Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Besaran Skalar

1 min read

Besaran Skalar

Besaran skalar merupakan sebuah besaran yang tidak mempunyai sebuah arah. Namun, sementara besaran vektor yaitu besaran yang memiliki arah. Maka dari itu berikut ini yaitu pembahasan lengkap mengenai besaran skalar mulai dari pengertian, contoh, dan tabel perbedaan antara skalar dan besaran vektor. Untuk lebih jelasnya simak berikut dibawah ini.

Pengertian Besaran Skalar

Jadi dalam ilmu Fisika, kita dapat mempelajari dua macam besaran, adalah besaran pokok dan besaran turunan. Besaran juga dapat dikelompokkan menjadi dua macam, adalah skalar dan juga besaran vektor.

Besaran skalar adalah sebuah besaran yang tidak mempunyai arah. Berbeda dengan besaran vektor, besaran vektor yaitu besaran yang mempunyai arah.

Contoh Besaran skalar

Besaran skalar

Contohnya Kecepatan. Apakah “kecepatan” tersebut mempunyai arah ? Tentunya kecepatan mempunyai sebuah arah . Seseorang yang bergerak pada kecepatan tertentu, pasti mempunyai arah gerak.

Mobil yang bergerak dengan kecepatan 80 km per jam ke arah Utara. Contohnya. Atau kamu berlari dengan kecepatan 100 km/jam ke arah gawang untuk menggiring bola.

Bandingkan sebuah besaran “jarak”. Jadi ketika melakukan pengukuran jarak, pasti tidak ada “arah” yang di sana. Contohnya dengan panjang. Panjang pensil yaitu 20 cm. Dan juga tidak mungkin jika ada orang yang menyebut “Pensil punya panjang 20 cm ke Selatan.”

Karena tidak ada arahnya, maka “jarak” dan “panjang” adalah masuk ke dalam besaran skalar.

Volume – Dapat mengacu pada volume medium, contohnya misal berapa banyak media yang hadir. Jadi segala sesuatu dari ton ke ons sampai gram, mililiter dan mikrogram semua itu adalah besaran skalar. Namun selama mereka diterapkan pada sebuah media yang diukur dan bukan gerakan medium.

Waktu – Sering merujuk kepada waktu, pengukuran tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, detik, dan juga milidetik.

Kelajuan dan suhu – Keduanya umum dipakai dalam perhitungan besaran skalar fisik kelajuan dan suhu. Namun selama mereka tak terkait dengan arah gerakan, mereka tetap besaran skalar.

Contohnya, pengukuran kelajuan pada mil atau kilometer per jam. Atau pengukuran suhu sebuah media keduanya tetap besaran skalar selama mereka tak terkait dengan arah perjalanan dalam media ini.

Tabel Contoh Besaran Vektor dan Besaran Skalar

NoBesaran SkalarBesaran Vektor
1WaktuImpuls
2VolumeGaya
3KelajuanKecepatan
4MassaBerat
5PanjangPercepatan
6JarakPerpindahan
7DayaMomen Gaya
8UsahaMomentum
9Energi KinetikTegangan Permukaan
10Energi PotensialGaya Gesek

Contoh

  • Kuat arus listrik
  • kapasitas kalor
  • potensial listrik
  • muatan listrik
  • tekanan
  • volume
  • luas
  • massa jenis
  • daya listrik
  • usaha
  • energi
  • kelajuan
  • jarak
  • jumlah zat
  • intensitas cahaya
  • suhu
  • kuat arus listrik
  • massa
  • waktu
  • panjang

Maka bisa disimpulkan bahwa semua besaran pokok yaitu besaran termasuk skalar.

Baca Juga : Perpindahan Panas Kalor

Perbedaan Besaran Vektor dan Skalar

Jadi dari penjabaran dan pembahasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa adanya beberapa perbedaan antara besaran vektor dan besaran skalar. Maka Perbedaan-perbedaan itu di antaranya adalah:

Besaran vektor adalah nilainya ditentukan oleh arah. Namun sedangkan skalar nilainya tidak ditentukan pada arah.

Besaran vektor ditulis menggunakan kelengkapan nilai, satuan, dan arahnya. Namun sementara skalar ditulis dengan kelengkapan nilai dan satuan nya saja.

Demikian pembahasan mengenai besaran skalar mulai dari pengertian contoh, vektor, dan perbedaan skalar, Semoga bermanfaat. Terima Kasih

Alfian
Alfian Jadilah manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, walaupun hanya membantu hal-hal yang kecil.

Momen Gaya Torsi

Alfian Alfian
1 min read

Gelombang Stasioner

Alfian Alfian
2 min read

Tekanan Gas

Alfian Alfian
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *