Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Fungsi Mitokondria

2 min read

Fungsi Mitokondria

Pada pembahasan kali ini mengenai fungsi dari mitokondria, jadi kita akan mengulas materinya mulai dari pengertiannya, Strukturnya, Fungsinya, Manfaatnya bagi tubuh makhluk hidup.

Hal lain yang terkait dengan pembahasan kita. Berikut yaitu ulasan tentang Mitokondria.

Pengertian Mitokondria

Mitokondria adalah suatu Organel Sel Tunggal yang berfungsi sebagai tempat terjadinya fungsi respirasi pada manusia, hewan dan tumbuhan. Contohnya saja, ketika proses Metabolisme Homeostasis Kalsium, Asam Lemak, Transduksi Jaringan Selular, Biosintesis Pirimidina & Pengolahan Protein untuk dijadikan sebuah energi.

Organel Sel Mitokondria juga diketahui berperan pada kematian suatu sel tertentu di dalam jaringan tubuh.

Contohnya ketika didalam jaringan tubuh ada suatu proses sel yang abnormal atau berpenyakit. Maka mitokondria akan menyeleksi organisme sel abnormal agar tidak berkembang di dalam jaringan tubuh.

Maka dengan adanya mitokondria dalam tubuh makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan. Maka fungsi yang ada pada organ vital di dalam tubuh makhluk hidup dapat berfungsi dengan baik.

Fungsi Fungsi Mitokondria

Fungsi Mitokondria

Fungsi Mitokondria yang utama yaitu Sebagai Respirasi Sel.

Respirasi Sel merupakan suatu proses kimiawi yang berfungsi untuk melepaskan energi yang tersimpan berada di dalam Glukosa. Energi yang digunakan dalam pemecahan glukosa tersebut, disediakan oleh molekul -molekul ATP.

Dan molekul – molekul ATP ini dihasilkan oleh organel itu sendiri. Jadi seluruh proses respirasi Aerob Sel terdiri dari 3 langkah sebagai berikut :

1. Glikolisis

Glikolisis sendiri memiliki arti “pemecahan glukosa“, glikolisis adalah tahap pertama dari respirasi sel.

Glukosa mempunyai 6 Atom Karbon. Enzim-enzim yang ada pada Sitosol berfungsi Mengoksidasi Molekul Glukosa menjadi 2 molekul, yang masing-masing mempunyai 3 atom karbon.

Glikolisis dapat menghasilkan 2 molekul ATP, 2 molekul Asam Piruvat dan 2 molekul NADH (Nikotinamida Adenina Dinukleotida).

2. Siklus Krebs (Siklus Asam Sitrat)

Sebelum siklus krebs berfungsi maka dilakukanlah Dekarboksilasi Oksidatif. Molekul-molekul asam piruvat yang dihasilkan pada glikolisis akan diubah menjadi Koenzim-A asetil, yang akan digunakan dalam siklus krebs.

Siklus krebs tersebut lalu akan mengoksidasi asetil-KoA menjadi karbon dioksida. Dan dari proses ini juga menghasilkan 3 molekul NADH & 1 molekul FADH₂.

3. Rantai Transpor Elektron

Rantai Transpor Elektron terdiri dari serangkaian yang membawa elektron hasil dari membran mitokondria dari siklus krebs (NADH & FADH₂).

Molekul-molekul ATP dihasilkan dari reaksi redoks NADH dan FADH₂. Sel Eukariotik menghasilkan sekitar 36 ATP sesudah melakukan respirasi sel.

Fungsi-fungsi lain dari Mitrokondria :

  • Pensinyalan sel untuk neuron-neuron.
  • Mengelola apoptosis.
  • Mengendalikan siklus sel.
  • Mengawasi diferensiasi, pertumbuhan, & perkembangan sel.

Baca Juga : Daur Biogeokimia

Struktur Mitokondria

Mitokondria memiliki sebuah struktur-struktur yang terbagi menjadi 5 bagian.

  • Membran bagian Luar
  • Membran bagian Dalam
  • Krista
  • Ruang antar Membran
  • Matriks

1. Membran Bagian Luar 

Membran bagian luar ini, tersusun dari Fosfolipid Bilayer bersifat Semi Permeable dan mengandung Protein Porin.

Pada lapisan ini dapat dilewati (Permeable) dengan Ion-ion, ATP (Adenosina Trifosfat), ADP (Adenosina Difosfat), dan Molekul-molekul Nutrisi.

Fungsi Membran Bagian Luar : Pada bagian membran luar ini mengandung Enzim-enzim yang berfungsi dalam membantu proses biosintesis pada jaringan tubuh makhluk hidup.

2. Membran Bagian Dalam

Membran bagian dalam ini, adalah Membran Kompleks tetapi Permeable dan terbentuk dari molekul-molekul kompleks Transpor Elektron, kompleks ATP Sintase, dan Transport Protein.

Fungsi Membran Bagian Dalam : Berfungsi dalam membantu pembuatan energi pada jaringan tubuh makhluk hidup.

3. Krista

Krista merupakan suatu lipatan yang berada pada membran dalam mitokondria.

Fungsi Krista : Krista berfungsi dalam membantu perluasan struktur membran yang berada didalam sel. Ketika molekul-molekul DNA mitokondria berkembang lebih banyak.

4. Ruang Antar Membran

Ruang Antar Membran merupakan ruang yang ada diantara membran luar dan membran dalam. Ruang antar membran bertanggung jawab atas fosforilasi oksidatif.

Fungsi Ruang Antar Membran : Fungsi Ruang Antar Membran sebagai tempat berlangsungnya suatu reaksi-reaksi yang penting untuk sebuah sel.

5. Matriks

Matriks berisi molekul-molekul DNA (bertanggung jawab atas respirasi sel). enzim-enzim (bertanggung jawab atas siklus reaksi asam sitrat), gas-gas terlarut (seperti oksigen dan karbon dioksida), dan air.

Fungsi Matriks : Untuk menyimpan bagian-bagian yang penting seperti materi genetik (DNA), ribosom dan ion-ion penting lainnya.

Manfaat Mitrokondria Dalam Tubuh Makhluk Hidup

Fungsi Mitokondria

Fungsi Mitokondria memiliki peranan penting didalam tubuh makhluk hidup, sebagai berikut adalah :

  • Menghasilkan energi sel untuk digunakan dalam sistem metabolisme tubuh.
  • Metabolisme karbohidrat yang terjadi didalam mitokondria akan dioksidasi oleh air dan karbondioksida dan juga oksigen.
  • Energi yang dihasilkan mitkondria berupa 30 molekul, dibuat untuk setiap molekul glukosa.
  • Didalam setiap glikosis dapat menghasilkan 2 molekul.
  • Mitokondria berfungsi untuk mengelola aktivitas metabolisme sel.
  • Mitokondrian berguna untuk memecah makanan yang akan menghasilkan energi. Seperti karbohidrat, lemak, protein.
  • Mitokondria berguna menerima hasil enzim yang sudah diproses secara lanjut lalu diproses lagi menjadi molekul bermuatan tertentu. Molekul ini mencampurkan oksigen agar dapat didistribusikan ke pembuluh darah dengan baik.
  • Berguna untuk menjaga konsentrasi ion kalsium, untuk kepadatan tulang dan segala jenis pada bagian sel.
  • Mitokondria dapat menolong sel yang sudah mampu mencapai fungsi ini dan menyediakan tangki untuk menyimpan ion kalsium.
  • Mitokondria berguna dalam proses mematikan sel sel tertentu yang sudah diprogram oleh tubuh secara alamiah. Misalnya sel abnormal atau sel berpenyakit, sel beracun, akan dimatikan dalam jumlah banyak. Maka ketika proses metabolisme berlangsung sel abnormal itu tidak akan berkembang lagi.
  • Untuk membantu fungsi organ tubuh agar berjalan dengan optimal. Karena ketika mitokondria tidak mampu bekerja atau mengalami abnormal dan kematian sel bisa mempengaruhi kinerja organ tubuh.

Demikian pembahasan mengenai Mitokondria beserta Pengertian, Struktur dan Fungsi Mitokondria, Manfaatnya dalam tubuh makhluk hidup. semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Fungsi Xilem

Alfian Alfian
2 min read

Replikasi Virus

Alfian Alfian
4 min read

Fungsi Tulang Pengumpil

Alfian Alfian
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *