *