Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Cara Mengatasi HP Suka Restart Sendiri

4 min read

HP Suka Restart Sendiri

HP Suka Restart Sendiri – Apakah Anda pernah mengalami hal seperti ini? Tenang, bukan cuma Anda yang mengalaminya. Banyak pengguna Android lain yang mengalami hal serupa.

Masalah ini memang terasa cukup mengganggu. Apalagi ketika sedang mencatat sesutu yang penting. Bisa hilang itu catatan.

Maka dari itu hal tersebut ingin kami bahas di sini. Namun, sebelum lanjut ke cara mengatasinya, kita kenali dulu apa saja penyebabnya.

Baca Juga : HP Ngecas Sendiri

Penyebab HP Restart Sendiri Berulang Ulang

Sistem BugBug di sini maksudnya ada kerusakan. Misalnya, efek dari gagal update, atau karena menginstal aplikasi tertentu.

Sistem Crash: Mirip dengan bug, tetapi crash di sini bisa disebabkan oleh hal yang tidak diketahui.

RAM Penuh: RAM adalah memori yang digunakan HP untuk menampung memori sementara dari aplikasi yang sedang dijalankan. Jika penuh, maka akan menyebabkan kinerja sistem terganggu, maka HP restart sendiri.

Memori Internal Terlalu Penuh: Internal penuh, akan menyebabkan sistem jadi melambat, dan terkadang juga mengakibatkan adanya crash.

HP Terlalu Panas: Ketika dipakai, tentunya HP akan mengeluarkan suhu panas. Sebetulnya toleransi suhu panas HP tersebut juga memiliki limitnya, yang mana jika terlewati, akan membuat HP terpaksa restart sendiri.

Jadi secara garis besar, hanya itu saja sih penyebabnya.

Cara Mengatasi HP Restart Terus Menerus

Untuk cara mengatasinya, kita tinggal fokus saja ke penyebab tersebut.

Berikut akan kami rangkum cara yang bisa Anda lakukan, dari A sampai Z, termasuk untuk kemungkinan adanya penyebab lain juga.

Tips ini bisa diterapkan di semua merk HP. Mulai dari Xiaomi, Samsung, OPPO, VIVO, ASUS, Lenovo, Huawei, Sony, Meizu, dan lainnya.

1. Matikan HP Sejenak

HP

Jadi setiap HP mempunyai limitasi akan suhu komponen.

Ketika HP terlalu panas, dan melewati limit suhu tersebut, maka sistem akan otomatis melakukan restart, dengan tujuan agar komponen di dalamnya tidak rusak karena overheat.

Ada cara sederhana untuk mengatasi hal ini, yakni dengan cara mematikan HP sejenak, agar suhu pada komponen HP-nya bisa normal lagi.

Lebih bagus lagi, jika sewaktu didinginkan, baterai, kartu SIM, dan kartu memori, dilepas semua terlebih dahulu.

2. Mengaktifkan Aplikasi Sistem yang Ter-disable

APK

Di Android, aplikasi itu dapat dibagi menjadi 2 golongan, adlaah aplikasi yang kita instal sendiri dari Playstore, dan aplikasi sistem.

Jadi, yang sedang kita bicarakan di sini yaitu aplikasi sistem, yang kadang suka tidak sengaja ter-disable, dan menyebabkan sistem jadi malfungsi.

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa mengeceknya kembali lewat pengaturan HP. Caranya:

  • Silakan buka Settings.
  • Pilih menu Aplikasi.
  • Klik tombol titik tiga yang ada di sana.
  • Pilih Tampilkan Aplikasi Sistem.
  • Cari aplikasi sistem yang ter-disable.
  • Terakhir, silakan aktifkan kembali.

Nah, seperti itu saja.

3. Update Sistem HP

Update Sistem HP

Vendor HP itu, setiap beberapa waktu sekali (biasanya 1 bulan), biasanya akan merilis update perbaikan bug dan keamanan sistem.

Jadi hal ini juga bisa Anda lakukan, jika memang dari awal beli HP sudah sering mengalami restart sendiri.

Caranya? Cukup mudah dilakukan :

  • Silakan pergi ke Settings.
  • Masuk ke menu About.
  • Masuk lagi ke System Updates.
  • Lalu cek apakah tersedia update di sana?

Siapkan kuota yang banyak, dan pastikan koneksi internet lancar. Karena untuk beberapa tipe HP, jika gagal update, bisa menyebabkan masalah lain lagi.

4. Reset HP Anda

Reset HP Anda

Baik sistem yang tidak stabil, atau sistem yang sering crash, kondisi ini tidak susah diatasi.

Sebab itulah lebih menyarankan untuk me-reset HP-nya saja sekalian, dengan tujuan agar data sistem bisa dikembalikan, seperti waktu baru beli.

Gimana cara reset-nya? Jadi, tiap HP mungkin beda-beda. Namun Anda bisa coba mengeceknya di:

Settings > Backup and Reset > Factory Reset.

5. Wipe Dalvik Cache dan Cache Partition

Cache Partition

Cache adalah sebuah file sistem yang terus menerus muncul, seiring pemakaian HP.

Fungsi cache, yaitu untuk menyimpan konfigurasi, atau mudahnya untuk “mengingat” hal-hal yang ada pada sistem, agar dapat diakses lebih cepat.

Namun, meski bisa mempercepat kinerja, file cache kadang bisa menyimpan eror yang berkelanjutan.

Contoh efek yang kadang dialami, yaitu membuat HP jadi suka restart sendiri.

Tenang saja, tidak seperti yang dibayangkan, menghapus cache pada sistem tidaklah sulit.

Berikut caranya:

  • Matikan HP Anda.
  • Nyalakan kembali dengan cara tekan tombol Power + Volume Up + Volume Down.

Jadi seperti itulah.

6. Ganti Baterai

Ganti Baterai

Jika HP Anda sudah lama digunakan (berumur), maka Anda harus mempertimbangkan untuk mengganti baterai HP baru.

Karena, semakin lama penggunaan HP, kinerja baterai tersebut pun akan terus menurun.

Selain bisa membuat HP jadi suka restart terus, juga bisa membuat HP jadi mati sendiri, bahkan matot (mati total, tidak bisa nyala sama sekali).

Jadi, sebelum membeli baterai yang baru, silakan catat dua hal berikut ini:

  • Beli Baterai Original: Baterai original, mempunyai tegangan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan komponen, maka dipastikan aman. Ini sangat saya sarankan, karena memakai baterai non-ori, beresiko menimbulkan kerusakan pada HP.
  • Coba Kalibrasi Baterai: Setelah beli baterai, lakukan juga kalibrasi. Fungsinya agar status baterai nggak eror. Misalnya, di status tercatay 80%, padahal aslinya cuma 40%.

Jadi, untuk mengkalibrasi baterai, Anda bisa menggunakan aplikasi-aplikasi yang tersedia di Playstore. Search saja, “Battery Calibration“.

7. Cek Aplikasi Terakhir yang Anda Instal Belakangan Ini

Aplikasi

Jika HP Anda baru mengalami masalah restart belakangan ini saja, bisa jadi ada aplikasi tertentu yang menjadi pemicunya.

Memang ada beberapa aplikasi yang bisa berpengaruh terhadap hal ini. Terutama yang berhubungan dengan sistem, seperti aplikasi cleaner, dll.

Anda bisa mengatasi ini dengan cara berikut:

  • Pergi ke Settings.
  • Pilih Aplikasi.
  • Cari aplikasi yang baru diinstal belakangan ini, lalu hapus.

Tambahan : kurangi juga jumlah aplikasi yang terinstal di HP. Sebab bisa memenuhi memori, baik RAM maupun memori internal.

8. Bersihkan Memori Internal

Memori Internal

Bawaannya, jadi semua file yang ada di HP itu akan tersimpan di memori internal.

Jadi, yang harus diperhatikan, jika memori internal terlalu penuh, maka hal ini bisa menyebabkan sistem jadi tidak stabil, crash, dan alhasil jadi suka restart sendiri.

Dan di sarankan juga untuk membersihkan internalnya, dan ternyata berhasil. HP-nya pun jadi normal lagi.

9. Membersihkan RAM Pada HP

RAM Pada HP

Kapasitas RAM Android berbeda. Ada yang hanya 512MB, ada yang 1GB, ada juga yang 2GB, dan seterusnya.

Disini sebenarnya kita bukan membahas berapa kapasitas RAM HP yang Anda punya, namun seberapa banyak kapasitas tersisa dari RAM HP Anda?

Bukan tanpa alasan, soalnya ini memang cukup berpengaruh. Sebab bisa membuat HP jadi sering panas, hingga akhirnya sistem menjadi crash.

Cara membersihkannya gimana? Cukup mudah. Gunakan saja aplikasi cleaner, atau lakukan force stop aplikasi.

Untuk force stop aplikasi, bisa ikuti langkah berikut:

  • Silakan temukan di Settings.
  • Masuk ke Aplikasi.
  • Masuk lagi ke Aplikasi Berjalan.
  • Pilih aplikasi yang diinginkan, lalu klik Force Stop.

Baca Juga : Cara Kalibrasi Baterai HP Android

10. Unroot HP Anda

Unroot HP

Banyak manfaat yang bisa didapat dengan melakukan rooting Android. Contoh kinerja yang meningkat, dan HP yang jauh lebih customable.

Perlu diingat, melakukannya tidak bisa sembarangan. Sebab jika salah, bukannya malah tambah bagus kinerjanya, HP justru bisa rusak sistemnya.

Akibatnya, bisa membuat sistem jadi sering crash, dan membuat HP jadi mati hidup terus.

Solusinya coba hilangkan akses root HP-nya lagi. Disarankan juga untuk melakukan reset, agar sistem jadi fresh lagi.

Baca Juga : Penyebab Baterai HP Cepat Habis

11. Servis HP

Servis HP

Jika belum berhasil mungkin penyebabnya ada pada komponen hardware HP Anda rusak. Karena sudah tua, sering kepanasan (overheat), atau bahkan mungkin defect dari pabriknya langsung.

Untuk masalah ini, tentunya tidak bisa diperbaiki orang awam. Solusinya, silakan pergi ke service center dari merk HP yang Anda gunakan.

Melalui servis tersebut, maka diharapkan komponen yang rusak akan diganti sehingga HP jadi normal kembali.

Kesimpulan

Jadi banyak penyebab kenapa HP suka restart sendiri. Selain cara di atas, mungkin masih ada beberapa hal lain yang terlewat.

Sehingga, Anda harus selalu melakukan trial and error hingga benar-benar menemukan penyebab pastinya.

Apabila HP Anda sudah benar-benar tua, kami tidak menyarankan untuk melakukan servis.

Semoga Bermanfaat.

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

HP Lenovo Kamera Terbaik

Rizki Rizki
3 min read

HP Lenovo Tipis Murah

Rizki Rizki
3 min read

HP Lenovo RAM 4GB

Rizki Rizki
3 min read
close