Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Gelombang Stasioner

2 min read

Gelombang Stasioner

Pada pembahasan kali ini mengenai gelombang stasioner, maka kita akan jabarkan secara detail mulai dari pengertian gelombang, pengertian gelombang stasioner, sifat – sifat gelombang stasioner, rumus dan juga contoh soalnya.

Pengertian Gelombang

Gelombang merupakan suatu getaran yang merambat. Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoide linear. Apabila gelombang yang berbeda di semua titik tertentu. Dan di medium dapat dijumlahkan, terbatas apabila terbatas, selain itu disebut tak terbatas.

Pengertian Gelombang Stasioner

Gelombang Stasioner merupakan sebuah gelombang yang mempunyai amplitudo yang berubah – ubah antara nol hingga nilai maksimum tertentu. As = 2A cos 2π(x/λ).

Disebut juga sebagai amplitudo superposisi gelombang pada pemantulan ujung tali bebas. Ap = 2 A cos kx yaitu amplitudo gelombang stasioner.

Jenis – Jenis Gelombang Stasioner

Gelombang Stasioner mempunyai dua jenisnya, adalah sebagai berikut :

1. Gelombang Stasioner Ujung Bebas

Gelombang Stasioner Ujung Bebas adalah suatu superposisi gelombang padas utas tali. Yang dimana salah satu ujungnya di kaitkan dengan sebuah cincin yang juga bisa bergerak bebas. Jadi pada gelombang jenis ini, gelombang pantul tidak mengalami pembalikan fase.

Gelombang Stasioner Ujung Bebas

Sehingga apabila sebuah gelombang tersebut tegak yang terjadi di dalam sebuah tali. Maka akan ada titik simpul di ujung tetap, dan juga titik perut di ujung bebas.

Dan hasil superposisi gelombang datang dan juga gelombang pantul pada ujung bebas yaitu : y = y1 + y2.

Dengan :

y1 = A sin (kx – ωt) dan y2 = -A sin (kx + ωt)

Maka :

y = 2A cos kx sin ωt

Keterangan :

  • y = Simpangan gelombang stasioner (m)
  • x = Jarak suatu titik dari titik pantul (m)
  • k = Bilangan gelombang (m-1)
  • ω = Kecepatan sudut gelombang (rad/s)

2. Gelombang Stasioner Ujung Tetap

Gelombang Stasioner Ujung Tetap adalah superposisi gelombang pada seutas tali. Yang dimana salah satu ujungnya di ikatkan pada tiang maka tidak bisa bergerak bebas. Pada gelombang jenis ini, gelombang pantul mengalami pembalikan fase sebesar ½ .

Gelombang Stasioner Ujung Tetap

Sehingga, apabila sebuah gelombang tegak yang terjadi di dalam sebuah tali. Maka akan terdapat titik simpul di ujung tetap, dan juga titik perut di ujung terikat.

Maka untuk hasil superposisi gelombang datang dan juga gelombang pantul pada ujung bebas yaitu : y = y1 + y2.

Dengan :

y1 = A sin (ωt – kx) dan y2 = -A sin (ωt + kx)

Maka :

y = 2A sin kx cos ωt

Keterangan :

  • y = Simpangan gelombang stasioner (m)
  • x = Jarak suatu titik dari titik pantul (m)
  • k = Bilangan gelombang (m-1)
  • ω = Kecepatan sudut gelombang (rad/s)

Baca Juga : Tekanan Gas

Besaran – Besaran Gelombang

  • Frekuensi (F) : dengan memakai satuan Hz
  • Cepat rambat (v) : dengan satuan m/s
  • Amplitudo (A) : dengan memakai satuan m
  • Simpangan (y) : dengan memakai satuan m
  • Panjang gelombang (I) : dengan memakai satuan m
  • Periode (T) : dengan memakai satuan sekon
  • Jarak tempuh gelombang (X) : dengan memakai satuan m
  • Jenis – jenis gelombang
  • Waktu tempuh gelombang (t) : yaitu dengan memakai satuan sekon

Contoh Soal

Terdapat sebuah Tali yang memiliki panjang 10 meter, dan salah satu ujungnya terikat pada sebuah pohon dan juga ujung yang lainnya digerakkan secara kontinue dengan amplitudo 10 cm dan frekuensi 5 Hz.

Apabila cepat rambat gelombang pada tali itu yaitu 5 m/s. Maka berapa amplitude padatitik P  yang berada pada jarak 2m dari ujung terikat tali tersebut. 

Pembahasan

Diketahui

Panjang tali (l) = 10m

Ujung terikat

A = 10 cm

f = 5Hz

v = 5 m/s

Penyelesaian

v = λf

5 = λ 5

λ = 1m

Ap = 2A sin kx

Ap = 2 A sin 2 pi x/ λ

Ap = 2 10 sin 2 pi 2 / λ

Ap = 2 10 0

Ap = 0 m

Maka amplitude pada jarak 2 m di titik P yaitu 0 m. Keadaan itu berarti amplitude pada keadaan simpul gelombang yang akan menjadikan nilai amplitude di titik P bernilai 0.

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Dimensi Momentum

Alfian Alfian
2 min read

Jembatan Wheatstone

Alfian Alfian
1 min read

Besaran Vektor

Alfian Alfian
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *