Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Kingdom Plantae

3 min read

Kingdom Plantae

Kingdom Plantae – Tumbuhan adalah Organisme Eukariota Multiseluler atau Uniseluler yang tergolong kedalam Kingdom Plantae. Apa sih yang dimaksud dengan Kingdom Plantae?

Maka dari itu kita pada kesempatan kali ini, akan membahas mengenai Kingdom Plantae beserta dengan Struktur-struktur yang terkait didalamnya.

Pengertian

Kingdom Plantae (Klasifikasi Tumbuhan) merupakan Organisme Eukariota Multiseluler atau Uniseluler yang mempunyai Dinding Sel Selulosa, Inti Sel (Eukariotik), Klorofil, Autotrof Fotosintetik, dan juga Sel Tumbuhan yang berfungsi sebagai penyimpanan Karbohidrat berlebihan dalam bentuk Pati (Amilum).

Kingdom Plantae ini sudah ada sejak 1,2 Milyar tahun yang lalu. Yaitu pada masa Ordovician sampai masa Silurian, dengan pembuktian terdapatnya sebuah Alga yang tumbuh disebuah daratan.

Ketika mendekati masa Devonian, sekitar 360 Juta tahun yang lalu. Ada berbagai macam Varietas Tumbuhan dari segi Bentuk dan Ukurannya. Lalu pada masa Triassic, sekitar 200 Juta tahun yang lalu setelah masa Devonian, telah ada jenis-jenis Tumbuhan Berbunga.

Ciri-Ciri

Kingdom Plantae mempunyai ciri-ciri khusus yang membedakannya dari Kingdom lainnya, adalah berikut ini :

  • Mempunyai dinding Sel yang tersusun dari Selulosa.
  • Mempunyai Klorofil yang berfungsi sebagai tempat terjadinya Proses Fotosintesis.
  • Memiliki sifat Autotrof (Mampu membuat makanan sendiri) dengan bantuan dari Cahaya Sinar Matahari.
  • Mempunyai Sel Eukariota dalam Proses Reproduksinya.
  • Bersifat Multiseluler.
  • Dapat menyimpan cadangan makanan dalam bentuk Pati (Amilum).
  • Dapat mengalami pergiliran keturunan dalam siklus kehidupannya.

Baca Juga : Jaringan Epitel

Klasifikasi Dan Manfaat

Kingdom Plantae mempunyai Klasifikasi tersendiri dalam jenis-jenis Spesies Tumbuhannya, adalah sebagai berikut ini :

1. Tumbuhan Lumut

Tumbuhan Lumut merupakan Suatu Tumbuhan Kecil dengan membentuk perkumpulan. Tumbuh pada tempat yang lembab, tidak mempunyai Akar, Batang, Daun Sejati, dan Pembuluh Angkut (Xylem dan Floem). 

Tumbuhan Lumut adalah Tumbuhan Peralihan antara Tumbuhan Bertalus (Talofita) dengan Tumbuhan Berkomus (Kormofita), dan mengalami Pegiliran Keturunan pada kehidupannya.

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut

  • Tidak mempunyai Akar, Batang, dan Daun Sejati
  • Tumbuh hidup pada tempat yang lembab
  • Terlindung dari Sinar Cahaya Matahari
  • Mempunyai ukuran yang kecil sekitar 1-2 cm.
  • Mempunyai warna hijau karena mengandung Klorofil
  • Bisa melakukan Proses Fotosintesis (Autotrof) Multiseluler
  • Hasil dari Proses Fotosintesis didistribusikan secara Defusi, Daya Kapilaritas, dan Aliran Sitoplasma
  • Tidak Mempunyai Pembuluh Angkut (Xylem dan Floem)
  • Air yang masuk kedalam tubuh Lumut dengan cara Imbibisi
  • Mempunyai dinding sel yang terdiri dari Selulosa
  • Adalah Tumbuhan Peralihan antara Tumbuhan Bertalus (Thallophyta) dan Tumbuhan Berkomus (Cormophyta)
  • Mengalami pertumbuhan secara Primer, adalah hanya memanjang dan tidak bisa membesar atau melebar
  • Mengalami keturunan secara Metagenesis, adalah Pergiliran keturunan antara Fase Vegetatif (Fase Sporofit) dan Fase Generatif (Fase Gametofit)
  • Tumbuh berkembang dengan hidup secara berkoloni atau berkelompok

Jenis-Jenis Tumbuhan Lumut

Tumbuhan Lumut mempunyai 3 macam jenis-jenisnya, adalah sebagai berikut ini :

A. Lumut Hati (Hepaticopsida)

Lumut Hati
  • Memiliki bentuk seperti Talus dan Berlobus seperti Hati pada Manusia
  • Adalah Lumut berumah dua (Deoceus)
  • Bereproduksi secara Aseksual dengan cara Fragmentasi
  • Mempunyai pembentukan Gemmacup (Kuncup) dan Spora.
  • Bereproduksi secara Seksual dengan proses Fertilisasi antara Sperma dan Ovum.
  • Berbentuk seperti Zigot.

Contoh : Marchantia Polimorpha.

B. Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)

Lumut Tanduk
  • Mempunyai bentuk seperti Tanduk hewan
  • Adalah Lumut berumah dua (Deoceus)
  • Bereproduksi secara Aseksual dengan cara Fragmentasi
  • Mempunyai pembentukan Gemmacup (Kuncup) dan Spora
  • Mempunyai Sporofit yang berbentuk seperti Kapsul Panjang
  • Bereproduksi secara Seksual dengan proses Fertilisasi antara Sperma dan Ovum
  • Berbentuk seperti Zigot

Contoh : Anthoceros Laevis.

C. Lumut Daun (Byropsida)

Lumut Daun
  • Merupakan sebagai Lumut Sejati
  • Berbentuk seperti Tumbuhan Kecil
  • Mempunyai Akar Rizoid, Batang dan Daun
  • Tumbuh dalam membentuk Koloni atau Kelompok

Contoh : Polytrihcum dan Spagnum.

Manfaat Tumbuhan Lumut

  • Pada Spesies Sphagnum bisa digunakan sebagai pengobatan Kulit dan Mata.
  • Pada Tumbuh Lumut yang hidup di hutan hujan bisa digunakan sebagai Mengurangi Erosi, karena dapat menyerap Air.
  • Mampu berfungsi sebagai Ornamen atau Dekorasi dalam menata ruangan.
  • Marchantia yang ada pada Tumbuhan Lumut berfungsi untuk Obat Penyakit Hati.

2. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Tumbuhan Paku merupakan Tumbuhan yang mempunyai Batang, Akar Serabut, dan Daun Sejati. Berkembangbiak dengan memanfaatkan Spora (Kormofita Spora), mempunyai Pembuluh Angkut (Xylem dan Floem), dan mmempunyai Klorofil. Tumbuhan Paku bisa juga mengalami suatu proses Pergiliran Keturunan.

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

  • MempunyaiAkar, Batang, dan Daun yang dapat dibedakan.
  • Mempunyai Sporil yang menghasilkan Spora yang berada pada bawah Daun.
  • Mempunyai Daun Muda yang tumbuh dengan cara menggulung.

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku

Tumbuhan Paku mempunyai 4 macam jenis-jenisnya, adalah berikut ini :

A. Tumbuhan Paku Purba (Psilopsida)

Tumbuhan Paku Purba
  • Tumbuhan Paku Purba ini hampir mengalami kepunahan, adalah tersisa 10 – 13 Spesies
  • Hanya dapat menghasilkan satu jenis Spora (Homospora)
  • Mempunyai Gametofit yang tidak mempunyai Klorofil
  • Nutrisi yang didapatkan adalah dari hubungan Simbiosis dengan Jamur

Contoh : Rynia dan Psilotum.

B. Tumbuhan Paku Kawat (Lycopsida)

Tumbuhan Paku Kawat
  • Spesies pada Tumbuhan Paku Kawat ini lebih kurang ada 1000 Spesies
  • Dapat menghasilkan dua jenis Spora (Heterospora)
  • Mempunyai Sporangium yang ada pada Strobilus berbentuk kerucut
  • Gametofit yang tidak mempunyai Klorofil
  • Mempunyai Gametofit Uniseksual dan Biseksual

Contoh : Selaginela dan Lycopodium.

C. Tumbuhan Paku Ekor Kuda (Spenopsida)

Tumbuhan Paku Ekor Kuda
  • Spesies pada Tumbuhan Paku Ekor Kuda ini lebih kurang 15 Spesies
  • Berhabitat pada tempat yang lembab pada daerah Subtropis
  • Mempunyai bentuk Batang yang seperti Ekor Kuda
  • Mempunyai Sporangium yang berupa Strobilus
  • Hanya dapat menghasilkan satu jenis Spora (Homospora)
  • Pada Gametofit mempunyai Klorofil
  • Mempunyai Gametofit secara Biseksual

Contoh : Equisetum.

D. Tumbuhan Paku Sejati

Tumbuhan Paku Sejati
  • Spesies pada Tumbuhan Paku Sejati ini kurang lebih 12.000 Spesies.
  • Mempunyai Akar, Batang dan Daun Sejati.
  • Mempunyai Daun Muda yang tumbuh dengan menggulung (Circinnatus).

Contoh : Semanggi (Marsilea Crenata) dan Suplir (Adiantum Cuneatum).

Manfaat Tumbuhan Paku

  • Berfungsi sebagai Tanaman Hias
  • Berfungsi menjadi Sayur-sayuran
  • Berfungsi sebagai Pupuk Hijau untuk Tanaman Padi
  • Selaginella Planadapat berfungsi sebagai Obat Luka

3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Tumbuhan Berbiji merupakan Suatu Tumbuhan yang mempunyai Batang, Akar, Daun Sejati, Tracheophyta, Autotrof, Pembuluh Angkut (Xylem dan Floem), Klorofil, dan bisa menghasilkan Biji.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji

  • Dapat menghasilkan sebuah Biji
  • Termasuk Tumbuhan Kormophyta
  • Mempunyai Akar, Batang, dan Daun Sejati, dan menghasilkan Bunga
  • Mempunyai Plastida yang mengandung Klorofil A dan B
  • Bersifat Autotrof dan termasuk Sel Eukariotik
  • Mempunyai dinding Sel yang tersusun dari Selulose, Hemiselulose, dan Lignin.
  • Adalah Organisme dengan Sel yang banyak (Multiseluler)
  • Mempunyai Berkas Pengangkut Xylem dan Floem

Baca Juga : Akar Serabut

Jenis-Jenis Tumbuhan Berbiji

Tumbuhan Berbiji mempunyai 2 macam jenis-jenisnya, adalah berikut ini :

A. Tumbuhan Berbiji Terbuka

Tumbuhan Berbiji Terbuka

Tumbuhan Berbiji terbuka dapat disebut sebagai Gymnospermae, adalah Suatu Tumbuhan yang pada Bijinya tidak tertutupi oleh Bakal Buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Terbuka

  • Mempunyai bentuk berupa Perdu atau Pohon
  • Mempunyai Akar berbentuk Tunggang
  • Mempunyai Daun yang sempit, tebal dan kaku
  • Mempunyai Tulang Daun yang tidak beranekaragam
  • Tidak memiliki Bunga Sejati
  • Mempunyai Alat Produksi yang berbentuk Kerucut
  • Mempunyai Bakal Biji yang tersusun dalam Strobilus
  • Mempunyai Alat Kelamin yang terpisah
  • Mempunyai Serbuk Sari yang terdapat dalam Strobilus Jantan
  • Mempunyai Sel Telur yang terdapat dalam Strobilus Betina.
  • Memapunyai Bakal Biji yang tidak dilindungi oleh Daun Buah

Contoh : Tumbuhan Melinjo, Jagung, dan Kelapa.

B. Tumbuhan Biji Tertutup

Tumbuhan Biji Tertutup

Tumbuhan Berbiji tertutup dapat disebut sebagai Angiopermae, adalah Suatu Tumbuhan yang pada Bijinya tertutupi oleh Bakal Buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup

  • Mempunyai bentuk berupa Perdu atau Pohon
  • Mempunyai Biji berkeping satu (Monokotil) dan Biji berkeping dua atau lebih (Dikotil)
  • Mempunyai Akar berbentuk Serabut atau Tunggang
  • Mempunyai Daun yang berbentuk pipih melebar
  • Mempunyai Tulang Daun yang Menyirip, Menjari, Melengkung atau Sejajar
  • Mempunyai Bunga Sejati
  • Mempunyai Putik Sari dan Benang Sari sebagai Alat Perkmbangbiakan
  • Mempunyai Mahkota Bunga
  • Mempunyai Bakal Biji yang dilindungi oleh Bakal Buah

Contoh : Tumbuhan Buah Mangga, Durian, Jeruk, dan Lain-lainnya.

Demikian pembahasan mengenai Kingdom Plantae beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi, Manfaat dan Contohnya. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Fungsi Xilem

Alfian Alfian
2 min read

Replikasi Virus

Alfian Alfian
4 min read

Fungsi Tulang Pengumpil

Alfian Alfian
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *