Rizki Seorang remaja yang suka menulis tentang hal apapun. Suka olahraga berenang sejak SD dan suka dengan anime "Naruto Shippuden" karena penuh motivasi hidup dan kata kata keren.

Hukum Boyle

2 min read

Hukum Boyle

Pengertian Hukum Boyle Adalah – Pada pembahasan kali ini mengenai materi tentang makalah Hukum Boyle.

Maka untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini maka, maka simak ulasan selengkapnya berikut ini yang ada dibawah ini.

Pengertian Hukum Boyle

Hukum boyle adalah sebuah hukum fisika yang menerangkan tentang bagaimana adanya suatu hubungan antara tekanan dengan volume pada suatu gas.

Dimana pada awal mulanya hukum pertama kali ditemukan oleh salah seorang yang bernama Robet Boyle sekitar pada tahun (1627 sampai 1691).

Pada ketika itu Robert melakukan suatu penelitian untuk mencari tahu mengenai hubungan antara tekanan dengan volume gas pada suhu yang konstan.

Lalu dari hasil penelitiannya tersebut, Robet Boyle memperoleh jawaban atas penelitiannya yang mana bahwa hasil kali tekanan dan volume gas yang berada didalam ruangan tertutup ia akan tetap atau konstan.

Dengan adanya pernyataan yangs sesuai dengan hasil penenmuannya maka humuk Robert Boyle ini disebut dengan Hukum Boyle, yang mempunyai bunyi:

“Pada suhu tetap, Adanya tekanan gas yang terjadi didalam suatu ruang tertutup akan berbanding terbalik dengan volumenya”

Baca Juga : Tekanan Gas

Rumus Hukum Boyle

Berdasarkan pernyataan tersebut diungkapkan mengenai hasil dari hukum boyle tersebut. Memiliki makna adalah mengenai hasil dari kali tekanan dan volume gas yang berlangsung didalam suatu ruangan.

Dan yang seluruh bagiannya tidak mempunyai celah/ditutup rapat merupakan konstan (tetap) namun syaratnya suhu gas harus dalam keadaan tetap.

Berdasarkan Pernyataan diatas jadi jika dituliskan ke dalam rumus, yaitu:

P.V = C

Dimana mana C adalah suatu bilangan bersifat tetap (konstanta). Jika tekanan diubah maka volume pada gas tersebut akan berubah juga.

Jadi rumus diatas bisa ditulis seperti berikut:

P1 . V1 = P2 . V2

Keterangan :
P1 = Adalah suatu tekanan gas mula-mula (atm.cm Hg, N/m2, Pa)
P2 = Adalah suatu tekanan gas akhir (atm, cm Hg, N/m2, Pa)
V1 = Adalah suatu volum gas mula-mula (m3, cm3)
V2 = Adalah volum gas akhir (m3, cm3)

Tetapi perlu kalian ketahui bahwa Hukum boylee hanya bisa berlaku dalam keadaan:

  • Suhu gas dalam kondisi tetap atau konstan
  • Gas harus ada didalam sebuah ruangan yang tertutup
  • Tidak mengandung suatu reaksi kimia
  • Tidak terjadinya suatu perubahan wujud gas

Grafik Hukum Boyle

Jika digambarkan ke dalam sebuah grafik, maka hukum ini akan membentuk menjadi sebuah kurva isoternal. Di bawah berupa Grafik Kurva isoternal.

Hukum Boyle

Penerapan Hukum Boyle

Hukum Boyle

Lalu menyinggung mengenai penerapan hukum boylle ada pada prinsip kerja pompa. Dimana pompa adalah sebuah alat yang umumnya digunakan untuk memindahkan gas/zat cair.

Berdasarkan prinsip kerja ini, maka pompa bisa dikelompokkan atas dua yakni pompa hisap dan pompa tekan. Ketika penghisap ditarik, maka volume udara yang ada di dalam pompa tersebut akan semakin meningkat/membesar.

Dan udara tidak dapat masuk ke dalam ban karena harus masuk melalui katup (ventil) dari karet. Jika pengisap ditekan maka volume udara didalam sebuah pompa akan menjadi mengecil dan udara dapat masuk ke dalam ban dengan melalui ventil.

Karena tekanannya akan membesar. Lalu Alat sejenis yang menggunakn prinsip hukum boyle adalah seperti misalnya alat suntik, pipet, pompa tekan dan pompa hisap.

Baca Juga : Rumus Frekuensi

Contoh Soal

Berikut adapun contoh soal dari hukum boyle yang diantaranya adalah sebagai berikut:

Contoh Soal 1

Di dalam suatu ruangan yang tertutup dimana di dalamnya ada unsur gas dengan volume 200 ml. Lalu jika tekanan ruangan tersebut ialah 60cmHg, maka berpakah tekanan gas yang berada pada ruangan apabila volumenya 150 ml?

Pembahasan:

Diketahui:

V1 = 200 ml
P1 = 60 cmHg
V2 = 150 ml

Jika Ditanya: P2…?

Jawaban:

Jadi tekanan gas yang ada pada ruangan apabila volumenya 150 ml menurut hukum boyle yaitu sebesar 80 cmHg.

Contoh Soal 2

Pada sebuah ruang yang seluruhnya tertutup dengan mempunyai volume 0,2 m3. lalu berisi gas dengan tekanan sebesar 60.000 Pa. Maka hitunglah berapa jumlah volume gas apabila pada tekanan ditingkatkan menjadi 80.000 Pa?

Pembahasan:

Diketahui:

P1 = 60.000 Pa
V1 = 0.2 m3
P2 = 80.000 Pa

Ditanya: V2…?

Jawaban:

P1 V1 = P2 V2
V2 = (P1 V1) : P2
V2 = (60.000 x 0,2) : 80.000
V2 = 1,2/8
V2 = 0,15 m3

Maka, volume pada gas tersebut akan menjadi 0,15 M3

Demikian pembahasan mengenai Hukum Boyle, semoga dapat bermanfaat untuk anda semua.

Terima Kasih

Rizki
Rizki Seorang remaja yang suka menulis tentang hal apapun. Suka olahraga berenang sejak SD dan suka dengan anime "Naruto Shippuden" karena penuh motivasi hidup dan kata kata keren.

Hukum Lenz

Rizki Rizki
2 min read

Gaya Lorentz

Rizki Rizki
2 min read

Energi Potensial

Rizki Rizki
2 min read
close