Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.

Cara Membuat File ISO

2 min read

File ISO

Cara membuat file ISO itu memang hal yang penting untuk dipahami, dengan mengingat banyaknya manfaat yang dapat kita peroleh darinya. Di antara yaitu sebagai berikut:

  • Kita dapat menyimpan banyak file sekaligus menjadi satu.
  • Manage data menjadi lebih mudah.
  • Untuk keperluan backup juga bisa.

Dan masih banyak lagi manfaat yang keren keren lainnya.

Umumnya file ISO ini digunakan untuk menyimpan data installer suatu aplikasi atau game. Maka, tidak heran apabila ukurannya bisa mencapai ratusan GB.

Lalu bagaimana? Tenang saja. Karena disini kami akan membahasnya dengan lengkap caranya. Simak berikut dibawah :

Cara Membuat File ISO di Windows 7, 8, 10

Untuk membuat file ISO cukup mudah dilakukan. Namun, disini kita membutuh sebuah aplikasi terlebih dahulu.

Pilihan aplikasinya sendiri ada banyak, namun yang menurut kami bagus dipakai umumnya ada lima, yakni:

  • WinRAR.
  • UltraISO.
  • Daemon Tools.
  • PowerISO.
  • NERO.

Alasannya hanya lima? Karena kelima aplikasi tersebut, memiliki cara penggunaan yang sangat mudah.

Panduan penggunaannya, anda silakan baca di bawah ini :

1. Menggunakan WinRAR

WinRAR

Aplikasi pertama, yang akan kita pakai yaitu WinRAR.

WinRAR ini, umumnya digunakan untuk membuat sebuah file compress atau untuk mengekstraknya.

Namun, sebagian besar di antara kita belum tahu, bahwa sebetulnya kita dapat menggunakannya untuk membuat data ISO.

Cara untuk membuat file ISO memakai WinRAR tidak sulit. Yang kita butuhkan, hanya WinRAR versi terbaru saja, dimana bisa kita peroleh dari situs resminya langsung.

Cara membuat file ISO dengan WinRAR:

  • Pertama, silakan install terlebih dahulu software WinRAR. Jika sudah ada, cek juga, pastikan update sudah di versi terbaru.
  • Selanjutnya, buka File Explorer, kemudian buka file atau folder yang ingin dijadikan sebagai data ISO.
Folder iso
  • Klik kanan pada file tersebut, kemudian pilih opsi Add to Archive (Tambahkan ke Arsip).
Add toArchiveISOBaru
  • Pada kolom Archive Name, silakan ganti formatnya menjadi .ISO. lalu untuk Archive Format, silakan atur ke ZIP.
Setting Winrar ISO
  • Klik OK, lalu tunggu prosesnya sampai selesai. Ini membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 5 menit, tergantung besar size filenya juga.

Selesai. Sekarang file ISOnya sudah jadi dan bisa langsung Anda buka sesuai kebutuhan.

Baca Juga : Cara Membuat Bitly

2. Menggunakan UltraISO

Aplikasi UltraISO

UltraISO adalah salah satu aplikasi yang biasa kami pakai ketika ingin membuat sebuah file berbentuk ISO.

Aplikasi ini mempunyai size yang kecil dan ringan dipakai. Untuk pembuatan ISOnya, berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Silakan install dulu aplikasi UltraISO. Bisa didapatkan di Ultraiso.com.
  2. Apabila sudah, buka aplikasinya.
  3. Lalu pada menu Tools, maka silakan pilih opsi Make an ISO Image File.
  4. Akan muncul jendela Windows. Silakan pilih file yang ingin dijadikan file ISO.
  5. Apabila sudah, klik opsi Make.
  6. Kemudian tunggu prosesnya sampai selesai.

Sedangkan untuk hasil penyimpanannya, maka nanti biasanya bisa kita lihat. Apabila tidak ada, coba cek di folder Documents.

3. Menggunakan Daemon Tools

Daemon Tools

Daemon Tools, mungkin anda tidak asing dengan aplikasi ini? aplikasi ini sudah lumayan lama ada.

Jadi kami biasa memakai aplikasi ini untuk membuat Virtual Drive, dalam menunjang keperluan instalasi game.

Selain itu, Daemon Tools dapat kita pakai untuk membuat file menjadi format ISO. Berikut ini caranya:

  1. Install dulu aplikasi Daemon Tools kalau belum punya.
  2. Apabila sudah, maka silakan buka aplikasinya.
  3. Kemudian, klik opsi Create Disk Image.
  4. Lalu klik menu titik tiga yang ada pada kolom Target Image File.
  5. Silakan cari file yang ingin dijadikan ISO.
  6. Terakhir, pilih opsi Save as, lalu untuk formatnya pilih Standard ISO Image (*.iso).
  7. Beri nama file yang diinginkan, lalu simpan.

Selesai.

Baca Juga : Cara Mengganti Password Bolt

4. Menggunakakan PowerISO

PowerISO

PowerISO adalah sebuah Aplikasi yang populer ketika orang-orang mulai membuat bootable Windows untuk flashdisk.

Dengan PowerISO, data OS dapat disimpan dalam bentuk file .ISO dengan aman.

Untuk cara membuatnya, seperti ini:

  1. Install dulu aplikasi PowerISO kalau belum punya.
  2. Lalu, buka aplikasinya seperti biasa.
  3. Selanjutnya pada menu Toolbar, silakan pilih Make CD/DVD/BD Image File.
  4. Lalu akan muncul jendela baru. Silakan pilih data yang ingin dijadikan ISO.
  5. Beri nama filenya sesuai keinginan, lalu untuk formatnya, pilih ISO.

Apabila sudah, maka tinggal klik OK dan tunggu prosesnya.

5. Menggunakan Nero

Aplikasi NERO

Untuk cara yang terakhir yaitu Nero yang mempunyai fungsi banyak.

Di Nero juga ada fitur yang memungkinkan kita dapat membuat sebuah file menjadi ISO. Caranya seperti ini:

  1. Install Nero kalau belum punya.
  2. Apabila sudah, langsung saja buka aplikasinya.
  3. Masuk ke menu Image Recorder.
  4. Kemudian, pilih opsi Copy and Backup, dan pilih lagi Burn Image to Disk.
  5. Nanti akan muncul jendela baru. Silakan pilih data yang diinginkan.
  6. Ikuti panduan yang diberikan.
  7. Terakhir, nanti akan muncul jendela untuk menyimpan. Pilih file format ISO.

Selesai.

Sebetulnya, nanti tergantung dari versi Nero yang dipakai juga. Karena dari segi tampilannya mungkin lumayan berbeda.

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai bagaimana caranya untuk membuat file ISO di WIndows 7, Windows 8, atau Windows 10.

Semua cara di atas sudah kami coba seluruhnya. Jadi, Anda bebas ingin mencoba yang mana.

Semoga Bermanfaat.

Rizki
Rizki Seorang pemuda yang tinggal bersama Kakek dan Nenek.
close