Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Pengertian Periosteum

3 min read

Periosteum

Pengertian Periosteum – Pada pembahasan kali ini mengenai Periosteum : Struktur, Fungsi, Gambar Beserta Penjelasannya. Tetapi pada perjumpaan sebelumnya kami telah menyampaikan materi mengenai Fungsi Mikrofilamen. Maka untuk melengkapi tema pembahsan kita kali ini, maka langsung simak aja ulasan selengkapnya berikut dibawah ini.

Pengertian Periosteum

Periosteum

Periosteum adalah suatu membran yang memiliki serat yang sangat padat maka bisa menutupi permukaan tulang, yang tersusun atas beberapa lapisan berserat luar dan lapisan sel dalam (kambium).

Dimana pada lapisan luar atas sebagian besar terbentu atas kolagen dan terkandung di dalamnya serabut saraf yang bisa mengakibatkan rasa sakit pada saat jaringan ada yang mengalami kerusakan.

Selain itu, ia mengandung cukup banyak pembuluh darah, pada bagian cabang yang menembus tulang untuk memasok osteosit, atau sel tulang. Lalu dari sejumlah cabang yang berdiri tegak lurus tersebut akan masuk ke bagian tulang.

Dengan sepanjang saluran yang disebut sebagai kanal Volkmann menuju ke pembuluh di kanal haversia. Yang dijadikan sebagai dasar dari sepanjang panjangnya tulang.

Lalu pada serat yang ada pada lapisan dalam masuk dan menembus tulang hingga kedasar. Untuk memberikan pelayanan pada pembuluh darah agar dapat mengikat periosteum terhadap bagian tulang yang nantinya bisa digunakan sebagai serat Sharpey.

Baca Juga : Fungsi Sarkolema

Fungsi Periosteum

Pada dasarnya Periosteum dapat membantu dalam melayani fungsi yang diantaranya adalah sebagai penahan atas tendon dan ligamen. Dimana ia akan membantu mencret darah agar bisa masuk dan keluar dengan baik dari tulang dan membantu dalam masa perkembangan tulang.

Selain itu, periosteum adalah salah satu bagian yang sangat penting atas sistem kerangka dan biasa dijumpai berperan sebagai membran di sepanjang bagian luar tulang.

Dimana pada membran ini tersusun atas jaringan ikat padat yang tidak teratur. Yang dapat dibedakan menjadi dua lapisan yang dikenal dengan lapisan fibrosa dan lapisan kambium.

Dimana pada Lapisan kambium ini di dalamnya berisikan sejumlah sel-sel progenitor yang tumbuh menjadi osteoblas. Definisi dari Osteoblas sendiri adalah sebuah kunci dalam membantu memperlebar dan memperpanjang tulang.

Struktur Periosteum

Dimana lapisan yang ada di dalam periosteum mengandung osteoblas (adalah sejumlah sel-sel penghasil tulang) dan nampak terlihat seolah menonjol di dalam kehidupan janin dan pada anak usia dini.

Lalu ketika proses pembentukan tulang yang berlangsung sudah mencapai berada pada puncaknya. Lalu pada masa dewasa beberapa sel-sel ini akan nampak kurang jelas.

Tetapi mereka masih tetap mempertahankan kapasitas fungsional mereka karena mereka sangat penting untuk remodeling tulang yang terjadi dengan secara berkelanjutan atau secara terus menerus disepanjang hidup.

Kemudian pada beberapa sel-sel tersebut mulai berdiferensiasi dan menyusun dan meleltakan tulang yang baru di antara bagian ujung-ujung fraktur. Cakupan pada periosteum ini meliputi dari setiap permukaan tulang namun kecuali pada bagian yang tertutup dengan tulang rawan.

Contohnya seperti pada sendi, dan juga situs untuk menempelnya ligamen dan tendon. Dimana pada tulang rawan fibrosa kerapkali mengambil posisi atau tempat periosteum hampir di sepanjang alur di mana tendon tersebut mengeluarkan tekanan terhadap tulang.

Lalu pada periosteum yang ada pada permukaan tepatnya dibagian dalam tengkorak juga dimodifikasi sampai mencapai batas tertentu ketika saling bergabung dengan dura mater, dan pada membran yang melindungi otak.

Baca Juga : Fungsi Saponin

Histologi Periosteum

Jika dalam pembentukan Periosteum adalah terdiri atas dua lapisan, dimana ada sebuah serat eksternal dan lapisan internal yang memiliki tugas untuk masa pertumbuhan tulang.

Lapisan Eksternal atau Berserat

Pada lapisan ini adalah sebuah lapisan yang letaknya sangat berjarak dari tulang. Dimana lapisan Ini adalah suatu lapisan jaringan ikat. yang di dalamnya ada fibroblas dan serat kolagen.

Dimana dari sejumlah serat ini diproduksi oleh fibroblas. Fibroblas adalah sebuah sel yang berawal dari sel mesenkhimal. Dimana mereka adalah konstituen seluler utama dari jaringan ikat.

Yang memiliki ukuran maksimum sampai mencapai 100 mikron. Lalu pada jenis lapisan ini sangat vaskularisasi dan mempunyai terminal saraf.

Lapisan Dalam atau Osteogenik

Dimana pada lapisan ini adalah sebuah lapisan keberadaannya sangat dalam dan saling bersentuhan dengan tulang. Selain itu, lapisan ini mengandung sejumlah sel-sel osteogenik yang memiliki sifat vaskularisasi. Selain itu, pada sel osteogenik dapat terbagai atas dua jenis sel: yakni osteoblas dan chondroblas.

Osteoblas adalah sebuah sel yang memiliki tugas untuk memperoleh matriks tulang. Dimana ketika mereka tumbuh mejadi dewasa maka mereka akan menjadi osteosit.

Namun pada Chondroblast, jika telah masuk masa gilirannya, maka ia akan menguraikan matriks catilaginous. Selain itu mereka dapat membantu dalam memperbaiki tulang jika terjadi suatu cedera.

Gangguan Periosteum

Pada gangguan Periostitis, kemudian adanya peradangan periosteum, dimana keadaan ini adalah hal yang paling menyakitkan yang mungkin akan terjadi suatu pembengkakan yang sangat ringan dan rasa nyeri di daerah yang terkena.

Dimana biasa kali dihubungkan dengan gejala sindrom stres tibial medial (yang terkadang biasa dikenal dengan sebutan sebagai “shin splints”), dimana umumnya biasa mempengaruhi pelari.

Baca Juga : Fungsi Sitoplasma

Q&A

Apa itu Osteoblas ?

Adalah sebuah sel yang memiliki tugas untuk memperoleh matriks tulang. Dimana ketika mereka tumbuh mejadi dewasa maka mereka akan menjadi osteosit.

Apa Yang dimaksud dengan Fibroblas ?

Adalah sebuah sel yang berasal dari sel mesenkhimal.
Dimana mereka adalah konstituen seluler utama dari jaringan ikat, yang memiliki ukuran maksimum hingga mencapai 100 mikron.

Apa yang dimaksud dengan Periosteum ?

Adalah suatu membran yang memiliki serat yang sangat padat maka bisa menutupi permukaan tulang, yang tersusun atas beberpa lapisan berserat luar dan lapisan sel dalam (kambium).

Demikian pembahasan mengenai Periosteum semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Crustacea Adalah

Rizki Rizki
3 min read

Struktur Tubuh Amoeba

Rizki Rizki
2 min read

Fungsi Selubung Mielin

Rizki Rizki
2 min read
close