Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Kebijakan VOC Selama Berkuasa Di Indonesia

2 min read

Kebijakan voc

Ketika Selama berlangsungnya masa penjajahan yang dilakukan oleh Belanda. Guna memperkuat dan memperluas daerah kekuasaannya di Indonesia. Sehingga VOC menyatakan suatu hak istimewa yang dikenal dangan sebutan Hak Oktroi. Maka menjadi VOC mampu membuat berbagai kebijakan di dalamnya bagi Indonesia.

Lalu VOC berupaya untuk bisa menguasai suatu wilayah pedalaman yang dinilai memiliki berbagai potensi terutama dalam memproduksi sejumlah barang dagangannya, yaitu sekitar pada tahun 1700-an. Adapun salah satu yang menjadi sasarannya yaitu imperialisme pedalaman.

Dimana ketika itu VOC menjadikan Kerajaan Banten dan Mataram dijadikan sebagai salah satu bagian yang menjadi target utama mereka. Sebab kedua daerah itu dinilai mempunyai sejumlah barang yang sangat diperlukan oleh VOC, contohnya beras, gula merah, kacang dan merica.

Tujuan VOC

Tujuan VOC

Tujuan utama VOC seperti dalam suatu perundingan 15 Januari 1602 yaitu guna “memicu adanya bencana terhadap musuh dan keamanan tanah air”.

Yang diartikan musuh ketika itu adalah Portugis dan Spanyol hingga pada kurun Juni 1580 – Desember 1640 saling menyatu menjadi sebuah kesatuan kekuasaan yang ingin merampas dominasi perdagangan di Asia.

Tetapi untuk sementara waktu, VOC bangsa Belanda masih melakukan kerja sama dan menjalin sebuah hubungan yang baik dengan masyarakat Nusantara.

Kebangkrutan dan pembubaran

Maka lalu melangkah pada pertengahan abad ke-18 VOC mengalami suatu kemunduran yang lalu memutuskan untuk dibubarkan. Adapun yang menjadi Alasan dibubarkannya yaitu berikut penjelasannya:

  • Karena sejumlah pegawai VOC yang curang dan melakukan korupsi
  • Meningkatnya sejumlah pengeluaran anggaran peperangan seperti perang ketika melawan Hasanuddin dari Gowa
  • Membuat banyak yang harus dikeluarkan berupa gaji karena kekuasaan yang luas membutuhkan pegawai yang tentunya tidak sedikit
  • Lalu adanya Pembayaran (keuntungan) terhadap pemegang saham sehingga ikut membebenkan sesudah VOC mengalami kekurangan pemasukan.
  • Meningkatnya pesaing dalam perdagangan di daerah Asia dan yang paling utama yaitu daerah Inggris dan Perancis
  • Adanya sebuah Perubahan politik yang terjadi di Belanda bersamaan dengan berdirinya Republik Batavia 1795 yang demokratis dan liberal mengusulkan sebuah perdagangan bebas.

Baca Juga : Kebudayaan Ngandong

Kebijakan VOC di Indonesia dan Pengaruhnya

Kebijakan – Kebijakan VOC di Indonesia

Di bawah ini ada pembahasan mengenai sejumlah kebijakan yang dibuat oleh VOC di daerah Indonesia.

  • Berkuasa atas pelabuhan dan bangun benteng untuk melakukan suatu monopoli perdagangan.
  • Melakukan suatu perpecahan et impera politik (break down and control) untuk menyelesaikan sejumlah kerajaan di Indonesia.
  • Untuk menaiklan posisinya, maka ia harus dapat ditunjuk dan dijadikan sebagai Gubernur Jenderal.
  • Diimplementasikan seluruhnya atas Oktroi yang diserahkan oleh pemerintah Belanda.
  • Mendirikan basis VOC, awal mulanya di Banten dan Ambon, lalu digeser dan dipindahkan ke Jayakarta (Batavia).
  • Melakukan sebuah pelayaran Hongi (Hongi tochten).
  • Adanya suatu hak perluasan, yaitu hak guna menghancurkan sejumlah tanaman rempah yang dinggap berlebihan.
  • Adanya suatu verplichte leverantie (mandatory soldering) dan Prianger stelsel (sistem Priangan).

Pengaruh kebijakan VOC terhadap Rakyat Indonesia

Hal ini yaitu suatu kebijakan yang dibentuk oleh VOC untuk rakyat Indonesia.

  • Tingkat kepemimpinan sebagai raja akan lebih baik jika ditangani secara langsung oleh VOC.
  • Pada Wilayah kerajaan tersebut dipecah lalu dibagi dengan menciptakan sebuah kerajaan dan penguasa baru yang ada di bawah kendali VOC.
  • Dari Hak istimewa istimewa VOC, yang lalu akan membuat rakyat Indonesia menjadi miskin dan menderita.
  • Seluruh Rakyat Indonesia harus mengakui uang, sebagai alat sistem intelektual, senjata, dan kemajuan modern (senjata api, meriam).
  • Adanya Pelayaran Hongi, dapat dikatakan melakukan suatu penyitaan, perampokan, perbudakan, dan pembunuhan.
  • Adanya Hak pemudaran bagi rakyat adalah ancaman kematian atau sumber yang dinilai berlebihan.

Baca Juga : Kebudayaan Pacitan

Hak istimewa

Sejumlah Hak-hak istimewa yangber ada di dalam oktrooi (Piagam/Charta) 20 Maret 1602 yang diantaranya yaitu:

Hak monopoli dimana di dalmnya tercantum Perdagangan dan pelayaran di suatu wilayah yang ada didaerah timur adalah terletak di Tanjung Harapan.

Lalu di daerah bagian barat yakni terletak di Selat Magelhaens dan menguasai sejumlah perdagangan yang diperuntukan untuk kepentingan sendiri

Hak kedaulatan (soevereiniteit) maka dapat melakukan suatu tindakan layaknya suatu negara untuk:

  • Menguasai dan memerintah daerah tersebut
  • Membuat atau mengeluarkan mata uang sendiri
  • Menjaga alusista angkatan perang,
  • Memaklumkan terjadinya perang serta menyelenggarakan sebuah perdamaian,
  • Merampas serta menguasai daerah asing yang terdapat di luar Negeri Belanda,
  • Mengambil biaya pajak.

Demikian pembahasan mengenai Kebijakan VOC dan Pengaruh Terhadap Rakyat Indonesia. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Masa Perundagian

Alfian Alfian
3 min read

Masa Bercocok Tanam

Alfian Alfian
4 min read

Kebudayaan Ngandong

Alfian Alfian
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *