Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Kebudayaan Pacitan

2 min read

Kebudayaan Pacitan

Kebudayaan Pacitan – Pada pembahasan kali ini mengulas materi mengenai Kebudayaan Pacitan mulai dari Persebaran, Pendukung, Ciri Ciri, Hasil dan Sejarah.

Maka untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kali ini, Maka kita simak ulasan berkut yang ada di bawah ini.

Pengertian Kebudayaan Pacitan

Kebudayaan Pacitan

Disebut kebudayaan pacitan karena budaya ini tumbuh dan berkembang pada mulanya di daerah pacitan, Jawa Timur. Maka hal ini bisa dibuktikan dengan berdasarkan hasil penemuan dari berbagai macam.

Peninggalan dengan berupa suatu peralatan yang digunakan oleh manusia pada masa itu untuk bertahan hidup yang masih terbuat dari batu.

Sejarah Kebudayaan Pacitan

Kebudayaan ini diperkirakan sejak Pada tahun 1935, seorang peneliti yang bernama Von Koeningwald. Ia berhasil menemukan sebuah hasil dari bekas peninggalan berupa alat-alat yang terbuat dari batu yang berada di sungai baksoko, desa punung, pacitan, Jawa Timur.

Dari sejumlah jenis Alat yang berhasil ditemukan tersebut berupa kapak genggam dan sejumlah jenis alat serpih yang masih kasar. Kebudayaan pacitan ini pada awalnya tumbuh dan berkembang sejak pada zaman paleolitikum yang berlangsung cukup lama karena ketika itu alam disekitar kita masih liar.

Maka dari sejumlah alat-alat yang ditemukan nampak jelas terlihat dari cara yang mereka gunakan. Untuk membuat alat dari batu pun masih terbilang sangat tradisional adalah dengan cara membenturkan antara batu yang satu dengan batu yang lainnya.

Baca Juga : Pithecanthropus Robustus

Daerah Persebaran Kebudayaan Pacitan

Pada Kebudayaan pacitan khususnya pada zaman budaya kapak perimbas juga mulai berkembang di sejumlah titik. Terutama pada sebuah daerah penghasil bebatuan misalnya seperti di bawah ini:

  • Gunung, Pacitan, Jawa Timur
  • Cabbenge, Sulawesi Selatan
  • Bengkulu dan Lahat, Sumatera Selatan
  • Awang bangkang, Kalimantan Selatan
  • Flores dan Timor
  • Sukabumi dan Ciamis (Jawa Barat)
  • Parigi dan Gombong, (Jawa Tengah)

Manusia Pendukung Kebudayaan Pacitan

Pada awalnya pendukung kebudayaan pacittan ialah merupakan jenis manusia purba pithecanthropus erectus. Dimana hal ini bisa dibuktikan dengan berdasarkan berbagai peralatan dari hasil kebudayaan pacitan.

Dan pithecanthropus erectus yang berhasil dijumpai di lapisan yang sama adalah pleistosen tengah. Ketika masa itu manusia purba masih hidup dengan cara selalu berpindah-pindah dari daerah satu kedaerah lainnya.

Atau disebut dengan nomaden dan pola pikirnya masih terbuilang masih cukup sederhana.

Hasil Kebudayaan Pacitan

Alat yang ditemukan oleh von koeningwald itu kapak genggam dan alat serpih yang masih kasar. Diperkirakan alat alat itu hasil kebudayaan manusia purba jenis pichecantropus atau keturunan keturunanaya.

Jadi sesuai sama pendapat mengenai usia budaya pacitan yang diduga berlangsung di akhir plestosen tenggah atau permulaan plestosen akhir Tidak hanya kapak genggam budaya pacitan juga dikenal sama nama tradisi kapak perimbas.

Hasil budaya pacitan dianggap sebagai alat budaya batu yang paling awal di indonesia. Alat alat tersebut masih kasar dan sederhana cara buatnya.

Ciri-ciri kebudayaan Pacitan

Adapun ciri ciri dapat kita bedakan mana yang kebudayaan pacitan mana yang kebudayaan ngandong. Ciri-ciri kebudayaan pacitan yaitu :

  1. Ditemukannya alat batu dan kapak genggam oleh von koeningswald, kapak geggam itu berbentuk kapak tapi tidak mempunyai gagang.
  2. Ditemuinnya alat alat seperti kapak perimbas (chooper), kapak penetak, pahat genggam, dan alat serpih (flake).
  3. Manusia purba di zaman itu jenisnya yaitu pithecanthropus erectus.

Alat alat Kebudayaan Pacitan

Ketika pada zaman kebudayaan pacitan, dimana ketika itu banyak dijumpai berbagai hasil peninggalan atau berbagai jenis alat-alat yang sudah ada pada zaman paleolitikum.

Maka dari sejumlah alat yang yang berhasil dijumpai dinataranya yaitu sebagai berikut:

1. Kapak perimbas

Kapak perimbas ini memiliki bentuk sisi tajam yang lurus atau cembung. Pada salah satu bagian sisinya nampak tajam namun pada bagian sisi lainnya tetap dibiarkan tumpul agar bisa dipegang atau di genggaman.

Fungsi Kapak Perimbas : Guna merimbas kayu, dijadikan sebagai senjata pertahanan, dan digunakan untuk menghancurkan tulang binatang buruan.

Movius berpendapat, bahwa kapak perimbas mempunyai sejumlah ciri-ciri yang diantaranya yaitu antara lain:

  • Cara pembuatannya masih terbilang sangat sederhana & tradisional.
  • Pada Tekstur permukaannya juga masih nampak kasar.
  • Secara Umum, kulit yang menempel pada batu masih tersebut menempel pada bagian permukaan alat tersebut.

2. Kapak Genggam

Kapak genggam adalah sebuah peralatan yang hampir menyerupai seperti layaknya sebuah kapak akan tetapi tidak mempunyai gagang.

Lalu pada bagian dari salah satu sisinya tajam namun bagian sisi lainnya tumpul.

Jenis kapak ini dikenal dengan sebutan kapak genggam karena cara untuk menggunakannya dengan cara digenggam.

Baca Juga : Deutro Melayu

3. Alat Serpih

Jenis Peralatan ini dimana bahan pembuatannya juga dari batu dengan ditajamkan dan bentuknya berliku-liku.

Lalu untuk menggunakan alat ini, maka penyerpihan dilangsungkan dengan cara bergantian atau selang seling pada kedua pinggiran batu.

Kebudayaan pacitan tentunya dominan di temuin di daerah pacitan itu bukti dan tidak diraguin lagi kalo zaman paleolitikum itu bener bener ada.

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Pithecanthropus Soloensis

Hijau Hijau
2 min read

Masa Perundagian

Hijau Hijau
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close