Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Rumus BEP

2 min read

Rumus BEP

Moztrip.com – Pada pembahasan kali ini tentang rumus bep yang akan dibahas secara lengkap dan detail. Dan di dalam rumus bep ada rumus bep kewirausahaan, grafik bep, manfaat bep, rumus bep apotek, contoh soal bep, cara menghitung bep usaha kecil.

Pengertian BEP

Rumus BEP

Pengertian dari bep atau singkatan dari ( Break Even Point ) adalah titik dimana entity atau company atau dapat business dalam keadaan belum memperoleh keuntungan, dan tidak mengalami kerugian juga.

Break Even point atau BEP dapat di artikan yaitu sebuah analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus di jual kepada para konsumen dan pada harga tertentu untuk menutupi biaya – biaya yang timbul serta dapat juga untuk memperoleh keuntungan.

BEP dapat di artikan sebagai sebuah keadaan di mana dalam operasi  perusahaan, perusahaan  tidak memperoleh keuntungan dan tidak  mengalami kerugian atau (penghasilan yang di hasil kan memakai total biaya).

Tetapi analisa BEP tidak  hanya semata – mata untuk mengetahui apakah  keadaan perusahaan mencapai titik BEP atau tidak. Namun analisa dari  BEP mampu memberikan hasil informasi kepada pinjaman perusahaan mengenai berbagai dari tingkat volume penjualan.

Dan hubungan dengan kemungkinan memperoleh keuntungan menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.

Fungsi Analisis Dari BEP

Rumus BEP atau analisis break even point adalah analisis balik modal yang di gunakan untuk menentukan hal – hal seperti :

  • Pertama jumlah dari penjualan yang minimum harus di pertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Dan jumlah penjualan minimum ini berarti juga jumlah produksi minimum yang harus segera di buat.
  • Kedua jumlah penjualan yang harus di capai untuk memperoleh keuntungan yang telah di rencanakan atau bisa di artikan bahwa tingkat dari produksi nya harus di tetapkan untuk memperoleh keuntungan tersebut.
  • Ketiga mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat dari produksi nya tidak lebih kecil dari BEP.
  • Keempat menganalisis perubahan harga jual, harga pokok dan besar nya hasil penjualan atau tingkat produksi nya. Maka analisis terhadap BEP adalah sebuah alat perencanaan penjualan dan sekaligus alat perencanaan tingkat produksi, agar sebuah perusahaan secara minimal tidak mengalami kerugian. Lalu karena harus memperoleh keuntungan berarti sebuah perusahaan harus berproduksi di atas BEP nya.

Baca Juga : Statistika Deskriptif

Rumus BEP

Berikut ini adalah beberapa model rumus BEP yang dapat digunakan untuk menganalisis Break Even Point.

1. Pendekatan Matematis

Rumus BEP yang pertama adalah cara menghitung break even point yang harus di ketahui yakni jumlah dari total biaya tetap, biaya variabel per unit atau total  variabel, hasil penjualan total atau harga jual per unit.

Lalu untuk rumus iyalah seperti ini :

Pendekatan Matematis

Keterangan :

BEP = Break Even Point
FC = Fixed Cost
VC = Variabel Cost
P = Price per unit
S = Sales Volume

  • Break even point dalam rupiah.
Pendekatan Matematis

Keterangan :

BEP = Break Even Point
FC = Fixed Cost
VC = Variabel Cost
S = Sales Volume

2. Pendekatan Grafik

Rumus BEP kedua adalah pendekatan grafik menggambarkan hubungan antara volume penjualan dengan biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan serta  keuntungan. 

Selain itu, untuk mengetahui tentang biaya tetap, biaya variabel dan tingkat kerugian sebuah perusahaan.

Asumsi yang digunakan dalam analisis peluang pokok ini adalah bahwa harga jual, biaya variabel per unit iyalah konstan.

Pendekatan Grafik

Dan dari grafik di atas terlihat bahwa untuk tiap – tiap masing unit penjualan ada sebuah informasi yang lengkap setiap rupiah penjualan, biaya tetap, biaya variabel, total biaya atau untung atau rugi.

Jadi pihak manajemen dapat melihat apabila akan melakukan produksi sekian unit, akan terlihat seluruh komponen di atas. BEP melalui grafik sangat  jelas ditunjukkan baik dari segi unit atau dari segi rupiah yang telah diperoleh.

Contoh Soal dan Cara Menghitung BEP

Diketahui sebuah PT. XYZ mempunyai usaha yang bergerak dibidang alat perkakas mesin listrik dengan data – data lengkap sebagai berikut :

  1. Kapasitas produksi yang mampu dipakai 100.000 unit mesin listrik.
  2. Harga jual persatuan diperkirakan Rp. 5000,- unit
  3. Total biaya tetap sebesar Rp. 150.000.000,-
  4. Total biaya variabel sebesar Rp.250.000.000,-

Perincian data masing-masing biaya sebagai berikut :

Fixed Cost
Overhead Pabrik = Rp. 60.000.000,-
Biaya disribusi = Rp. 65.000.000,-
Biaya administrasi = Rp. 25.000.000,-
Total FC = Rp.150.000.000,-

Variable Cost
Biaya bahan = Rp. 70.000.000,-
Biaya tenaga kerja = Rp. 85.000.000,-
Overhead pabrik = Rp. 20.000.000,-
Biaya distribusi = Rp. 45.000.000,-
Biaya administrasi = Rp. 30.000.000,-
Total VC = Rp.250.000.000,-

Penyelesaian untuk mendapatkan nilai BEP dalam unit maupun rupiah.

Penyelesaian :

Kapasitas produksi 100.000 unit
Harga jual per unit Rp. 5000,-
Total Penjualan 100.000 unit x Rp 5000,- = Rp. 500.000.000,-

mencari bep

Untuk mendapatkan nilai BEP dalam unit sebagai berikut :

contoh bep

Catatan : Jadi perusahaan PT. XYZ harus menjual 60.000 Unit perkakas mesin listrik agar BEP.

Kemudian, untuk mencari nilai BEP dalam rupiah sebagai berikut :

bep rumus

Catatan : Jadi perusahaan PT. XYZ harus mendapatkan omset senilai Rp. 300.000.000,- agar terjadi BEP.

Demikian pembahasan mengenai rumus bep mulai dari pengertian, fungsi dan contoh soal dan perhitungannya. Terima Kasih

Baca Juga :

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Contoh Firma

Alfian Alfian
2 min read

Rumus Anuitas

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *