Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Konjungsi Korelatif

2 min read

Konjungsi Korelatif

Apakabar semuanya, jadi pada pembasan kali ini kita akan mengulas materi tentang konjungsi korelatif. Konjungsi korelatif itu berguna sebagai kata penyambung antar kalimat. Jadi kita akan mencoba membahasnya secara lengkap dan juga mudah di mengerti atau di pahami. Sebelum kita membahasnya secara lebih detail, lebih baik kita mengetahui beberapa penjelasan dasar berikut ini.

Apakah anda belum tahu tentang konjungsi korelatif? Tenang saja kami akan menjelaskan mengenai konjungsi korelatif. Berikut ini yaitu konjungsi korelatif dan juga contohnya dan juga jenis – jenisnya.

Pengertian Konjungsi Korelatif

Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif merupakan kata hubung yang bisa menghubungkan dua kalimat sekaligus, klausa, atau juga lebih menjadi satu kalimat.

Konjungsi ini dapat kita gunakan pada kalimat majemuk setara atau sintaksis. Kalimat konjungsi korelatif adalah suatu kalimat yang tersusun atas dua kalimat atau lebih yang dihubungkan dengan kata konjungsi korelasi.

Apabila kita sudah mengenal pengertiannya, korelatif yang artinya ( hubungan ) maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa suatu kalimat konjungsi korelatif ini mengandung hubungan antar satu kalimat dengan kalimat lainnya yang telah digabungkan.

Baca Juga : Konjungsi Penerang

Kemudian kata hubung adalah kata yang menghubungkan beberapa kalimat menjadi kalimat yang efektif, maka kalimat itu mudah dipahami. Jadi Maksudnya apabila beberapa kalimat tidak dihubungkan dengan kata hubung. Maka kalimat itu akan menjadi ambigu dan rancu, maka sulit di Mengerti.

Selain itu, Kata dari korelatif yaitu sebuah kata yang menghubungkan dua bagian kalimat dan hubungan kedua bagian itu memiliki kedudukan atau derajat yang sama. Kalimat yang memakai penghubung korelatif disebut kalimat korelatif. Kalimat korelatif umumnya berupa kalimat majemuk.

Misalnya :

  1. Motor itu melaju se demikian cepatnya sehingga sangat sulit sekali dikejar mobil patrol polisi.
  2. Baik bersama Dena, maupun bersama Desi, Dipta tetap saja tidak mau pergi.
  3. Kita tidak hanya mengikuti diskusi itu, tetapi juga ikut harus aktif mengemukakan pendapat.
  4. Tidak hanya cuci muka, bahkan kami menyempatkan untuk mandi dan berenang di pemandian air hangat.
  5. Bukannya aku tidak ingin membantumu, melainkan aku tidak punya banyak waktu untuk membantu.

Ciri Ciri

Adapun beberapa ciri ciri dari konjungsi korelatif yaitu :

  1. Konjungsi korelatif bertugas untuk kata penghubung antar dua unsur yang setara, baik dalam kalimat, frasa, klausa atau kata.
  2. Konjungsi korelatif telah tersusun oleh sepasang mata atau gabungan kata.

Baca Juga : Konjungsi Temporal

Contoh Kalimat Konjungsi Korelatif

Agar anda lebih memahami salah satu jenis konjungsi ini, berikut ada beberapa contoh penggunaannya.

Adapun pula dua kata hubung dari beberapa contoh yang akan di jelaskan di bawah ini. Maka anda harus perhatikan kata hubung berikut “tidak hanya” dan “tetapi juga” dengan kata subjek ditulis satu kali karena adalah kata yang sama.

Untuk contohnya sendiri adapun beberapa yang perlu anda ketahui diantaranya yaitu :

  1. Jangankan …, … pun
  2. Bukan …, melainkan …
  3. Bukannya …, melainkan
  4. Entah….entah
  5. Apa(kah) … atau …
  6. Sedemikian rupa … sehingga
  7. Demikian … sehingga
  8. Tidak hanya …, tetapi juga …
  9. Baik … maupun …

Anda simak beberapa contoh kata penghubung korelatif berikut ini :

Tidak Hanya  …,  Tetapi   (…)   Juga…

  • Tidak hanya mengalami patah tulang, tetapi dia juga mengalami sakit kepala.
  • Tidak hanya mengajar kimi, tetapi Angga juga mengajar ilmu fisika.
  • Tidak hanya belajar saja, tetapi juga berdoa agar bisa sukses dan mencapai impiannya.

Jangankan …, … pun…

  • Jangankan hujan, badai pun akan dia lalui demi istrinya.
  • Jangankan emas, berlian pun akan aku berikan kepadamu.
  • Jangankan motor, mobil pun akan aku belikan jika kamu juara.

Baik … Maupun…

  • Baik dekat maupun jauh, dia tetap akan menyusul pasangannya.
  • Baik Angga maupun Alfian ingin menjadi blogger profesional.
  • Baik sendirian maupun bersama-sama, dia akan tetap berangkat.

Bukan …, Melainkan…

  • Bukan Dipta yang memecahkan kaca, melainkan Deni yang nakal.
  • Miksun bukan hanya pandai llmu kimia, melainkan juga pandai Agama.
  • Ayah bukan hanya memberi Nafkah untuk keluarga, melainkan juga memberikan kasih sayang kepada keluarganya.

(Se)Demikian  (rupa) … Sehingga…

  • Devina menyusun kata sedemikian rupa, sehingga deni mempercayainya.
  • Doni belajar demikian tekunnya, sehingga dia sering menjadi juara dikelas nya.
  • Rizal merawat istrinya sedemikian sayangnya, sehingga istrinya cepat sembuh.

 Entah … entah …

  • Entah lulus entah tidak, dia akan tetap menerima hasilnya.
  • Entah benar entah salah, dia tetap pada pendiriannya.
  • Entah ia atau tidak, dia pernah berkata ingin mengakhiri hidupnya.

Apa(kah) … atau…

  • Apakah deka sakit atau hanya pura-pura sakit?
  • Apakah anda dapat hadir atau tidak besok sore ke acara?
  • Apakah anda percaya atau tidak dengan apa perkataanku?

Demikian materi mengenai pengertian konjungsi korelatif dan ciri – ciri beserta contohnya. Semoga dapat bermanfaat. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Konjungsi Kronologis

Alfian Alfian
1 min read

Contoh Analisis Data

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *