Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Pengertian Inverter

1 min read

Pengertian Inverter

Inverter daya yang paling awal adalah perangkat elektromekanis kompleks yang menggunakan magnet dan bagian yang bergerak (termasuk lengan pegas) untuk mengubah daya arus searah menjadi listrik arus bolak-balik.

Inverter daya modern menggunakan sirkuit oscillator, yang terdiri dari transistor dan semikonduktor daripada bagian bergerak yang rumit. Sulit untuk melacak siapa yang secara tepat menciptakan istilah “power inverter.”

Namun ia kembali pada tahun 1925 dalam GE Review yang disebut “The Inverter,” di mana penulis (David Prince) menguraikan semua fungsi dasar perangkat. .

Pengertian Inverter

Inverter

Power inverter adalah peralatan yang mengubah listrik arus searah (DC) menjadi listrik bolak-balik (AC). Baterai menghasilkan listrik arus searah, dan implementasi umum dari inverter daya adalah baterai mobil sebagai sumber daya dalam ruangan selama pemadaman listrik (untuk peralatan rumah tangga umum yang ditenagai oleh arus bolak-balik). Inverter daya dijual sebagai barang konsumen dan biasanya mudah dipasang.

Inverter sangat berguna apabila digunakan di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan pasokan arus listrik AC. Namun karena dengan adanya Power Inverter.

Maka kita bisa menggunakan Aki ataupun Sel Surya untuk menggerakan peralatan-peralatan rumah tangga contohnya seperti Televisi, Kipas Angin, Komputer atau juga bahkan Kulkas dan Mesin Cuci yang pada umumnya. Namun memerlukan sumber listrik AC yang bertegangan 220V ataupun 110V.

Fungsi Inverter

Inverter mempunyai kegunaaan untuk mengubah tegangan searah “DC” menjadi tegangan bolak-balik “AC”, namun dalam perubahan tersebut dilakukan dengan mengubah kecepatan motor AC dengan cara mengubah frekuensi outputnya. Sehingga jadi bisa dibilang inverter ini multifungsi dapat mengubah arus AC ke DC, kemudian mengembalikannya lagi ke AC.

Inverter biasanya juga digunakan pada bidang otomatisasi industri, pangaplikasian inverter dan biasanya terpasang di proses linear “parameter yang dapat diubah-ubah”. Linear yang dimaksud mempunyai bentuk seperti grafik sinus atau sistem axis “servo” yang dapat membutuhkan atau memerlukan putaran yang presisi.

Prinsip Kerja Inverter

Cara kerjanya dapat dengan cara mengubah input motor listrik AC menjadi DC, lalu diubah lagi menjadi AC dengan frekuensi yang diinginkan.

Sehingga motor listrik itu bisa dikontrol sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Adapun beberapa teknik kendali yang dapat digunakan agar inverter bisa menghasilkan sinyal sinusoidal.

Yaitu salah satunya ialah dengan mengatur keterlambatan sudut penyalaan inverter di tiap-tiap lengannya. Cara yang biasa digunakan adalah modulasi lebar pulsa “PWM”.

Baca Juga : Pengertian Power Supply

Jenis-Jenis Inverter

Adapun jenis – jenis inverter, berikut dibawah ini.

Car / Portable Inverter

Jika di dalam mobil, kita ingin menggunakan tegangan AC untuk keperluan seperti charge HP, laptop, dan lainnya. maka dibutuhkan car inverter.

Solar Inverter

Solar Inverter biasanya digunakan untuk mengubah tegangan DC dari solar panel maupun baterai/aki menjadi tegangan AC.

Variable Speed Drive

Variable Speed Drive jadalahn gabungan dari rectifier serta inverter, tetapi tidak diperlengkapi dengan baterai.

UPS “Interruptible Power Supply”

UPS ini adalah gabungan dari rectifier dan inverter serta stabilizer.

Demikian mengenai ulasan tentang Pengertian Inverter dan prinsip kerjanya semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Topologi Tree

Alfian Alfian
2 min read

Topologi Ring

Alfian Alfian
2 min read

Topologi Mesh

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *