Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Neraca Saldo

3 min read

Pada pembahasan ini mengenai materi yaitu tentang Neraca Saldo, Kami akan mengulas secara detail dan lengkap mulai dari pengertian Neraca Saldo, Fungsi, Bentuk, Penyusunan, dan juga Contohnya.

Neraca Saldo adalah laporan pada pembukuan atau juga akuntansi yang mencantumkan saldo di setiap akun buku besar umum organisasi. Jadi untuk jumlah saldo debet terdaftar pada di kolom yang berjudul “Saldo debet” dan jumlah saldo kredit terdaftar di kolom lain dan dengan judul “Saldo kredit.”

Pengertian Neraca Saldo

Neraca saldo adalah sebagai suatu daftar yang berisi seluruh jenis nama akun beserta saldo total dari setiap akun yang disusun secara sistematis dan juga sesuai dengan kode akun yang bersumber dari buku besar perusahaan pada periode tertentu.

Neraca saldo mempunyai format beberapa kolom utama digunakan untuk melakukan pecatatan berupa nomer akun, nama akun, kolom debet dan kredit.

Neraca saldo biasanya mempunyai beberapa kolom utama yang digunakan dalam melakukan suatu pendataan. Kolom itu antara lain yaitu :

  • Kolom neraca itu sendiri.
  • Kolom harga pokok produksi.
  • Kolom perkiraan besar kecil keuntungan atau kerugian dari suatu transaksi.
  • Kolom pembelian serta penjualan.

Neraca saldo mempunyai format yang ada beberapa kolom utama digunakan untuk melakukan sebuah pecatatan berupa antara lain :

  • Nomer akun.
  • Nama akun.
  • Kolom debet.
  • Kredit.

Neraca Saldo biasanya dikeluarkan ketika pada saat periode akhir untuk digunakan sebagai bahan evaluasi. Dikarenakan neraca ini akan menunjukan mengenai kesetabilan perekonomian yang didapat oleh suatu kegiatan ekonomi yang dijalankan selama prosesnya.

Baca Juga : Pasar Monopsoni

Tujuan Neraca Saldo

Tujuan neraca saldo adalah untuk memastikan entri dalam sistem pembukuan perusahaan secara matematis dan juga benar.

Neraca saldo biasanya disiapkan oleh pemegang buku yang sudah menggunakan daybooks untuk mencatat sebuah transaksi keuangan. Dan lalu mempostingnya ke buku besar nominal dan buku besar pribadi.

Neraca saldo adalah bagian dari sistem pembukuan double-entry dan menggunakan format account ‘T’ klasik untuk menyajikan nilai-nilai yang didapatkan melalui segala kegiatan ekonomi berupa transaksi debit dan kredit.

Fungsi Neraca Saldo

Neraca Saldo memiliki fungsi untuk dapat mendeteksi setiap kesalahan matematika yang sudah terjadi dalam sistem akuntansi pembukuan berpasangan.

1. Fungsi Persiapan

Neraca saldo mempunyai fungsi untuk mempersiapkan pembuatan laporan akhir keuangan pada suatu perusahaan baik perusahaan barang atau jasa.

2. Fungsi Pecatatan

Fungsi pencatatan yaitu fungsi utama dari penerapan ilmu akuntansi dalam penyajian data pada perusahaan baik perusahaan barang atau jasa. Maka setiap data-data pada setiap akun rekening akan dibuat catatannya oleh neraca saldo dengan penyajian yang diperingkas.

3. Fungsi Koreksi

Neraca saldo yaitu sebuah laporan keuangan yang berfungsi sebagai bahan evaluasi sebelum pembuatannya hal yang lebih dulu dilakukan yaitu melakukan koreksi terhadap seluruh catatan dan siklus akuntansi. Inilah yang dimaksud fungsi koreksi dari neraca saldo.

4. Fungsi Monitoring

Catatan neraca saldo berisi tentang rangkuman suatu data pada setiap akun selain berfungsi sebagai informasi juga bisa berfungsi sebagai monitoring keuangan dalam perusahaan baik perusahaan barang atau jasa.

Tahapan Menyiapan Neraca Saldo

  • Mencatat transaksi ke dalam buku jurnal.
  • Memindahkan transaksi dari jurnal ke buku besar.
  • Menyusun neraca saldo.
  • Membuat ayat-ayat penyesuaian.
  • Memposting ayat-ayat penyesuaian ke buku besar.
  • Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian.
  • Membuat laporan keuangan.
  • Membuat jurnal penutup.
  • Memposting jurnal penutup ke buku besar masing-masing.
  • Membuat neraca saldo setelah penutupan
  • Membuat jurnal pembalik

Bentuk Neraca Saldo

Bentuk Neraca Saldo yang sederhana hanya terdiri dari empat kolom yaitu seperti gambar dibawah ini :

Neraca Saldo

Keterangan

Kolom Nomer Akun : Kolom ini akan diisi oleh nomor kode akun secara urut (tidak boleh acak).

Kolom Nama Akun/Keterangan : Kolom ini akan diisi oleh Nama-nama akun yang ada dalam buku besar perusahaan tersebut dalam periode tertentu.

Kolom Debet/Debit : Kolom ini akan diisi dengan saldo debit dari setiap akun bersumber dari buku besar perusahaan tertentu dan dalam periode tertentu.

Kolom Kredit : Kolom ini diisi dengan saldo kredit dari setiap akun yang bersumber dari buku perusahaan tertentu dan dalam periode tertentu.

Cara Menyusun Neraca Saldo

Saldo-saldo pada buku besar bersifat sementara dan juga menjadi dasar penyusunan neraca saldo. Penyusunan neraca saldo umumnya dilakukan pada akhir bulan atau akhir periode akuntansi. Penyusunan neraca saldo biasanya bergantung pada bentuk akun dibuku besar.

Jika buku besar berbentuk stafel, maka neraca saldo bisa disusun dengan cara memasukkan jumlah saldo yang sudah tersedia pada setiap akun dibuku besar. Jika akun buku besar berbentuk skontro atau T, maka saldo setiap akun di buku besar harus dihitung terlebih dahulu.

Berikut langkah dalam menyusun neraca saldo sebagai berikut ini :

a. Menghitung saldo tiap-tiap akun buku besar.

  • Menjumlahkan sisi debit dan juga kredit dari sebuah akun buku besar. Lalu kemudian menentukan saldo tiap-tiap akun.
  • Memindahkan saldo tiap akun buku besar yang memiliki bentuk stafel sesuai letak debit dan kredit.

b. Menyusun saldo tiap akun buku besar dan dalam neraca saldo sesuai dengan nomor kode akun dan juga tingkat liquiditas.

Contoh Neraca Saldo

Berikut dibawah ini ada beberapa contoh prosedur menyusun neraca saldo bentuk staffel (report form) :

Jadi dari bagan diatas bisa diketahui bahwa akun buku besar bentuk staffel (report form) lebih sederhana jika digunakan untuk membuat sebuah neraca saldo karena hanya tinggal mengutip saja.

Adapun terdapat sedikit berbeda dengan akun buku besar bentuk skontro atau bentuk akun T yang harus dihitung secara matematis terlebih dahulu sebelum dibuat dalam neraca saldo.

Berikut ini yaitu siklus akuntansi untuk penyajian neraca saldo bentuk scontro / bentuk akun T :

Jadi dari bagan diatas kita bisa buat daftar langkah membuat neraca saldo bentuk scontro (account form)/ bentuk akun T, sebagai berikut ini :

Langkah Pertama

Menjumlahkan kolom debit atau juga kolom kredit yang memiliki dua atau lebih pendebitan atau juga pengkreditan. Dan untuk akun jumlah pendebitan atau juga pengkreditannya hanya satu maka penjumlahan tidak perlu dilakukan.

Langkah Kedua

Untuk menghitung saldo debit/saldo kredit hal yang dilakukan adalah menghitung selisih antara jumlah debit dengan jumlah kredit.

Langkah Ketiga

Memindahkan saldo debit/saldo kredit ke masing-masing kolom debit atau juga kolom kredit yang ada pada neraca saldo.

Demikian pembahasan mengenai materi tentang Neraca Saldo, Semoga dapat Bermanfaat.

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Rumus Anuitas

Alfian Alfian
2 min read

Jenis Jenis Badan Usaha

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *