Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Pasar Monopsoni

3 min read

Pada pembahasan ini mengenai pengertian pasar monopsoni, ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan beserta contohnya. Berikut penjelasannya dibawah ini, dibaca dengan teliti agar tidak ketinggalan informasi yang sudah kami susun dengan baik.

Pengertian Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni merupakan bentuk pasar yang terdapat 1 konsumen atau yang biasanya pelaku usaha dan menjadi pembeli tunggal dan mengendalikan pasar komoditas. Pasar monopsoni yaitu kebalikan dari pasar monopoli yang didominasi oleh satu penjual besar.

Pasar Monopsoni biasanya dibentuk berada di daerah industri sapi potong dan perkebunan di mana petani tidak dalam posisi yang baik dalam hal tawar-menawar. Adapaun beberapa faktor yang membentuk pasar monopsoniantara lain:

Tidak ada pembeli yang antusias di pasar.

Lokasi produsen berada di tempat yang terpencil.

Biaya operasional tinggi.

Ciri-Ciri Pasar Monopsoni

Adapun beberapa ciri cirinya mengenai pasar monopsoni, antara lain :

1. Hanya Ada Satu Pembeli

Pembeli di pasar yaitu karakteristik yang dimiliki oleh pasar monopsoni. Sehingga, penerima manfaat mendapatkan hasil lebih banyak, pembeli ini, bukan penjual.

Karena hal itu disini penjual harus rela menerima keputusan apa pun dari pembeli karena hanya pihaknya saja yang mampu dan mau membeli produknya. Namun tidak jarang harga yang diberikan cukup murah sehingga penjual tidak mendapat banyak manfaat.

Pembeli yang kuat ini dapat menjadi pihak yang mendapat banyak keuntungan. Itu disebabkan karena mereka mengambil dari penjual dengan harga murah.

Dan lalu mendistribusikannya ke tempat lain dan menjual dengan harga lebih mahal ke pihak lain. Maka Ini yaitu salah satu karakteristik yang dimiliki oleh pasar monopsoni.

2. Harga Ditentukan Oleh Pembeli

Pembeli mempunyai kekuatan penuh dari semua aktivitas jual beli di pasar ini, dan terutama dalam pembentukan harga. Harga yang menentukan yaitu pembeli yang berkuasa, ketika pada saat itu penjual dengan harga rendah masih harus menerima karena jika mereka tidak menerima maka mereka akan kesulitan menemukan pembeli lain.

Walaupun pembeli bebas menentukan harga tetapi masih mempunyai ketentuan. Tidak bisa sembarangan namun wajib ada pertimbangan, contohnya seperti menyesuaikan dengan harga pasar, memperhatikan nilai dolar dan lainnya. Jadi hal yang penting di sini yaitu bahwa pembentukan harga sangat ditentukan oleh kehadiran pembeli.

3. Produknya Adalah Bahan Mentah

Adapun sebagian besar produk yang diperdagangkan di pasar monopsoni yaitu produk mentah, karena proses kegiatan ekonomi di pasar ini meruupakan semacam distribusi. Pembeli membeli produk dari penjual dan menjualnya ke pihak lain.

Masih ada produk yang dibuat dan pembeli hanya perlu mendistribusikannya, tetapi kebanyakan dari mereka dibeli dari penjual. Bahan baku lalu diproses ulang dan disempurnakan menjadi barang matang siap digunakan oleh konsumen.

4. Pendapatan Tidak Merata

Untuk masalah penghasilan masyarakat tentu saja tidak terdistribusi secara merata dengan adanya keberadaan pasar monopsonistis ini. Karena dapat dikatakan bahwa orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin.

Hal ini terjadi karena penjual tidak dapat berbuat banyak tidak dapat menuntut pembeli untuk produk yang dibeli dengan harga tinggi karena sulit untuk menemukan pembeli yang ingin membeli produk mereka.

Maka dengan hal ini jelas bahwa penghasilan di pasar monopsoni bias. Karena memang penjual hanya berdiri oleh pembeli yang berkuasa, yang dapat mempunyai peningkatan pendapatan adalah pembeli.

5. Sengketa Sering Terjadi

Pasar monopsoni memang sering terjadi perdebatan antara pembeli dan penjual, hal ini terjadi ketika harga yang ditetapkan oleh pembeli yang tidak sesuai dengan harapan penjual.

Sehingga di sini masalah sering terjadi antara keduanya. Ini terjadi juga karena kecemasan penjual yang harus mengubah otak mereka lebih keras dengan harga bahan dasar yang selalu naik tetapi harga tidak sesuai dengan harapan penjual.

Selain itu, ternyata peran orang ketiga sangat dibutuhkan dalam masalah ini. Di pasar monopsoni bisa terjadi perselisihan karena tidak ada pihak ketiga seperti pemerintah yang mampu mengatur harga produksi menjadi sama-sama menguntungkan.

Namun kita tahu bahwa tidak ada pasar monopsonis pihak lain selain penjual dan pembeli yang berkuasa, sehingga potensi perselisihan muncul begitu banyak.

Kelebihan & Kekurangan

Adapun seperti jenis pasar lainnya, pasar ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri.

1. Kelebihan

  • Kualitas hasil produksi pasar ini terjamin dikarenakan pembeli hanya ingin menerima produk yang berkualitas.
  • Kreatifitas produsen di pasar ini akan terasah dikarenakan selalu berusaha melakukan hal inovasi dan juga kreatifitas. Hal itu dalam memproduksi barang berkualitas dengan biaya murah agar tidak sampai gulung tikar.
  • Pada pasar ini dalam pembentukan harga dilakukan oleh pembeli tanpa adanya mempertimbangkan kondisi inflasi atau deflasi. Sehingga, penentuan dari suatu harga di pasar ini cenderung lebih mudah.
  • Pada pasar ini para penjual tidak perlu melakukan suatu promosi karena para pembeli akan mudah menemukan mereka. Satu pembeli tersebut akan dapat menampung semua produk dari banyak produsen lainnya.
  • Alur dari penjualan di pasar ini lebih sangat mudah diatur karena pembelinya hanya ada satu pihak dan proses pembayaran langsung dilakukan tanpa harus menunggu suatu produk tersebut terjual ke konsumen akhir.

2. Kekurangan

  • Pembeli bisa berlaku semena-mena. Sebagai penguasa dari pasar, tidak jarang para pembeli melakukan berbagai tindakan semena-mena terhadap produsen, khususnya dalam hal penentuan harga. Contohnya, pada saat biaya produksi meningkat karena adanya inflasi, para pembeli tidak mau membeli dengan harga jauh lebih tinggi tapi tetap dengan harga yang lama.
  • Aspirasi penjual juga tidak didengar, pada pasar ini masukan dan kritikan para produsen yang tidak diperhatikan oleh pembeli. Hal ini, para produsen hanya bisa menerima keadaan dan berharap pembeli ingin perduli dengan keinginan mereka.
  • Masalah ekonomi hanya ditanggung penjual. Masalah ekonomi pasti terjadi di semua negara, baik itu inflasi, deflasi, dan lain-lain. Dan kelemahan lain dari pasar ini yaitu semua masalah perekonomian tersebut hanya diganggung oleh produsen, pembeli umumnya tidak perduli.

Baca Juga : Perusahaan Jasa

Contoh Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni yaitu pasar sayuran dan peternakan sapi perah di daerah terpencil maka sulit dalam hal distribusi ke tempat lain untuk menjual sesuatu produk mereka kepada konsumen.

Dan kesulitan dalam distribusi produk membuat petani dan petani menjual produk mereka ke satu pembeli dengan harga murah.

Demikian pembahasan tentang pengertian pasar monopsoni, ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan dan contohnya. Semoga bisa bermanfaat.

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Kebutuhan Tersier

Hijau Hijau
2 min read

Rumus BEP

Hijau Hijau
2 min read

Contoh Firma

Hijau Hijau
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close