Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Klasifikasi Makhluk Hidup

2 min read

Klasifikasi Makhluk Hidup

Pada pembahasan ini mengulas materi mengenai Klasifikasi Makhluk Hidup dengan lengkap dengan pengertian, contoh dan gambar, ciri – ciri, struktur, fungsi, tingkatan dan perkembangannya, agar lebih mudah anda pahami.

Klasifikasi Makhluk Hidup merupakan peranan dari Klasifikasi makhluk hidup dalam taksonomi dalam kelompok sebagai yang memperkenalkan dalam urutan dari lapisan sel yang mempunyai sebuah bagian utama sebagai struktur pada jaringannya.

Pengertian Makhluk Hidup

Klasifikasi makhluk hidup merupakan sebuah kegiatan untuk mengelompok kan makhluk hidup yang didasarkan dengan kesamaan dalam karakteristik dan perbedaan yang bisa ditemukan dalam setiap makhluk hidup.

Manfaatnya:

  • Agar memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang beraneka ragam.
  • Agar mengetahui jenis-jenis makhluk hidup.
  • Agar mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup satu dengan yang lain.

Jadi Klasifikasi makhluk hidup juga bisa dilakukan dengan mempertimbangkan makhluk hidup yang sebagai pengelompokan yang didasarkan pada ukuran dalam ruang hidup makhluk hidup.

Untuk dapat menentukan makhluk hidup yang dari namanya dan mengklasifikasikan dalam ruang lingkup. Pada makhluk hidup dengan memberikan nama ilmiah yaitu diantaranya.

  • Nama ilmiahnya menggunakan bahasa Latin.
  • Nama ilmiah terdiri dari dua kata.
  • Nama ilmiah ditulis dengan huruf miring.
  • Huruf pertama dari kata pertama (nama generik).
  • Semua huruf dalam kata kedua (nama spesies).

Perkembangan Klasifikasi Makhluk Hidup

Jadi perkembangan dalam pengelompokan makhluk hidup dengan perkembangan dan disempurnakan dengan sifat-sifat makhluk hidup. Sebagai perkembangan pada makhluk hidup dengan pengelompokan yang berbeda adalah diantaranya.

Properties : Prokariotik, dinding sel uniseluler yang terbuat dari peptidoglikan (gula dan protein)

Contohnya : Escherichia coli, Clostridium tetani, Bacillus anthracis.

Properti: prokariotik, dinding sel uniseluler terbuat dari polisakarida dan protein.

Contohnya: Methanogen, Halofil, Thermoasidophil.

Karakteristik: eukariotik, uniseluler dan multiseluler, autotropik, dan heterotropik.

Contohnya: Amoeba, Paramecium, Euglena.

Karakteristik: eukariotik, multiseluler, dan heterotropik.

Contohnya: penicillium notatum.

Karakteristik: eukariotik, multiseluler dan autotrofik.

Contohnya: pohon rambutan.

Karakteristik: eukariotik, multiseluler, dan heterotropik.

Contohnya: Sapi, Kuda.

Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup

Maka klasifikasi dibuat untuk dapat memudahkan tingkatan makhluk hidup dalam bentuk bertingkat yang berdasarkan persamaan dan perbedaan yang ada pada makhluk hidup.

Selain itu, tingkat klasifikasi terkecil untuk makhluk hidup yang terkait erat ditempatkan pada satu tingkat. Dan yang akan dilibatkan dalam suatu pesanan dalam sekelompok tanaman. Maupun pada batang untuk sekelompok hewan terkandung dalam sebuah habitatnya.

Tabel urutan takson dari yang tertinggi ke terendah.

Bahasa LatinBahasa InggrisBahasa Indonesia
Regnum Kingdom Kerajaan
Diviso/Phylum Division/Phylum Divisi/Filum
Classis Class Kelas
Ordo Order Bangsa
Familia Family Suku
Genus Genus Marga
Species Species Jenis

Baca Juga : Jaringan Tumbuhan

1. Kingdom

Kingdom merupakan sebuah tingkat takson yang tertinggi pada makhluk hidup di dunia ini. Namun hanya dibagi menjadi dua kerajaan diantaranya Plantae dan Animalia. Dan bisa berkembangan selama periode ini dengan kandungan Animalia dan Virus.

2. Divisi atau Filum

Divisi atau Filum merupakan sebuah kelompok-kelompok kecil yang disebut pembagian dalam tumbuhan dan filum pada hewan yang diantaranya.

Divisi Kingdom Plantae

  • Thallophyta
  • Bryophyta
  • tumbuhan paku
  • Spermatophyta

Filum Kingdom Animalia 

  • Hewan berpori (Porifera)
  • Hewan berlubang (Coelenterata)
  • Cacing pipih
  • Cacing Gilig (Nemathelminthes)
  • Cacing gelang (Annelida)
  • Moluska
  • Hewan dengan buku (Arthropoda)
  • Hewan berkulit duri (echinodermata)
  • Vertebrata (chordata)

3. Kelas

Kelas merupakan istilah divisi atau filum yang bisa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Dan yang dikenal oleh kelas maka bisa menggunakan bahan yang masih umum berdasarkan pada biji, monokotil, dan dikotil.

4. Ordo

Ordo merupakan kelompok-kelompok kecil yang disebut pesanan dengan pengelompokan makluk hidup. Dan dengan karakteristik yang digunakan sebagai dasar pengelompokan sebagai tingkatan.

Misalnya

  • Rumput (poales)
  • Puzzle Grass (Cyperates)
  • Jahe (Zingiberales)
  • Lili
  • Pandanas (Pandanales)

5. Famili

Famili merupakan kelompok tingkatan yang berdasarkan spesifiknya yang sesuai dengan urutan tingkatannya. Dan yang bisa menjadi kan (Liliaceae) dan amarilis (Amaryllidaceae).

6. Genus

Genus merupakan kelompok mahluk hidup yang kecil yang disebut genus yang mempunyai karakteristik. Lebih sering daripada takson di atas dengan Liliceae dibagi menjadi genus Lily (Lilium), Aloe Vera (Aloe) dan Onion (Allium).

7. Species

Spesies merupakan sebuah kelompok yang bisa membentuk tingkat takson terendah dalam klasifikasi supaya bisa mempunyai beberapa jenis Allium cepa (bawang merah) atau Allium sativum (bawang putih).

Demikian pembahasan materi mengenai klasifikasi makhluk hidup dan perkembangan makhluk hidup, semoga dapat berguna dan bermanfaat sekian dan terima kasih.

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Fungsi Tulang Pengumpil

Alfian Alfian
1 min read

Fauna Asiatis

Alfian Alfian
1 min read

Fauna Australis

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *