Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Elektrolisis

2 min read

Elektrolisis

Elektrolisis – Pembahasan Materi kali ini tentang elektrolisis mulai dari pengertian, macam, fungsi, reaksi, susunan, dan contohnya. Jadi dipertemuan sebelumnya kita sudah membahas Reaksi Redoks. Maka kita langsung saja simak pembahasan berikut dibawah ini.

Pengertian Elektrolisis

Elektrolisis adalah penguraian elektrolit pada arus listrik. Apabila arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit Maka akan terjadi Reaksi kimia perubahan yang mana energi listrik (arus listrik) akan menjadi energi kimia (reaksi redoks). Tiga ciri utama, yaitu:

  • Ada larutan elektrolit yang mengandung ion bebas. Dimana pada Iontersebut dapat memberikan ataupun menerima elektron maka elektron bisa mengalir melalui larutan.
  • Menerima arus listrik yang bersumber dari luar, contohnya seperti baterai yang mengalirkan arus listrik searah (DC).
  • Ada 2 elektroda dalam sel elektrolisis.

Katoda adalah Elektroda yang dimana ia menerima elektron yang diperoleh dari sumber arus listrik luar. Namun elektoda yang mengalirkan elektron kembali ke sumber arus listrik luar disebut Anoda. Katoda yaitu sebuah tempat terjadinya reaksi reduksi yang elektrodanya negatif (-) dan Anoda yaitu tempat terjadinya reaksi oksidasi yang elektrodanya positif (+).

Macam-Macam Elektrolisis

Elektrolisis

Berikut merupakan jenis elektrolisis :

1. Elektrolisis Lelehan (leburan)

Dimana reaksi ini adalah lelehan garam NaCl dengan menghasilkan endapan logam natrium di katoda dan gelembung gas Cldi anoda .

2. Elektrolisis Larutan

Jadi dalam reaksi ini juga larutan NaCl telah menghasilkan gelembung gas Hdan ion OH­‑ (basa) di katoda serta gelembung gas Cldi anoda.

Fungsi Sel Elektrolisis

Adapun juga beberapa fungsi sel elektrolis yang perlu anda ketahui.

1. Pembuatan Gas di Laboratorium

Sel elektrolisis banyak digunakan dalam industri pembuatan gas contohnya pembuatan gas oksigen, gas hidrogen, atau gas klorin. Untuk memperoleh gas oksigen dan hidrogen.

Anda bisa memakai larutan elektrolit dari kation golongan I A, (K+, Na+), golongan II A, (Ca2+, Mg2+), Al3+, Mn2+ dan anion yang mengandung oksigen (SO42-, CO32-, NO3, PO43-, ClO4) dengan elektrode Pt atau karbon.

Selanjutnya elektrolisis itu bisa menghasilkan gas, contohnya elektrolisis larutan Na2SO4 memakai elektrode karbon.

2. Proses penyepuhan

Sehingga dalam Proses penyepuhan suatu logam emas, perak, atau nikel, Dengan hal itu bertujuan agar menutupi logam yang penampilannya kurang baik atau menutupi logam yang mudah berkarat.

Logam-logam ini dilapiasi dengan logam lain yang penampilan dan daya tahannya lebih baik agar tidak berkarat. Contohnya pada mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja biasnaya dilapisi kromium agar terhindar dari korosi.

Susunan Elektrolisis

Jadi Secara umum, sel elektrolisis tersusun dari:

  • Baterai disuplay oleh sumber listrik arus searah (dc)
  • Anode, adalah elektrode tempat terjadinya reaksi oksidasi.
  • Katode, adalah elektrode tempat terjadinya reaksi reduksi.
  • Elektrolit adalah zat yang dapat menghantarkan listrik.

Reaksi Elektrolisis

Adapun faktor yang bisa menentukan reaksi elektrolisis larutan elektrolit sebagai berikut.

Sesi-Sesi yang Berada Pada Larutan Elektrolit

  • Sesi yang telah tereduksi adalah sesi dengan potensial reduksi lebih positif.
  • Sesi yang telah teroksidasi adalah suatu sesi dengan potensial reduksi lebih negatif (potensial oksidasi lebih positif).

Sifat bahan Elektrode, Inert Atau Aktif

  • Elektrode inert adalah suatu elektrode yang tidak terlibat dalam reaksi redoks elektrolisis. Misalnya: platina (Pt), emas (Au), Grafit (C)
  • Elektrode aktif yaitu elektrode yang bisa terlibat dalam reaksi redoks elektrolisis. Misalnya: tembaga (Cu), krom (Cr), & nikel (Ni).

Baca Juga : Asam Basa

Contoh Soal Elektrolisis

Adapun Gambar dan tuliskan reaksi elektrolisis pada katoda dan juga anoda dari :

  1. Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektroda karbon (C).
  2. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektroda tembaga (Cu).
  3. Elektrolisis lelehan NaCl dengan elektroda Platina (Pt).

1. Elektrolisis larutan CaCl2 dengan elektroda karbon (C).

Contoh Soal Elektrolisis 1

CaCl2 (aq) →Ca2+ (aq) + 2Cl (aq)

Katoda-Reduksi : 2H2O + 2e→ H2 (g) + 2OH, karena ion positif dari larutan gol. II A.

Anoda-Oksidasi :  2Cl (aq) →Cl2 (g) + 2e, karena elektroda C inert, ion Clteroksidasi.

2. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektroda tembaga (Cu).

Contoh Soal Elektrolisis 2

CuSO4 (aq) →Cu2+ (aq) + SO42- (aq)

Katoda-Reduksi : Cu2+ (aq) + 2e →Cu (s), karena ion positif dari larutan selain gol. I A, II A.

Anoda-Oksidasi : Cu (s) →Cu2+ (aq) + 2e, karena elekroda tidak inert, maka Cu teroksidasi.  

3. Elektrolisis lelehan NaCl dengan elektroda Platina (Pt).

Contoh Soal Elektrolisis 3

NaCl (l) →Na+ (l) + Cl (l)

Katoda-Reduksi : Na+ (l) + e →Na (s), karena ion positif dari lelehan gol. I A tereduksi.

Anoda-Oksidasi : 2Cl (aq) →Cl2 (g) + 2e, karena elektroda Pt inert, ion Clteroksidasi.

Demikian pembahasan mengenai Elektrolisis yang dibahas secara lengkap dan detail semoga dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Rumus Asam Sitrat

Alfian Alfian
2 min read

Kristalisasi

Alfian Alfian
2 min read

Sel Volta

Alfian Alfian
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *