Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Pembelahan Meiosis

2 min read

Pembelahan Meiosis

Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas materi mengenai Pembelahan Meiosis yang meliputi dari pengertian, contoh dan gambar lengkap dengan ciri – ciri dalam strukturnya, secara lengkap dan mudah dipahami.

Pembelahan Meiosis merupakan salah satu jenis sel dengan perkembangan yang bisa menambahkan sumber disengketakan pada makluk. Dan dengan perkembangan pada pertumbuhan yang bisa memberikan telur.

Pengertian Meiosis

Meiosis merupakan sebuah proses dalam pembelahan dalam sel kelamin organisme yang akan dapat melakukan proses reproduksi secara generatif atau juga seksual melalui dari kromosom induk.

Maka dalam pembelahan Meiosis akan terkait dengan tujuan utama dalam pembelahan itu sendiri maka bisa memastikan sejumlah bagian kromosom yang akan diwariskan dari generasi ke generasi. Dan yang selalu dilestarikan maka bisa membantu pertahankan keberadaannya.

Tujuan Pembelahan Meiosis

Jadi tujuan dari pembelahan sel oleh meiosis diantaranya yaitu sebagai berikut.

  • Membuat gamet.
  • Membagi dua jumlah kromosom.
  • Meningkatkan variabilitas pada genetik dalam gamet.
  • Membentuk Karakteristik meiosis.

Ciri Ciri Pembelahan Meiosis

  • Terjadi dalam sel dengan melaui seks.
  • Jumlah sel bawahan terbentuk menjadi 4 bagian.
  • Jumlah kromosen 1/2.
  • Pembagian akan terjadi dua kali.
  • Dibutuhkan waktu lebih lama dengan mempunyai proses yang lebih kompleks.

Baca Juga : Akar Serabut

Proses Pembelahan Meiosis

Pembelahan Meiosis

Maka dari pembahasan di atas dengan melalui pembelahan dengan jumlah kromosom yang akan berkurang (reduksi). Dengan proses yang ada pada pembelahan mitosis diantaranya adalah antara lain.

1. Proses Meiosis I

A. Pakiten

Pakiten merupakan sebuah proses yang bisa merekombinasi pada saat akan terjadi dengan bersamaan dengan kromatid. Dan yang akan memungkinkan pembentukan kiasme, dan juga akan diikuti oleh proses crossover (atau sering juga disebut crossover) yang diantaranya yaitu dengan melalui proses.

  • String kromatin juga akan menjadi kromosom dengan berkembang biak menjadi dua kromatid yang terikat pada dalam sentromer.
  • Memberikan inti dan nukleolus yang sudah menghilang.
  • Centrosome akan terbagi menjadi 2 sentriol termasuk benang spindel.

B. Diplotent

Diplotent merupakan sebuah proses kromosom yang digabungkan dengan sifat-sifat homolog dengan peregangan yang akan dapat dilakukan di lokasi yang berbeda di satu tempat untuk proses kegiatan transkripsi sintesis RNA diantaranya.

  • Akan dapat terjadi selama pembelahan sel pada tubuh (somatik).
  • Bisa menargetkan dengan pertumbuhan dan regenerasi.
  • Akan dapat menghasilkan dua sel anak proses yang identik dengan sel induk.
  • Akan berlangsung di PMAT.

C. Diakinesis

Diakinesis merupakan sebuah proses dari kromosom yang lebih terkondensasi. Maka ujung-ujungnya akan terpisah dari membran yang melapisi inti dengan proses interupsi transkripsi dan kiasme.

  • Kromosom menjadi untaian chromatin.
  • Membran inti dan nukleolus dibangun kembali.
  • Sitokinesis (pembelahan sitoplasma) yang terjadi akan menciptakan dua sel yang identik.

D. Leptotene

Leptotene merupakan sebuah proses kondensasi yang menjadi kromosom yang akan dilekatkan pada membran inti di setiap bagian tulang. Maka akan melakukan proses replikasi dengan dua bagian yang akan akan diatur dalam pengaturan yang sangat dekat.

  • G1 (celah 1) sebagai akhir dari bentuk mitosis dan juga dimulainya sintesis dengan fase sel pada tumbuh.
  • S (Sintesis) untuk sebagai organel dan sintesis DNA.
  • G2 (gap2) untuk sebagai akhir dari fase sintesis.

E. Zigot

Zigot merupakan salah satu proses Kromosom dengan sifat homolog yang bisa melaksanakan proses sinapsis mulai dari tepi membran nuklir. Pada seluruh kromosom sesuai dengan lokasi gen dengan berpasangan satu sama lain di setiap bagian kromosom.

  • Pembelahan sel meiotik yang bisa mempertahankan beberapa jumlah kromosom pada makhluk hidup.
  • Adanya proses dengan persilangan yang akan memungkinkan proses pertukaran gen.

2. Proses Meiosis II

A. Nubuat

Peristiwa yang dalam tahap profase diantaranya.

  • Pembagian dua sentriol yang akan menjadi dua pasang.
  • Setiap pasangan akan terjadi sentriol yang bisa bergerak ke kutub yang berlawanan.
  • Mikrotubulus bisa membentuk gelendong pada sel inti.
  • Nukleus kromosom yang bisa berubah menjadi kromatid.

B. Metafase

Peristiwa yang akan terjadi dalam metafase adalah.

  • Spindel bisa menghubungkan sentromer dengan kutub yang diarsir.
  • Kromatid akan tertarik pada daerah khatulistiwa.

C. Anafase

Bisa melaui tahap Anaphase dalam bentuk.

  • Seluruh sel dan spindle thread dari spindle juga akan bertambah lebih panjang.
  • Kromatid akan melaui berpasangan dengan membelah dan setiap kromatid yang akan bisa bergerak ke arah yang berlawanan.

D. Telophase

Termasuk yang dalam profesional dengan tahapan nya adalah.

  • Benang kromatide yang sudah mencapai menjadi benang kromat.
  • Carioteka dan nukleus akan terbentuk dalam sel.
  • Akan terbentuk dalam sitoplasma menjadi dua bagian.
  • 4 sel baru dengan jumlah kromosom 1/2.

Demikian pembahasan mengenai ulasan tentang Pembelahan Meiosis, lengkap dengan pembahasan nya. Semoga dapat berguna daan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Fungsi Xilem

Alfian Alfian
2 min read

Replikasi Virus

Alfian Alfian
4 min read

Fungsi Tulang Pengumpil

Alfian Alfian
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *