Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Jaringan Ikat

3 min read

Jaringan Ikat

Jaringan Ikat – Pada pembahasan pertemuan akan membahas mengenai jaringan ikat struktur, ciri ciri, letak, gambar, fungsi, komponen, dan jenis. Maka anda simak penjelasan berikut ini.

Apakah anda pernah berfikir bahwa anggota dalam tubuh misalnya hati, jantung, paru-paru yang tidak geser meskipun bergerak ekstrem. Jaringan pengikatlah yang bertugas untuk menjaga hati. Jantung dan paru-paru agar tidak geser atau juga berpindah tempat.

Pengertian

Jaringan ikat merupakan mengikat dan menyokong pada jaringan lainnya. Jaringan yang paling banyak ada di didalam tubuh manusia yang mempunyai susunan sel jarang dan juga tersebar dalam matriks ekstraseluler.

Dan juga berkembang dari mesenkim yang berasal dari mesoderm. Mesoderm merupakan sebuah lapisan tengah embrio. Selain itu, untuk mengikat dan menyokong jaringan. Berfungsi untuk melindungi organ-organ tubuh, menyimpan energi, membentuk tubuh, dan menyusun sistem sirkulasi darah.

Jaringan ini berkembang dari mesenkim yang berasal dari lapisan tengah embrio (mesoderm) ketika proses pembuahan. Sehingga, tak heran jika jaringan ini ada hampir di seluruh organ tubuh.

Anggota organ tubuh serta tulang sangat aktif bergerak, maka memungkinkan terjadi pergeseran organ. Dan dengan adanya jaringan ikat ini sehingga memungkinkan tidak terjadi pergeseran pada organ-organ tubuh. Maka jaringan ini sangat penting bagi tubuh manusia.

Struktur

Jaringan Ikat

Struktur jaringan ikat pada tubuh manusia ada dua adalah matriks dan sel-sel jaringan ikat. Maka berikut ini kita akan membahas mengenai keduanya:

1. Matriks

Matriks merupakan dasar untuk meletakkan jaringan ikat pada tubuh. Matrik tersusun dari bahan dasar cairan ekstraseluler. Adapun beberapa serat dan bahan yang ada di matriks berikut sebagai berikut:

a. Serat Kolagen

Serat matriks terbuat dari kalogen yang memiliki sifat tidak elastis dan sangat kuat. Selain itu, mudah robek apabila di Tarik terlalu Panjang. Serat ini digunakan untuk menghubungkan tulang dengan otot umumnya ada di tendon.

Selain tendon terdapat juga di tulang dan kulit. Dan susunan paling utama pada matriks serat kalogen yaitu protein kalogen 25% dari seluruh protein dalam tubuh.

b. Serat Elastis

Seperti namanya adalah serat elastis yang bersifat elastis. Serat ini mempunyai serat kelenturan yang tinggi untaian panjang yang berwarna kuning.

Serat ini bisa di jumpai pada pembuluh darah, ligamen, dan selaput tulang rawan pada laring. Dan juga tersusun dari elastin mukopolisakarida dan juga protein yang dikelilingi oleh glikoprotein.

c. Serat Retikuler

Serat ini memang sangat rawan karena sangat tipis dan bersifat cabang. Serat retikuler tersusun dari kalogen dan serabut-serabut kalogen. Elastis yang sangat rendah dan menjadikan serat ini sangat rawan rusak atau robek.

Berguna sebagai penghubung jaringan ikat dangan jaringan lain. Bisa kita jumpai pada hati, limpa, dan kelenjar limfe.

d. Bahan Dasar

Bahan dasar matriks yaitu mukopolisakarida sulfat dan juga asam hialuronat. Memiliki sifat matriks ini sangat elastis dan lentur apabila asam hialuronatnya sangat tinggi (sendi).

Dan akan kaku apabila mukopolisakaridanya tinggi (tulang punggung). Fungsinya yaitu mengikat air, pelumas dan Peredam benturan.

Baca Juga : Fungsi Kloroplas

2. Sel-Sel Jaringan Ikat

Berikut ini merupakan struktur panyusun jaringan ikat pada sel-sel nya sebagai berikut:

a. Fibroblas

Fibroblas merupakan sel yang berbentuk serat dan berguna untuk mensekresikan protein.

b. Makrofag

Sel makrofaq merupakan sel yang memiliki bentuk tidak lentur yang fungsinya untuk pinositosis dan fagositosis. Pinositosis merupakan proses minum partikel kecil berupa zat-zat buangan cairan. Namun, fagositosis merupakan proses makan sel-sel mati dan bakteri.

c. Sel tiang

Sel tiang merupakan sel yang berguna sebagai penghasil heparin dan histamin. Heparin bisa berfungsi sebagai mencegah pembekuan darah. Dan histamin bisa berguna sebagai peningkatan permaebilitas kapiler darah.

d. Sel lemak

Sel lemak berfungsi sebagai menyimpan lemak. Sel-sel lemak membentuk jaringan lemak (adiposa).

e. Sel plasma

Sel plasma merupakan sel yang mempunyai bentuk tidak beraturan berfungsi. Sebagai melawan pathogen yang jahat. Sel ini paling banyak pada daerah pencernaan dan pernafasan yang ada pathogen banyak.

Fungsi

Jaringan Ikat

Jadi setelah anda mengetahui pengertian jaringan ini dan struktur penyusunnya. Maka berikut ini yaitu fungsi antara lain:

  • Mengikat dan menyokong jaringan lain.
  • Menyambungkan antar jaringan.
  • Melindungi organ-organ.
  • Transportasi cairan yang ada di dalam tubuh.
  • Sistem imunitas dalam tubuh.
  • Membungkus jaringan lain.
  • Menyimpan cadangan makanan.
  • Membuhun pathogen jahat.

Ciri Ciri

  • Mempunyai komponen matriks atau intraseluler.
  • Letak sel tidak berdekatan. Jika terhubung di ujung protoplasmanya.
  • Mempunyai bentuk sel tidak beraturan atau tersebar.

Jenis

Berikut ini adalah jenis jaringan ikat antara lain:

1. Jaringan Ikat Sejati

Jaringan ini yang sejati bisa dijumpai pada perut. Selaput yang pelindungi organ-organ di dalam perut yaitu jaringan ikat sejati. Selain itu, Jaringan ini memang terdiri atas jaringan ikat longgar dan juga jaringan ikat padat.

Maka ikat longgar berguna sebagai membungkus organ tubuh, pembulu darah, dan saraf. Namun jaringan ikat padat ada dua adalah ikat padat teratur dan ikat padat tidak teratur.

Selain itu, Melihat padat teratur bisa di jumpai pada tendon yaitu penghubung antar tulang dan otot. Dan ligament penghubung tulang dan tulang.

2. Jaringan Ikat Cair

Memang bisa di bedakan antara jaringan ikat padat dan ikat cair terdiri dari jaringan darah dan limfa. Namun, jaringan darah berfungsi pada proses tranportasi darah, dan juga kekebalan tubuh. Namun, jaringan limfa berfungsi dan berperan pada sistem imunitas tubuh.

Baca Juga : Fungsi Tendon

3. Jaringan Ikat Penyokong

Penyokong merupakan sebuah jaringan yang berperan dalam pembentukan dan penyokong tubuh. Dan seperti tulang jaringan ini ada jaringan rawan dan jaringan keras.

Jaringan tulang rawan tersusun oleh sel kondrosit adalah hialin, elastin, dan fibrosa.

Jaringan tulang keras tersusun oleh sel osteosit adalah tulang kompak dan tulang berongga.

Demikian pembahasan materi mengenai pengertian, struktur, gambar, jenis, fungsi, dan jenis. Semoga bisa menambah wawasan dan informasi anda. Terima Kasih

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Crustacea Adalah

Rizki Rizki
3 min read

Struktur Tubuh Amoeba

Rizki Rizki
2 min read

Fungsi Selubung Mielin

Rizki Rizki
2 min read
close