Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Jaringan Gabus

2 min read

Jaringan gabus

Jaringan Gabus – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas materi mengenai jaringan gabus yang dibahas secara detail, mulai dari pengertian, gambar, struktur dan contohnya.

Tetapi dipertemuan sebelumnya kita telah menerangkan materi mengenai Fungsi Miofilamen. Baiklah maka untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan yang ada dibawah ini.

Pengertian Jaringan Gabus

Jaringan Gabus

Jaringan gabus adalah sebuah jaringan yang ada pada bagian tepi alat-alat tumbuhan dan tersusun oleh sel-sel parenkim gabus. Jadi kandungan yang ada pada jaringan ini misalnya seperti suberin dan kutin, di mana jaringan ini adalah yang terkuat daripada epidermis.

Pada Jaringan ini bisa dibilang adalah sel-sel mati, dengan bentuk kotak dan dinding selnya mengalami penebalan oleh suberin dan bersifat tidak tembus air (impermeable). Adapun letak pada jaringan ini dimana ia sangat rapat antara satu dengan yang lainnya.

Lalu dalam Ruang antar selnya tidak ada, maka sukar ditembus air dan gas. Dengan adanya celah atau pori-pori pada lapisan gabus yang disebut lentisel. Sehingga kesulitan itu bisa ditanggulangi karena air dan gas-gas bisa menerobos dan melaluinya.

Baca Juga : Fungsi Batang Pada Tumbuhan

Ciri – Ciri Jaringan Gabus

Jaringan gabus mempunyai ciri-ciri antara lain :

  • Tersusun atas sel – sel hidup lalu mati
  • Susunan selnya rapat
  • Dinding sel mengalami penebalan oleh zat suberin

Fungsi Jaringan Gabus

Adapun Jaringan gabus mempunyai fungsi sebagai berikut :

Menggantikan Epidermis Sebagai Pelindung

Jadi dalam pembentukan Lapisan epidermis adalah dari hasil pembelahan meristem primer. Lapisan epidermis berfungsi sebagai pelindung tumbuhan. Namun pada aktivitas meristem sekunder (kambium) menimbulkan ukuran batang menjadi bertambah.

Jadi, dengan hal demikian akan membuat lapisan epidermis yang cuma selapis menjadi pecah dan akhirnya mengelupas. Jadi peran pelindung yang diemban oleh epidermis akan digantikan oleh jaringan gabus yang terbentuk dari kambium gabus yang berada di sisi luar korteks batang.

Kemudian, Kambium gabus adalah sebuah sel sel parenkim yang bersifat merismatik. Dimana dalam aktivitas kambium gabus ini akan memperoleh sel sel yang mengalami penebalan oleh suberin menjadi lapisan periderm yang berguna menggantikan epidermis sebagai pelindung.

Mencegah Penguapan

Lapisan gabus yang mengalami penebalan oleh zat suberin sangat berarti dalam menjalankan fungsinya sebagai pelindung, yaitu terutama dari penguapan.

Kehilangan air melalui penguapan biasa terjadi pada tumbuhan akibat paparan matahari. Tetapi, dengan karakter yang ada pada zat suberin (lilin) yang tak tembus air membuat air terperangkap di dalam tumbuhan.

Maka hal ini sangat menguntungkan bagi tumbuhan terutama tumbuhan yang hidup di daerah kering atau ketika musim panas.

Melindungi Kerusakan Mekanis dan Infeksi Patogen

Lapisan epidermis yang sudah mengelupas akibat pertumbuhan sekunder tak perlu dirisaukan. Keberadaan jaringan gabus bisa diandalkan untuk menggantikan lapisn epidermis.

Sehingga dengan terjadinya penebalan pada dinding oleh suberin. Membuat lapisan jaringan gabus bisa melindungi dari kerusakan mekanis dan infeksi patogen yang bisa menyerang tubuh tumbuhan.

Letak Jaringan Gabus

Jadi, di mana tepatnya jaringan ini, yang memberikan banyak keuntungan, Penasaran, Anda bisa baca ulasan dan penjelasannya di bawah ini. Posisi jaringan gabus terletak di permukaan luar batang. Mengapa di luar?

Karena jaringan ini secara efektif melindungi jaringan lain yang bisa menggantikan jaringan epidermis yang mendasarinya dari kehilangan air. Seperti manfaat jaringan itu sendiri, yang bisa menggantikan jaringan epidermis sebagai tanaman pelindung, jaringan ini berada di luar batang tanaman.

Baca Juga : Fungsi Akar Pada Tumbuhan

Struktur Jaringan Gabus

Adapun beberapa struktur jaringan gabus yang perlu anda ketahui.

  • Eksodermis : Adalah sebuah jaringan gabus yang berada di luar dan mengandung suberin sebagai pengganti epidermis.
  • Endodermis: Dalam bagian yang masih muda, pada dinding selnya terdiri atas selulosa dan memiliki sifat yang elastis. Tetapi pada yang sudah tua atau dewasa di dinding selnya akan terjadi sebuah penebalan berupa titik
  • Peridermis : dibagi lagi menjadi 3 bagian, adalah
  • Felogen (kambium gabus) adalah kambium gabus yang yaitu lapisan sel yang meristematisFelogen bisa terbentuk dari berbagai jaringan hidup, contohnya epidermis, dan parenkim korteks yang sel – selnya bisa berubah menjadi meristematik.
  • Felem (gabus) adalah suatu lapisan sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.
  • Feloderm (parenkim gabus) adalah sebuah jaringan yang hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam maka hanya ada di lapisan paling dalam.

Demikian materi pembahasan kali ini mengenai jaringan gabus, semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima Kasih

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Crustacea Adalah

Hijau Hijau
3 min read

Struktur Tubuh Amoeba

Hijau Hijau
2 min read

Fungsi Selubung Mielin

Hijau Hijau
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close