Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Masa Perundagian

3 min read

Masa Perundagian

Masa Perundagian – Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas materi makalah masa perundagian secara lengkap mulai dari corak kehidupan masa perundagian, manusia pendukung masa perundagian, Kepercayaan masa perundagian dan peninggalan masa perundagian.

Tetapi pada perjumpaan sebelumnya, dimana kami telah membahas meteri menganai Proto Melayu. Maka untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini maka, mari kita langsung simak saja ulasan selengkapnya yang berada di bawah ini.

Pengertian Masa Perundagian

Masa Perundagian

Masa perundagian berlangsung yaitu pada ketika masa prasejarah. Pengertian perundagian adalah suatu tempat di mana berbagai orang yang mempunyai keahlian dalam membuat berbagai jenis barang atau bermacam-macam alat yang terbuat dari bahan logam.

Selain itu, berlangsungnya masa perundagian ini telah dimulai pada zaman logam, adalah diperkirakan sudah berlangsung sekitar 10.000 tahun yang lalu. Lalu pada masa perundingan (undagi = tukang) atau umumnya dikenal dengan masa mengolah logam ini.

Dimana ketika manusia purba sudah mulai banyak mengenal mengenai bijih logam. Bahkan banyak diantaranya mereka yang sudah berpengalaman maka dapat mengenali berbagai jenis bijih-bijih logam yang ditemukan sudah meleleh pada permukaan tanah.

Jenis bijih logam yang mereka temukan yang utama berasal dari bahan tembaga. Lalu dengan hasil penemuan itu mereka membuat berbagai jenis alat-alat yang dibutuhkan dan pembuatannya dilakukan dengan memakai bahan bijih logam yang ditemukan tersebut.

Corak Kehidupan Masyarakat Perundagian

Jadi pada masa terjadinya suatu pembauran yang berlangsung antara pendatang Melayu Austronesia yang datang dari Yunan Selatan dengan Australomelanesid yang terjadi sekitar tahun 300 SM.

Kemudian datanglah juga gelombang II emigran Melayu Austronesia yang berasal dari Dong Son (Vietnam sekarang).

Kebudayaan bangsa Melayu Austronesia yang tiba dari gelombang II ini dinilai sedikit lebih maju apabila dibandingkan dengan emigrant bangsa Melayu Austronesia yang datang pada gelombang I.

Dimana mereka sudah mahir dalam menguasai teknologi adalah seperti berikut:

  • Teknologi pertanian basah, yakni mereka ahli dalam bersawah.
  • Teknologi metalurgi atau pengecoran logam. adalah mereka telah mahir dalam membuat sejumlah jenis alat dari bahan logam

Lalu mengenai teknologi pertanian basah, mulai dikembangkan oleh mereka dengan bersamaan teknologi pengairan.

Tetapi pada masa itu mereka belum banyak mengenal mengenai upaya dalam menjaga kesuburan tanah dengan cara penumpukan. Tetapi dilakukan dengan melalui suatu upacara magis (fertility cult).

Lalu mengenai teknologi metalurgi dimana dalam perkara meliputi dua teknik pokok yang bisa mereka lakukan. Adalah teknik pengambilan logam dan juga teknik dalam mengelola barang logam.

Ciri – Ciri Masa Perundagian

  • Kepercayaan yang mereka anut adalah Animisme dan Dinamisme.
  • Tempat mereka tinggal di daerah pegunungan atau dataran rendah
  • Keahlian dalam membentuk suatu kelompok kerja dalam bidang pertukangan.
  • Berkemampuan dalam membuat berbagai perkakas dari logam
  • Sudah menganut suatu keyakinan dan melakukan pemujaan terhadap roh nenek moyang, yang terbuat dari batu- batu besar.
  • Sudah mahir dalam teknik bersawah yang baik (sistem pengaturan air)

Baca Juga : Deutro Melayu

Kehidupan Sosial Masa Perudagian

  • Jumlah dari penduduk kian meningkat lalu pengelolaan pertanian dan perternakan sudah semakin berkembang.
  • Mereka sudah memiliki pengetahuan tentang adanya suatu gejala alam dan musim.
  • Dengan menerpakan sebuah system persawahan maka mereka sudah mulai mengerti dalam membagi waktu dan semakin ketatnya perkerajaan.
  • Terdapat masyarakat yang muncul dari golongan undagi, dimana mereka yaitu golongan yang sangat mahir dalam mengelola benda logam.
  • Dari segi social, dimana kehidupan pada masyarakat di masa ini sudah semakin teratur. Contohnya seperti diterapkannya pembagian kerja yang baik.
  • Sistem pembagian kerja sudah semakin kompleks dimana para kaum wanita bukan hanya bekerja di rumah saja tetapi mereka juga mulai melakukan perdagangan di pasar.

Hasil Peninggalan Kebudayaan

Adapun beberapa peninggalan hasil kebudayaan perudagian yang diantaranya yaitu :

Nekara

Nekara adalah sejenis tambur yang mempunyai ukuran yang sangat besar yang terbuat dari perunggu. Dimana bentuk pada bagian pinggang di tengahnya dan pada sisi atasnya tertutup.

Moko

Jenis moko hanpir menyerupai bentuk nekara namun jenis nampak lebih ramping. Bidang pukulnya rupanya menjorok keluar, lalu dibagian bahunya segaris lurus pada bagian tengahnya menyerupai sebuah silinder dan dibagian kakinya membentuk lurus dan melebar kebagian bawah.

Kapak Perunggu

Kapak perunggu dimana pada jenis ini dapat dibedakan menjadi tiga golongan, adalah : kapak corong/kapak sepatu, kapak upacara, dan juga tembilangan (tajak).

Bejana Perunggu

Pada jenis bejana perunggu ini mempunyai bentuk yang bulat dan panjang seperti layaknya sebuah tempat untuk membawa ikan yang biasanya dikaitkan di pinggang.

Pada bejana tersebut terbentuk dari dua bahan lempengan perunggu yang membentuk cembung, ditempelkan pada pacuk besi di sisinya.

Perhiasan Perunggu

Perhiasan yang proses pembentukannya dengan memakai bahan baku dari perunggu, logam mulia emas, dan besi biasanya banyak ditemukan di seluruh wilayah Indonesia.

Arca Perunggu

Arca atau patung perunggu yang sebelumnya pernah dijumpai di wilayah Indonesia. Dimana bentuk motifnya sangat beragam, ada yang membentuk seperti motif gambar manusia dan ada yang membentuk seperti binatang.

Baca Juga : Kebijakan VOC Selama Berkuasa di Indonesia

Teknik yang digunakan Pada Masa Perudagian

Bivalve

Bivalve adalah teknik cetakan batu yang bisa dipakai dengan secara berulang-ulang. Dimana cetakan ini tersusun atas dua bagian dimana pada bagian tengahnya membentuk suatu rongga untuk dituangi cairan logam. Jika logam tersebut mengering maka lalu dibuka yang selanjutnya jadilah benda apa yang diinginkan.

Acire Perdue

Acire Perdue adalah teknik dalam membuat model dari lilin lalu pada bagian tengahnya dibungkus dengan tanah liat dan dituangkan kemudian akan di isi dengan cairan logam. Maka lilin tersebut mencair, jika sudah mengering maka tanah liat tersebut akan dipecah, yang selanjutnya jadilah benda yang diinginkan.

Demikian pembahasan materi mengenai Masa Perundagian, corak kehidupan, ciri-ciri, kehidupan sosial budaya. Semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua. Terima Kasih

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close