Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Pengertian Perusahaan Jasa

4 min read

Sekarang merupakan zaman modern segala sesuatu pekerjaan yang dilakukan oleh manusia akan semakin dipermudah dengan adanya berbagai aplikasi dari perusahaan jasa.

Ada banyak bisnis lain selain perusahaan profesional yang ada di Perusahaan Jasa. Sebagai contoh anda ambil bisnis perawatan kebun dan lansekap misalnya.

Anda membayar mereka untuk datang ke rumah Anda dan melakukan layanan. Anda tidak mendapatkan produk fisik dari bisnis perawatan kebun tersebut.

Karena perusahaan jasa tidak benar-benar menjual produk, mereka biasanya tidak membawa inventaris di neraca mereka karena mereka tidak memilikinya.

Akuntansi untuk perusahaan jasa lebih sederhana daripada pengecer karena tidak ada inventaris yang perlu dilacak dan tidak ada harga pokok penjualan yang perlu dihitung.

Pengertian Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah bisnis yang menghasilkan pendapatan dengan menyediakan layanan alih-alih menjual produk fisik. Contoh yang baik dari perusahaan jasa adalah kantor akuntan publik.

Mereka memperoleh pendapatan dengan menyiapkan laporan pajak penghasilan, melakukan audit dan layanan aset, dan bahkan melakukan pekerjaan pembukuan.

Berikut pendapat yang diberikan oleh beberapa ahli mengenai pengertian perusahaan jasa, diantaranya sebagai berikut:

Menurut Philip Kotler Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang menawarkan sebuah tindakan yang abstrak dan tidak menyebabkan pengalihan kepemilikan kepada orang lain.

Menurut Adrian Payne – Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan ekonomi yang mempunyai nilai atau manfaat yang tidak berwujud. di mana ada interaksi dengan konsumen atau dengan barang yang dimiliki namun tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Norman – Perusahaan jasa adalah suatu perusahaan yangmelaksanaka suatu kegiatan atau tindakan yang berwujud kontak sosial antara produsen dengan konsumen yang lebih dari sekedar hasil suatu yang tidak terhalang.

Apa Arti Perusahaan Jasa?

Perusahaan akuntansi tidak menjual produk fisik seperti pengecer dan pedagang. Sebagai gantinya, mereka menjual layanan mereka kepada klien dan biasanya membebankan biaya per jam.

Ini berlaku untuk hampir semua perusahaan profesional. Pengacara biasanya telah menetapkan tarif per jam dan membebankan biaya pada klien berdasarkan berapa lama untuk melakukan layanan.

Intinya, perusahaan-perusahaan ini benar-benar menjual waktu mereka.

Dalam membuat laporan keuangan pada perusahaan jasa ada delapan langkah yang dikenal sebagai siklus akuntansi, sebagai berikut:

  • Mencatat semua transaksi keuangan berdasarkan bukti asli transaksi dalam satu periode transaksi.
  • Membuat jurnal umum, yang didasarkan pada catatan dari nomor 2 sebelumnya.
  • Membuat buku besar.
  • Transaksi finansial.
  • Membuat jurnal penyesuaian.
  • Membuat laporan keuangan. Contohnya seperti laporan laba rugi, neraca, dan perubahan modal.
  • Buat jurnal penutup.
  • Dan membuat keseimbangan percobaan.

Karakteristik Jasa

Jasa memiliki karakteristik yang diantaranya sebagai berikut ini:

  1. Tidak memiliki wujud “sifatnya abstrak”.
  2. Produk yang dihasilkannya tidak standar atau bervariasi “hetereogenitas”.
  3. Tidak dapat dipisahkan “produk dihasilkan secara bersama-sama”.
  4. Tidak dapat disimpan karena tidak memiliki wujud

Berikut ini, karakteristik layanan jasa yang paling relevan. Karakteristik layanan jasa berlaku secara universal untuk layanan apa pun. Karakteristik jasa yang paling penting adalah:

  • Kurangnya kepemilikan
  • Hal tidak dapat dipahami
  • Ketidakterpisahan
  • Variabilitas
  • Mudah rusak
  • Partisipasi pengguna

1. Kurangnya Kepemilikan

Kurangnya kepemilikan mungkin merupakan salah satu karakteristik layanan yang paling jelas.

Ini merujuk pada kenyataan bahwa Anda tidak dapat memiliki dan menyimpan layanan seperti halnya Anda dapat suatu produk.

Karakteristik ini sangat terkait dengan beberapa karakteristik layanan lainnya, seperti tidak berwujud, mudah rusak, tidak dapat dipisahkan.

2. Hal Tidak Dapat Dipahami

Ketika berpikir tentang karakteristik layanan, intangibilitas mungkin datang ke pikiran Anda terlebih dahulu.

Intangibility layanan berarti layanan tidak dapat dilihat, dicicipi, dirasakan, didengar, atau dibaui sebelum dibeli.

Anda tidak dapat mencobanya. Misalnya, penumpang pesawat tidak memiliki apa-apa selain tiket dan janji bahwa mereka akan tiba pada waktu tertentu di tujuan tertentu. Tapi tidak ada yang bisa disentuh.

3. Variabilitas

Variabilitas juga termasuk dalam karakteristik layanan yang penting. Ini merujuk pada kenyataan bahwa kualitas layanan dapat sangat bervariasi.

Tergantung pada siapa yang menyediakannya dan kapan, di mana dan bagaimana. Karena sifat layanan yang padat karya, ada banyak perbedaan dalam kualitas layanan yang disediakan oleh berbagai penyedia.

Dan bahkan oleh penyedia yang sama pada waktu yang berbeda.

4. Mudah Rusak

Mudah Rusak berarti bahwa layanan tidak dapat disimpan untuk dijual atau digunakan nanti. Dengan kata lain, layanan tidak dapat diinventarisasi.

Ini adalah salah satu karakteristik layanan yang paling signifikan, karena mungkin memiliki dampak besar pada hasil keuangan. Dokter atau dokter gigi sering membebankan biaya kepada pasien untuk janji temu yang terlewat karena nilai layanan telah hilang.

Nilai hanya ada pada titik tertentu dan menghilang ketika pasien tidak datang. Ketika permintaan stabil, daya tahan layanan tidak menjadi masalah.

Namun, dalam kasus permintaan berfluktuasi, perusahaan jasa dapat memiliki masalah yang sulit.

Karena alasan ini, perusahaan transportasi memiliki lebih banyak peralatan daripada yang seharusnya jika permintaan bahkan sepanjang hari.

Permintaan selama jam-jam sibuk harus dilayani pada waktu tertentu, tidak dapat dilayani nanti atau lebih awal.

Akibatnya, perusahaan jasa menggunakan berbagai teknik untuk menciptakan kecocokan yang lebih baik antara permintaan dan penawaran: Pergeseran permintaan.

5. Partisipasi pengguna

Karakteristik layanan atau jasa termasuk partisipasi pengguna. Memang, pengguna berpartisipasi dalam setiap produksi layanan.

Bahkan ketika pengguna tidak diharuskan berada di lokasi di mana layanan dilakukan, pengguna berpartisipasi dalam setiap produksi layanan.

Suatu layanan tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, tetapi juga tidak dapat dipisahkan dari penggunanya.

Ciri-Ciri Perusahaan Jasa

Jadi mengenai penjelasan diatas maka dapat disimpulkan perusahaan jasa adalah perusahaan yang memiliki kegiatan memproduksi dan menyediakan berbagai macam pelayanan.

Contohnya seperti keamanan, kemudahan dan sebagainya kepada konsumen yang membutuhkannya, maka perusahaan jasa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Tidak memiliki persediaan produk dalam bentuk fisik, karena produk yang dijualmerupakan produk tidak berwujud.
  • Biasanya tingkat harga memiliki sifat yang tidak absolut. karena harga murah atau mahal yang ditetapkan oleh perusahaan bergantung pada tingkat kebutuhan konsumen.
  • Jasa yang dihasilkan tidak dapat disimpan, jadi setelah dibeli, penggunaan akan segera digunakan.
  • Jasa yang diberikan tidak sama. jadi masing-masing konsumen dapat memperoleh jenis pelayanan yang berbeda dengan konsumen lainnya.
  • Dalam proses memproduksi jasa bisa atau tidak memerlukan bantuan dari produk fisik.
  • Pendapatan berasal dari penjualan jasa.

Bukti Transaksi Perusahaan Jasa

Bukti transaksi dari perusahaan jasa dibagi menjadi dua macam, yaitu bukti eksternal dan bukti internal.

Bukti eksternal adalah bukti transaksi antara perusahaan dengan pihak luar perusahaan.

Sementara bukti internal adalah bukti yang dipakai untuk aktivitas transaksi di dalam area perusahaan.

Nota Kontan

Nota Kontan merupakan sebuah bukti pembayaran atau dokumen pembayaran yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli.

Lembaran pertama atau asli akan disimpan oleh pembeli sedangkan lembaran kedua atau copy-anya akan disimpan oleh penjual. Sebagai bukti transaksi atas penjualan barang secara tunai.

Faktur atau Invoice

Invoice atau Faktur merupakan sebuah pernyataan tertulis mengenai barang yang telah dijual. Baik dalam jumlah dan harganya. Faktur dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli.

Salah satu fungsi dari faktur adalah sebagai bahan pertimbangan pembeli dalam meneliti kembali akan barang-barang yang telah dibelinya.

Didalam faktur terdapat informasi sebagai berikut:

  1. Nama barang dan alamat penjual
  2. Nomor faktur
  3. Nama adan alamat pembeli
  4. Tanggal pembayaran
  5. Syarat pembayaran
  6. Keterangan mengenai barang yang meliputi harga satuan barang, jenis barang, barang kuantitas, dan jumlah harga.

Cek (Cheque)

Cek merupakan alat sebagai perintah pembayaran yang dibuat oleh pihak yang mempunyai rekening di suatu bank.

Dengan tujuan agar bank tersebut membayarkan sejumlah uang yang tertulis kepada orang yang membawa surat atau yang namanya tertulis di surat cek tersebut.

Cek terdiri dari dua bagian yaitu :

  • Pada bagian sebelah kiri buku cek sebagai bukti arsip pihak yang mengeluarkan dan menandatangani cek tersebut.
  • Bagian sebelah kanan dapat diberikan kepada pihak yang menerima pembayaran cek tersebut.

Contoh Perusahaan Jasa

Beberapa contoh perusahaan jasa di Indonesia saat ini, sebagai berikut:

Perusahaan jasa yang bergerak di bidang transportasi, infrastruktur dan utilitas, misalnya:

  • Indosat Tbk
  • Garuda Indonesia Tbk
  • Telekomunikasi Indonesia Tbk
  • Jasa Marga Tbk, dan lainnya.

Perusahaan jasa yang bergerak di bidang keuangan, misalnya:

  • Bank Central Asia Tbk
  • Bank Mandiri Tbk
  • Bank Danamon Indonesia Tbk
  • Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan lainnya.

Baca Juga Ulasan Pelaku Ekonomi

Kekurangan Dan Kelebihan Perusahaan Jasa

Berikut merupakan beberapa kekurangan dan kelebihan dari badan usaha jasa:

Kekurangan Usaha Jasa

  1. Strategi promosi akan memerlukan testimoni pelanggan sebanyak-banyaknya sebab tidak ada produk yang dapat dipakai untuk demo.
  2. Meskipun terdapat komplain, tetapi dalam badan usaha jasa tidak dapat mengembalikan apa yang telah dibeli.

Kelebihan Usaha Jasa

  1. Dengan bisnis yang menyediakan jasa. Maka tidak memerlukan tempat untuk display produk. Jadi dalam hal sewa tempat usaha akan menjadi lebih hemat.
  2. Tidak membutuhkan tempat untuk penyimpanan barang ataupun gudang.
  3. Dalam badan usaha jasa tertentu tidak memerlukan banyak karyawan. Maka akan menghemat pengeluaran upah karyawan.

Demikian pembahasan tentang pengertian perusahaan jasa dan karakteristik, ciri-ciri, Bukti Transaksi, manfaat dan juga contoh perusahaan jasa yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat,

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Rumus Anuitas

Alfian Alfian
2 min read

Jenis Jenis Badan Usaha

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *