Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Lempar Lembing

3 min read

Lempar Lembing

Lempar Lembing merupakan sebuah olahraga yang memakai tombak dengan ujung runcing ini mempunyai beberapa aturan serta teknik yang wajib dikuasai agar saat lemparan akan jauh ke depan. Maka, bagaimana sejarah lempar lembing dan bagaimana teknik-tekniknya.

Pengertian Lempar Lembing

Lempar lembing merupakan sebuah cabang olahraga yang banyak diminati oleh banyak orang adalah melemparkan sebuah tongkat panjang. Berbentuk seperti tombak yang memiliki sudut tajam di ujungnya dengan teknik dan tenaga penuh dari suatu posisi agar mencapai jarak yang jauh.

Sejarah Lempar Lembing

Lempar Lembing

Dahulu lempar lembing adalah olahraga yang populer. Dan juga tak kalah dari olahraga lainnya pada zaman itu, contohnya seperti lari, lompat, dan lempar cakram. Namun beberapa ahli sejarah menyebutkan, lempar lembing di identifikasi sebagai aktivitas berburu nenek moyang manusia (zaman purba).

Seperti olahraga atletik lainnya, lempar lembing di adopsi dari aktivitas kaum laki-laki pada zaman itu. Aktivitas lempar lembing ini berkembang menjadi suatu olahraga, pada saat manusia memasuki masa bercocok tanam & beternak.

Dan meninggalkan zaman Nomaden yang aktivitas berburunya menjadi suatu kebiasaan pada zaman itu. Lempar Lembing menjadi salah satu bagian olahraga atletik sejak tahun 1908 dan pada tahun 1932 diadakan kejuaraan lempar lembing untuk perempuan dalam sebuah olimpiade.

Teknik Lempar Lembing

Jadi untuk melempar lembing memerlukan suatu teknik yang perlu anda ketahui. Maka berikut ini yaitu cara melempar lembing dari awalan sampai akhiran.

Awalan Lempar Lembing

  • Pada awalan teknik ini anda harus berlari dan membawa sebuah lembing. Jadi pada posisi ini lembing diletakkan diatas kepala dan posisi lengan anda ditekuk.
  • Lalu siku lengan mengarah kedepan dan telapak tangan mengarah arah keatas.
  • Sementara itu posisi lembing harus sejajar diatas garis paralel & tanah.
  • Kemudian bagian terakhir dalam teknik awalan yaitu langkah silang atau juga disebut cross step.

Di bagian akhir kamu bisa menggunakan cara dan langkah, contohnya seperti dibawah ini :

  1. Menggunakan Hot Step atau Jingkat.
  2. Menggunakan langkah silang dibagian arah depan disebut sebagai cross step
  3. Menggunakan langkah silang di pada bagian belakang disebut sebagai rear cross step.

Pada saat peralihan atau disebut dengan (cross step),  maka dilakukan ketika kaki diturunkan.

Kemudian dibagian kedua bahu diputar secara perlahan menuju kearah kanan, Lalu lengan kanan mulai bergerak dan diluruskan menuju ke arah belakang.

Dan kemudian tubuh pada bagian atas condong ke arah belakang. Bahkan pandangan juga harus tetap berada lurus ke arah depan.

Cara Lemparan Pada Lembing

Pada saat gerakan melempar lembing, maka tariklah bahu sebelah kanan dengan cara lengannya melakukan gerakan melempar melalui poros bahu sekuat tenaga ke arah depan pada bagian atas.

Dan posisi badan bergerak melalui kaki depan, maka setelah itu lemparkan lembingnya sekuat tenaga anda.

Akhiran Lempar Lembing

Jadi dalam akhir gerakan, maka lemparan ini akan dilakukan dengan teknik melangkahkan kaki ke arah depan. Maka supaya gerakkan tidak terjatuh maupun tidak melebihi garis batas lemparan.

Cara Memegang Lembing

Jadi dalam beberapa cara memegang lembing yang umumnya dilakukan para atlet yaitu cara memegang Negara Amerika, Negara Finlandia, dan Tang (Menjepit).

Cara Memegang Lembing Negara Amerika

Cara Memegang Lembing Negara Amerika

Maka dalam cara memegang lembing Negara Amerika adalah : Pada bagian belakang lilitan lembing, jari telunjuk melingkar di belakang lilitan lembing & ibu jari menekan di bagian permukaan lembing lainnya.

Sementara itu, jari-jari lainnya juga turut melingkar di permukaan badan lembing dengan sedikit longgar.

Cara Memegang Lembing Negara Finlandia

Cara Memegang Lembing Negara Finlandia

Jadi dalam cara memegang lembing Negara Finlandia adalah : Pada bagian belakang lilitan lembing, adalah jari tengah dan ibu jari berperan untuk mendorong tali pada sebuah lembing.

Namun sementara itu jari telunjuk terletak disepanjang batang lembing dan agak serong ke arah yang wajar. Maka jari-jari lainnya terletak pada bagian permukaan lembing yang berada diatasnya.

Cara Tang (Menjepit)

Cara Tang (Menjepit)

Jadi untuk caranya adalah hanya menjepitkan pada sebuah lembing yang di antara dua jari tengah dan jari telunjuk. Namun sedangkan jari-jari lainnya memegang biasa pada permukaan lembing.

Untuk kesalahan yang umumnya terjadi, yaitu ketika memegang lembing adalah memegang dengan cara yang tidak baik dan nyaman, pegangan kurang kuat, dan juga tidak diikuti dengan gerak lanjut.

Anda bayangkan dan juga lakukan lah keterampilan sesuai dengan tujuan gerak dari lempar lembing, dan juga usahakan agar menghindari dalam kesalahan-kesalahan yang sering terjadi tersebut.

Peraturan Pada Lempar Lembing

  1. Lembing yang dipegang harus pada tempat pegangan pada lembing.
  2. Lemparan yang sah jika mata lembing harus menancap atau menggores tanah di sector lemparan.
  3. Lemparan yang tidak sah ketika kaki pelempar menyentuh lengkungan lemparan, atau juga garis 1,5 m atau di depan lengkungan lemparan.
  4. Dalam sekali melempar, pelempar tidak boleh memutar badan sepenuhnya, maka punggung pelempar menghadap kearah lengkungan lemparan.
  5. Lemparan harus melewati atas bahu.
  6. Jumlah lemparan yang diperbolehkan adalah sama seperti tolak peluru & lempar cakram.

Bagian dan Ukuran Lembing

Bagian Lembing

Adapun 3 bagian dalam sebuah lembing, adalah :

  • Pada bagian badan lembing yang terbuat dari kayu atau metal.
  • Kemudian mata lembing terbuat dari metal, tali dan pegangan lembing melilit di titik tengah lembing akan menjadi pusat gravitasi lembing.

Ukuran Lembing

  • Panjang sebuah lembing untuk putra sekitar 2,6 – 2,7 meter.
  • Panjang sebuah lembing untuk putri sekitar 2,2 – 2,3  meter.

Berat Lembing

  • Berat sebuah lembing untuk putra sekitar 800 gram.
  • Berat sebuah lembing untuk putri sekitar 600 gram.

Baca Juga : Perbedaan Jalan Dan Lari

Lapangan Lempar Lembing

Jadi bentuk sebuah lapangan lempar lembing adalah seperti yang terletak di skema bawah ini :

Lapangan Lempar Lembing

Lintasan Awalan Pada Lapangan Lempar Lembing.

Pada Lintasan awal akan dibatasi sekitar 5 cm dengan jarak 4 m, dan panjang lintasan awal minimal 30 meter dan maksimal 36.5 m.

Lengkungan Lemparan Pada Lapangan Lempar Lembing.

Jadi pada Lengkungan lemparan dibuat dari kayu atau metal, yang di cat putih dan lebar 7 cm. Untuk posisi datar dengan tanah, yang berbentuk busur atau lengkungan dari lingkaran dengan jari-jari 8 m.

Maka garis 1,5 meter dari titik temu garis lintasan awalan sampai lengkungan lemparan, dan menyiku keluar.

Sudut Lemparan Pada Lapangan Lempar Lembing.

Pada sudut lemparan yang dibentuk dengan dua garis yang dibuat dari titik pusat lengkungan lemparan dengan sudut 29 derajat dan juga memotong kedua ujung lengkungan lemparan. Maka tebal garis sector 5 cm.

Demikianlah pembahasan materi mengenai pengertian, sejarah, teknik, cara memegang, peraturan, dan juga lapangan pada olahraga lempar lembing. Semoga dapat bermanfaat, Terima Kasih

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Lompat Tinggi

Hijau Hijau
7 min read

Lari Estafet

Hijau Hijau
3 min read

Cara Memegang Raket

Hijau Hijau
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close