Rizki Seorang remaja yang suka menulis tentang hal apapun. Suka olahraga berenang sejak SD dan suka dengan anime "Naruto Shippuden" karena penuh motivasi hidup dan kata kata keren.

Hukum Hess

2 min read

Hess Hukum

Hukum Hess – Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas materi tentang Hukum Hess. Dibahas mulai dari Pengertian, Rumus, Bunyi, Penerapan dan Contoh Soal.

Maka untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini maka, maka kita simak ulasan selengkapnya yang ada di bawah ini.

Pengertian Hukum Hes

Hess

Hukum hess adalah sebuah hukum yang ada di dalam kimia fisik untuk ekspansi Hess dalam siklus Hess.

Dimana jenis Hukum ini berfungsi untuk memprediksi suatu perubahan entalpi yang terjadi dari hukum kekekalan energi (yang lalu dinyatakan sebagai fungsi kondisi ΔH).

Selain itu, Hukum ini biasa dipakai guna menentukan jumlah entalpi secara menyeluruh akan proses reaksi kimia walaupun dengan memakai rute reaksi yang berbeda.

Lalu Entalpi adalah fungsi kondisi, dimana perubahan entalpi dari suatu reaksi kimia ialah sama. Walaupun pada sejumlah langkah yang dipakai untuk memperoleh produk berbeda.

Selain itu, hukum ini adalah suatu hukum yang mempunyai keterkaitan kimia fisika yang diusulkan sudah sejak tahun 1840 oleh salah seorang yang bernama Germain Hess. yaitu seorang kimiawan yang berasal dari Rusia kelahiran Swiss.

Lalu perubahan entalpi yang terjadi pada suatu reaksi dapat dihitung meskipun tidak bisa di ukur secara langsung. Jika pada suatu persamaan reaksi di kalikan atau di bagi dengan suatu angka.

Maka kemudian pada perubahan entalpi juga musti di kali atau harus di bagi juga. Demikian juga jika persamaan di balikan maka perubahan entalpi juga di balik.

Baca Juga : Hukum Boyle

Bunyi Hukum Hess

Nah adapun di bawah ini merupakan bunyi hukum hes:

Jumlah panas yang diperlukan atau keluarkan pada suatu reaksi kimia tidak sama sekali bergantung pada jalannya reaksi tetapi ditentukan oleh kondisi awal dan akhir.

Kegunaan Hukum Hess

Fungsi hukum Hes adalah untuk memprediksi adanya suatu perubahan entalpi dari hukum kekekalan energi dimana hal ini dinyatakan sebagai fungsi kondisi ΔH.

Lalu Hukum Hes juga dapat dimanfaatkan untuk menghitung jumlah entalpi secara menyeluruh atas proses reaksi kimia walaupun memakai rute reaksi yang berbeda.

Penerapan Hukum Hess

Di bawah ini ini ada beberapa keterangan mengenai penerapan hukum hes, yang diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Langkah yang bisa kita ambil yakni dengan cara mengkombinasikan sejumlah reaksi yang jika sudah diketahui entalpinya untuk mendapatkan entalpi reaksi yang akan kita cari.
  • Adanya Kebalikan dari pada suatu reaksi menimbulkan terjadinya perubahan tanda entalpi, maknanya jika suatu reaksi berjalan dengan secara eksoterm maka pada kebalikan reaksi itu adalah endoterm dengan memakai tanda entalpi yang saling berlawanan.
  • Jika suatu reaksi dikalikan oleh suatu bilangan maka entalpi reaksi itupun pula musti dikalikan dengan bilangan yang sama.

Rumus Hukum Hes

Rumus Hukum Hes

(ΔH +ΔH = ΔH3 +ΔH)

Jika kita perhatikan pada gambar di atas, dimana mereaksikan A dengan D dapat dengan cara menempuh jalur B dan C. Maka dengan cara merubah entalpi yang sama 

Jika perubahan kimia tersebut berlangsung pada sejumlah jalur yang berbeda. Maka perubahan entalpi dari semuanya juga akan sama. Sehingga ΔH untuk reaksi tunggal dapat di rumuskan sebagai berikut:

ΔH reaksi= ∑ ΔH f (produk) ∑ ΔH f (reaktan)

Contoh Soal Hukum Hes

Contoh Soal Hukum Hes

Hitunglah dan tentukanlah berapakah jumlah kalor yang dikeluarkan pada ketika terjadi suatu pembakaran 1 mol Hindrokarbon C²H² (mr=26). Apabila telah diketahui bahwa entalpi jumlah pembentukan H ² O(g)=-285Kj/mol, Lalu CO² (g) mol/Kj dan kemudian C²H²(g)=+227mol/Kj

Pembahasan :

Langkah awal adalah membentuk sebuah persamaan reaksi untuk pembakaran C²H² .

Dalam istilah pembakaran ini disini bermaknakan suatu senyawa yang direaksikan dengan sebuah oksigen(O²).

Baca Juga : Konfigurasi Elektron

Lalu dari rekasi hidrokarbon biasanya bisa selalu memperoleh hasil adalah karbondioksida dan juga uap air.

Jika sudah disetarakan maka kemudian akan memperoleh sebuah hasil persamaan reaksi, adalah sebagai berikut.

C²H²+5/2O²(g)→2CO²(g)+H²O

  • ΔHreaksi=ΔH hasil-ΔH pereaksi
  • ΔHreaksi=2ΔHfCO²+ΔHf H²O-ΔHfC²H²-5/2ΔHf O²
  • ΔHreaksi=2(-393)+(-285)-227-5/2(0)
  • ΔHreaksi=-1298kj/mol

Tetapi harus di ingat bahwa ΔH adalah suatu unsur yang bernilai 0 maka ΔH f O ² = 0

Demikian pembahasan mengenai hukum hess mulai dari pengertian, rumus dan contoh soal. Semoga dapat menambah wawasan serta informasi anda.

Terima Kasih

Rizki
Rizki Seorang remaja yang suka menulis tentang hal apapun. Suka olahraga berenang sejak SD dan suka dengan anime "Naruto Shippuden" karena penuh motivasi hidup dan kata kata keren.

Hukum Lenz

Rizki Rizki
2 min read

Gaya Lorentz

Rizki Rizki
2 min read

Energi Potensial

Rizki Rizki
2 min read
close