Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Gerbang Logika Dasar

2 min read

Gerbang-Logika-Dasar

Pada pembahasan ini kita akan mengulas materi mengenai gerbang logika dasar, jadi alangkah baiknya anda baca dengan seksama agar tidak ketinggalan informasi yang sudah kami sediakan disini. Berikut pengertian gerbang logika.

Pengertian Gerbang Logika

Gerbang Logika merupakan dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital untuk berfungsi mengubah satu atau beberapa Input (masukan) menjadi sebuah sinyal Output (Keluaran) yang Logis.

Gerbang Logika dapat beroperasi jika berdasarkan pada sistem bilangan biner adalah bilangan yang hanya mempunyai 2 kode simbol adalah 0 dan 1 dan namun dengan menggunakan Teori Aljabar Boolean.

Gerbang Logika dapat diterapkan dalam Sistem Elektronika Digital yang pada dasarnya menggunakan Komponen-komponen Elektronika. Contohnya seperti Integrated Circuit (IC), Dioda, Transistor, Relay, Optik dan Elemen Mekanikal.

Jenis-jenis Gerbang Logika Dasar

Adapun 7 jenis Gerbang Logika Dasar membentuk Sistem Elektronika Digital, adalah :

  1. Gerbang AND.
  2. Gerbang OR.
  3. Gerbang NOT.
  4. Gerbang NAND.
  5. Gerbang NOR.
  6. Gerbang X-OR (Exclusive OR).
  7. Gerbang X-NOR (Exlusive NOR).

Tabel yang berisikan kombinasi-kombinasi Variabel Input (Masukan) yang dapat menghasilkan Output (Keluaran). Logis disebut dengan “Tabel Kebenaran” atau “Truth Table”.

Baca Juga : Potensiometer

Tabel Lengkap

Input dan Output pada Gerbang Logika mempunyai 2 level. Kedua Level itu pada umumnya dapat dilambangkan :

  • HIGH (tinggi) dan LOW (rendah)
  • TRUE (benar) dan FALSE (salah)
  • ON (Hidup) dan OFF (Mati)
  • 1 dan 0

Sebagai contoh Penerapannya ke dalam Rangkaian Elektronika yang memakai Transistor TTL (Transistor-transistor Logic). Sehingga 0V dalam Rangkaian akan diasumsikan sebagai “LOW” atau “0” Namun 5V akan diasumsikan sebagai “HIGH” atau “1”.

Jenis Gerbang Logika

Berikut jenis-jenis gerbang Logika dasar yang dapat anda ketahui, antara lain :

1. Gerbang AND (AND Gate)

Gerbang AND membutuhkan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk dapat menghasilkan 1 Keluaran (Output). Gerbang AND dapat menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input) yang bernilai Logika 1.

Dan juga akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukan (Input) tersebut bernilai Logika 0. Untuk Simbol yang menandakan Operasi Gerbang Logika AND yaitu tanda titik (“.”) atau juga yang tidak memakai tanda. Contohnya : Z = X.Y atau Z = XY.

Simbol dan Tabel Kebenaran

2. Gerbang OR (OR Gate)

Gerbang OR membutuhkan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk dapat menghasilkan 1 Keluaran (Output). Gerbang OR juga akan menghasilkan Keluaran (Output) 1 jika salah satu dari Masukan (Input) yang bernilai Logika 1.

Namun jika ingin menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0. Simbol yang menandakan Operasi Logika OR yaitu tanda Plus (“+”). Contohnya : Z = X + Y.

Simbol dan Tabel Kebenaran

Gerbang-OR

3. Gerbang NOT (NOT Gate)

Gerbang NOT membutuhkan sebuah Masukan (Input) agar menghasilkan 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT adalah Inverter (Pembalik) karena menghasilkan Keluaran (Output) berlawanan (kebalikan) dengan Masukan atau Inputnya.

Jadi jika kita ingin mendapatkan Keluaran (Output) dengan nilai Logika 0 maka Input atau Masukannya harus bernilai Logika 1. Gerbang NOT biasanya juga dilambangkan dengan simbol minus (“-“) di atas Variabel Inputnya.

Simbol dan Tabel Kebenaran

4. Gerbang NAND (NAND Gate)

Gerbang NAND adalah kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang NAND menghasilkan Keluaran Logika 0 jika semua Masukan (Input) pada Logika 1. Dan dan jika ada sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1.

Simbol dan Tabel Kebenaran

5. Gerbang NOR (NOR Gate)

Gerbang NOR adalah sebuah kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang OR. Gerbang NOR dapat menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1. Namun dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, sehingga semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran

6. Gerbang X-OR (X-OR Gate)

X-OR adalah sebuah gerbang yang memiliki singkatan dari Exclusive OR terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR dapat menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan-masukannya (Input) memiliki nilai Logika berbeda. Namun Jika nilai Logika Inputnya sama, maka akan dapat memberikan hasil Keluaran Logika 0.

Simbol dan Tabel Kebenaran

Baca Juga : Siklus PDCA

7. Gerbang X-NOR (X-NOR Gate)

Gerbang X-NOR adalah gerbang yang terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output). X-NOR yaitu singkatan dari Exclusive NOR dan adalah kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT.

Gerbang X-NOR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 apabila semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang sama.

Dan juga dapat menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang berbeda. Maka hal ini adalah kebalikan dari Gerbang X-OR (Exclusive OR).

Simbol dan Tabel Kebenaran

Demikian mengenai materi gerbang logika dasar semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua terima kasih.

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Fungsi Prosesor

Rizki Rizki
2 min read

Topologi Tree

Rizki Rizki
2 min read

Topologi Ring

Rizki Rizki
2 min read
close