Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Kristalisasi

2 min read

Kristalisasi

Kristalisasi – Pada pembahasan kali ini kami akan menyampaikan materi mengenai Kristalisasi mulai dari Pengertian, Prinsip, Faktor, Manfaat, Gambar, dan Contoh. Maka untuk melengkapi tema pembahasan kita kali ini, maka simak ulasan selengkapnya yang ada di bawah ini.

Pengertian Kristalisasi

Pengertian Kristalisasi

Kristalisasi adalah suatu metode yang dilakukan dalam pemisahan zat padat yang berada dari sebuah komponen lain sebagai penyusun campuran. Dimana zat padat itu sudah mulai memasuki keadaan lewat jenuh yang lalu akan membentuk kristal.

Tetapi sufat zat padat sendiri tidak bisa dipisahkan dengan larutan memakai metode penyaringan. Yang sifat zat padat, misalnya seperti gula dan garam yang komponen ini sangat mudah larut dalam air bisa saling dipisahkan dari larutannya.

Dengan cara melalui sebuah tahapan penguapan maka nantinya akan terjadi pembentukan kristalisasi.

Proses Kristalisasi

Proses Kristalisasi terdiri atas dua tahapan utama, yang pertama adalah nukleasi dan yang kedua yaitu pertumbuhan kristal. Nukleasi merupakan langkah awal dimana molekul padatan yang terdispersi di dalam larutan akan berkumpul dan membentuk ikatan. Berkumpulnya padatan ini membentuk bibit kristal berukuran nanometer (sangat kecil).

Sehingga, dengan mengontrol kondisi tertentu (Temperatur, tingkat kejenuhan (supersaturated), tekanan, dll) dalam sistem. Maka pembentukan bibit kristal dengan ukuran yang cukup besar dapat terjadi.

Peristiwa nulkleasi ini adalah sebuah proses perombakan struktur atomnya. Jadi bukan hanya pada tingkatan sifat makroskopisnya, melainkan terjadi penata ulangan atom-atom dalam senyawa itu membentuk struktur kristal.

Baca Juga : Hidrolisis Garam

Teknik dalam Proses Kristalisasi Buatan

Jadi dalam berlangsungnya fase kristaliisasi dimana hal yang paling penting untuk pahami yaitu sistem berada dalam kondisi benar-benar sangat jenuh.

Dimana zat terlarut yang berada di dalam larutan lebih banyak dari batas kelarutan dalam pelarut tersebut. Maka pada keadaan ini hanya akan dapat diperoleh dengan sejumlah cara:

  • Pendinginan larutan
  • Menambahkan jenis pelarut lain maka kelarutan zat terlarut akan berkurang drastis (Drown-out/Antisolvent)
  • Reaksi Kimia
  • Evaporasi
  • Perubahan pH maka pada zat yang terlarut akan lebih cenderung membentuk menjadi kristal dibandingkan larutan.

Jadi, pada kelima cara tersebut, umumnya paling sering dipakai dalam skala industri dan adalah suatu metode perubahan pH sistem.

Proses Pemurnian Senyawa

Proses Pemurnian Senyawa

Jadi pada suatu metode pemurnian senyawa, melalui proses kristalisasi disebut, rekristalisasi. Tujuan dari Pemurnian senyawa itu guna menghilangkan kotoran dalam senyawa sampai meningkatkan kemurnian atau konsentrasinya.

Kristalisasi adalah salah satu metode untuk mendapatkan suatu senyawa dalam keadan sangat murni. Karena struktur yang terbentuk dalam proses kristalisasi adalah penata ulangan atom-atom membentuk struktur yang sangat spesifik.

Contoh Proses Kristalisasi

Pembentukan Stalaktit dan Stalagmit

Pada stalaktit dan stalagmit dimana dari kedua hal tersebut terbentuk pada saat kapur larut dalam air. Maka membentuk suatu kristal dan lalu akan menghasilkan sebuah formasi di dalam gua.

Pemurnian Gula

Lalu mengenai Gula adalah kristal yang dihasilkan dari proses peng-kristalan zat gula yang didapat dari sari tebu. Dimana prosesnya berlangsung sari tebu ini campurkan sampai titik jenuh dan disuling lalu dengan pemanansan maka akhirnya menyisakan kristal gula.

Pembentukan Salju

Lalu salju ialah merupakan kristal yang terbentuk dari hasil air yang telah dibekukan sampai menjadi es padat.

Baca Juga : Larutan Elektrolit

Jenis – Jenis Proses Kristlalisasi

Untuk tahapan kristlaliisasi bisa dibedakan menjadi 3 proses :

  • Kristalisasi dari larutan
  • Kristalisasi dari lelehan
  • Kristalisasi dari Fase uap

Penggunaan Kristalisasi

Adapun begitu banyak dalam penggunaan kristalisasi pada perindustrian, yakni:

  1. Pada Industri garam dapur memakai proses kristalisasi dalam membentuk kristal garam.
  2. Begitu pada perindustrian pembuatan kaca memakai teori kristalisasi silika untuk membuat kaca.
  3. Industri gula pasir adalah sebuah kristal glukosa dimana proses produksinya melibatkan proses kristalisasi.
  4. Industri makanan, seperti produksi bubuk kopi instant yang tanpa ampas, memakai metode kristalisasi, maka kristal kafein dan gula dapat larut dengan cepat di air panas.
  5. Dan lain lain.

Demikian materi pengertian, cara kerja, proses, contoh faktor yang mempengaruhi kristalisasi. Semoga dapat bermanfaat serta dapat menambah ilmu pengetahuan kita semua. Terima kasih

Lihat Juga :

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Manfaat Perak

Rizki Rizki
2 min read

Rumus Asam Sitrat

Rizki Rizki
2 min read
close