Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Crustacea Adalah

3 min read

Crustacea

Crustacea Adalah – Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas materi mengenai makalah crustacea, Klasifikasi crustacea, Manfaat crustacea dan Struktur tubuh crustacea.

Maka untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini maka, mari kita simak ulasan selengkapnya yang berada di bawah ini.

Pengertian Crustacea

Crustacea

Crustasea atau disebut Udang adalah sekelompok yang paling banyak dari jenid artropoda. dimana spesis ini mempunyai jumlah mencapai lebih dari 52.000 spesies yang terdeskripsikan.

Lalu umumnya kelompok ini sering dianggap sebagai sebagai salah satu subfilum. Dimana pada sekumpulan hewan jenis ini masih digolongkan kedalam salah satu daftar hewan yang populer seperti kepeting, lobster, udang dan teritip.

Dimana hampir Mayoritas dari pada habitatnya adalah hewan air, baik air tawar dan laut. Meskipun sejumlah kelompok lainnya sudah melakukan adaptasi terhadap sejumlah kehidupan yang ada di bumi.

Baca Juga : Fauna Australis

Contohnya seperti kepiting darat. Selain itu hampir dari sebagian banyak kelompoknya bisa bebas melakukan pergerakan, meskipun sejumlah takson parasit dan hidup dari inangnya.

Pada jenis hewan Crustacea ini habitatnya di air tawar dan laut, dan hanya sedikit yang mampu hidup di darat. Lalu pada awalnya istilah kata Crustacea di dapat dari bahasa latin yang mana kata “crustaceus (jenis animalia)” yang mempunyai arti “hewan yang bercangkang.”

Hal ini mengacu terhadap exoskeleton (kerangka luar) hewan ini. Kemudian istilah kata “shell” bukanlah sekedar shell , dimana kata shell yang sesungguhnya adalah seperti di Mollusca.

Lalu Exoskeleton yang terdapat subfilum Krebs secara umum tersusun atas CaCO3 (kalsium karbonat) kitin yang mengeras. Crustacea adalah salah satu jenis Arthropoda yang termasuk ke dalam kelompok Mandibulata dan mempunyai satu kesatuan dengan Myriapoda dan Hexapoda.

Karakteristik Crustacea

Mengenai karakteristik dari pada Crustacea secara umum yaitu mempunyai eksoskeleton yang sangat keras.

Dimana Eksoskeleton yang keras tersebut musti diganti (moulting) dengan adanya Bagian tubuh dari subfil kanker dan bisa dibedakan menjadi sejumlah bagian yang diantaranya.

Yaitu bagian kepala (disebut cephalon), bagian dada (disebut thorax) serta bagian perut.

Tetapi terkadang antara bagian kepala dan dada bisa saling terhubung ke sefalotoraks serta mempunyai penutup seperti sebuah tangki besar.

Susunan Tubuh Crustacea

Crustacea mempunyai anggota badan tambahan (en: appendage) khusus yang beraneka ragam, bahkan lobster dan lobster air tawar (en: crayfish) mempunyai 19 pasang.

Secara umum, dua pasangan pertama yaitu antena sebagai fungsi sensorik. Kelompok hewan ini adalah satu-satunya arthropoda dengan dua pasang antena.

Kemudian ada tiga pasang anggota badan yang digunakan untuk mengunyah dan memanipulasi makanan, pasangan pertama adalah rahang bawah dan dua pasangan selanjutnya adalah rahang atas.

Organ tambahan lainnya umumnya adalah sepasang kaki untuk bergerak. Dengan pengecualian pasangan antena pertama (s: tidak terkenal), pasangan organ tambahan anggota subfilum Krebs adalah dua cabang (biramous).

Baca Juga : Fauna Asiatis

Sistem Respirasi dan Sirkulasi Crustacea

Crustacea yang memiliki ukuran besar bernafas dengan insang. Oksigen yang diekstrak dari insang itu lalu didistribusikan melalui sistem sirkulasi. Di bagian yang lebih kecil dari subfile kanker, mereka bernafas di atas permukaan tubuh.

Pertukaran gas melintasi permukaan tubuh terjadi pada area tipis kutikula. Sistem sirkulasi krustasea yaitu sistem sirkulasi sirkuit terbuka yang terdiri dari jantung di belakang, satu atau lebih arteri (hanya pada Malacostraca) dan beberapa saluran untuk mengembalikan hemolimf ke jantung.

Sistem Reproduksi Crustacea

Hampir semua Crustacea kecuali teritip (en: barnacle) bisa dibedakan antara individu jantan dan betinanya (gonokoris), dan bereproduksi secara seksual.

Contohnya kepiting dan lobster air tawar memakai anggota badan ekstra di perut untuk mengirim sperma ke dalam lubang reproduksi wanita selama persetubuhan.

Sebagian besar anggota air dari subfile kanker melewati satu atau dua tahap larva yang berenang bebas.

Telur Crustacea berkembang menjadi larva nauplius. Nauplius ini menetas dengan tiga pasang anggota badan tambahan dan melewati beberapa tahap metamorfosis sebelum menjadi dewasa.

Larva nauplius ini yaitu karakteristik dari anggota subfile kanker, menunjukkan bahwa semua anggota kelompok ini yaitu keturunan leluhur yang mempunyai nauplius selama siklus hidupnya.

Sebagai contoh, teritip, yang pernah dianggap moluska, memiliki larva nauplius, itulah sebabnya mereka diklasifikasikan dalam subfilum krustasea.

Sistem Ekskresi Crustacea

Organ ekskresi utama dari Crustacea yaitu pasangan kelenjar antena dan rahang atas. Kelenjar ini juga disebut kelenjar hijau. Lebih dari 90% limbah nitrogen dibuang dalam bentuk amonia.

Ciri-ciri Crustacea

  1. Pada biasanya perkembangan melalui fase larva
  2. Mempunyai 2 lubang genital di belakang dada
  3. Habitat terutama di air tawar dan air laut dan beberapa di darat.
  4. Di area depan ada dua mata tatapan komposit
  5. Tubuh belakang udang bengkok berakhir dengan ekor
  6. Sistem pencernaan: mulut -> kerongkongan -> perut -> usus -> anus
  7. Bernafas dengan insang
  8. Setiap segmen tubuhnya berisi sepasang kaki
  9. Di perut ada 5 kaki renang
  10. Di dada kelapa ada sepasang antena, sepasang rahang atas dan sepasang rahang bawah
  11. Di kepala dan dada ada 5 pasang kaki (1 pasang cakar dan 4 pasang kaki)
  12. Kepala dilindungi oleh kulit keras (cangkang)
  13. Sistem saraf krustasea adalah sistem saraf tangga tali
  14. Sistem sirkulasi terbuka
  15. Pemupukan internal.

Baca Juga : Jaringan Ikat

Klasifikasi Crustacea

Berdasarkan dari ukuran tubuhnya, Crustacea dikelompokkan dalam beberapa macam, yaitu :

1. Entomostraca (Udang Tingkat Rendah)

Biasanya kelompok Entomostraca adalah penyusun zooplankton, yang melayang-layang di dalam air dan sebagai makanan ikan. Adapun pembagian ordo yang termasuk dalam Entomostraca adalah sebagai berikut.

  1. Branchiopods, contohnya Daphnia pulex dan Asellus aquaticus yang disebut sebagai kutu air oleh pembiakan partenogenesis dan sebagai salah satu penyusun zooplankton
  2. Ostracoda Contohnys contohnya Cypris candida, kodona subur yang hidup sebagai plankton di air tawar dan di laut, mempunyai tubuh kecil dan bisa bergerak dengan antena.
  3. Copepoda, contohnya Argulus indicus, Cylop, hidup di air laut dan air tawar dan adalah hewan tumbuhan dan parasit dengan segmentasi tubuh yang jernih.
  4. Cirripedia, contohnya kendur atau bernafas, Sacculina ditutupi dengan kepala dan payudara Karapaks yang berbentuk cakram dan melekat pada batu atau benda lain di laut.

2. Malakostraca (Udang Tingkat Tinggi)

Malakostraca yaitu hewan dengan kebanyakan hiduip di laut, dan juga di air tawar dengan tubuh terdiri dari sefalotoraks serta perut (abdomen). Malakostraca terbagi dalam 3 ordo antara lain antara lain.

  1. Isopoda, tubuh rata, dorsiventral, dengan kaki yang sama. Misalnya Onicus asellus (kutu kapal) dan Limnoria lignorum yang keduanya merupakan elevator kayu
  2. Stomatopoda contohnya adalah squilla empusa (udang belalang) yang hidup di laut dan mempunyai bentuk seperti belalang yang berdoa, mempunyai warna yang mencolok. Di belakang kepala yaitu sebuah tangki. Kepala dilengkapi dengan dua segmen anterior, mata dan antena.
  3. Decapoda, contohnya termasuk udang, kepiting dan kepiting kecil. Hewan berkaki sepuluh yaitu sekelompok udang yang memainkan peran penting dalam kehidupan manusia dan berfungsi sebagai sumber makanan berprotein tinggi. Contohnya udang, kepiting dan kepiting kecil.

Demikian pembahasan materi mengenai crustacea ini semoga dapat memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Struktur Tubuh Amoeba

Hijau Hijau
2 min read

Fungsi Selubung Mielin

Hijau Hijau
2 min read

Kromoplas

Hijau Hijau
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close