Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Asam Basa

3 min read

Asam Basa

Apa yang dimaksud dengan asam Basa? Maka sebelum kita masuk kedalam pembahasan. Materi yang akan dibahas adalah pengertian asam basa, indikator asam basa dan juga reaksi asam basa. Maka simak penjelasannya dibawah ini.

Pengertian Asam Basa

Jadi kata “asam” berasal dari bahasa Latin yaitu “acidus” yang artinya adalah masam. Asam yaitu suatu zat senyawa yang dapat membuat rasa masam. Basa yaitu suatu zat senyawa yang bereaksi pada asam.

Dan menghasilkan suatu senyawa disebut sebagai garam. Apabila basa yaitu zat-zat yang bisa menetralkan rasa asam. Maka secara kimia, asam dan basa saling beradu atau berlawanan. Dan untuk sifat pada basa biasanya dilihatkan pada rasa pahit atau licin.

Asam dan basa memang sangat erat sekali pada kehidupan kita. Pada tubuh manusia didalamnya ada keseimbangan asam basa dalam beradaptasi dan menjaga fungsi dalam tubuh dengan baik.

Misalnya seperti asam lambung yang dapat membunuh mikroorganisme yang berasal dari makanan dikonsumsi. Apabila pada kehidupan sehari-hari contoh asam basa adalah asam cuka, minuman bersoda, jeruk, aki bersifat asam. Namun untuk sabun dan bahan pupuk lainnya dapat disebut sebagai basa.

Teori Asam Basa

Asam Basa

Adapun teori Asam Basa ini telah dikemukakan oleh beberapa ilmuwan, Contohnya antara lain :

Teori Arrhenius yang mengatakan bahwa Asam adalah sifat yang mana pada suatu senyawa akan dapat melepas ion hidrogen (H+) apabila diuraikan kedalam air. Apabila basa yaitu sifat yang mana suatu senyawa yang dapat melepas ion hidroksida (OH-) apabila diuraikan kedalam air. Reaksi asam basa adalah reaksi yang membentuk H2O pada ion-ion H+ dan OH-.

Teori Bronsted-Lowry yang mengatakan bahwa asam merupakan senyawa yang dapat memberi proton (H+) untuk senyawa lain. Sedangkan untuk basa dapat menerima proton (H+) pada senyawa lain. Reaksi asam basa bisa mereaksi perpindahan suatu proton pada satu senyawa ke senyawa lainnya.

Teori Lewis yang mengatakan bahwa Asam adalah suatu senyawa yang dapat menerima pasangan elektron bebas pada senyawa lain. Namun sedangkan untuk Basa adalah suatu senyawa yang dapat memberi pasangan elektron bebas kepada senyawa lainnya. Reaksi asam basa adalah suatu reaksi untuk membentuk ikatan antara asam dan basa.

Indikator Asam Basa

Indikator asam basa merupakan suatu senyawa yang ditambahkan kepada larutan. Dan tujuannya untuk mengetahui kisaran pH pada larutan tersebut.

Penggunaan Indikator Asam basa

Pada larutan yang dilihat tingkat keasamannya akan ditambahkan asam basa yang sesuai. Dan lalu akan dilakukan titrasi, perubahan pada pH akan diketahui pada perubahan warna larutan yang didalamnya ada indikator. Dan pada perubahan warna sesuai pada kisaran pH dengan indikatornya.

Contoh Beberapa Daftar Indikator Asam Basa

Indikator Rentang pH Kuantitas per ml Asam Basa
Timol biru 1,2 – 2,8 1-2 tetes 0,1% larutan Merah Kuning
Pentametoksi merah 1,2 – 2,3 1 tetes 0,1% dlm larutan alkohol 0% Merah tak berwarna
Tropelin OO 1,3 – 3,2 1 tetes 1% larutan Merah Kuning
2,4-Dinitrofenol 2,4 – 4,0 1-2 tetes 0,1% dlm larutan alkohol 50% Tak berwarna Kuning
Metil Kuning 2,9 – 4,0 1 tetes 0,1% dlm larutan alkohol 90% Merah Kuning
Brimfenol biru 3,0 – 4,6 1 tetes 0,1% larutan Kuning Biru
a-Nafttolbenzin(pp) 7,3 – 8,7 1,5 tetes 0,1% dlm larutan alkohol 70% Merah  Hijau

Ciri-Ciri Asam

Secara umum asam memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Rasa masam jika dicicipi (Dilarang menguji asam kuat dengan mencicipinya).
  • Derajat keasaman akan lebih kecil dari 7 (pH < 7).
  • Terasa menyengat apabila disentuh, terutama asam kuat.
  • Reaksi dengan logam juga bersifat korosif.
  • Larutan elektrolit maka bisa menghantarkan arus listrik.

Sifat Asam

  • Memiliki rasa asam
  • Mengubah lakmus biru menjadi merah
  • Bersifat korosif, bisa melarutkan berbagai logam
  • Bisa melarutkan batu kapur menghasilkan gas karbon dioksida.

Baca Juga : Titrasi Asam Basa

Ciri-Ciri Basa

Secara umum basa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Rasa pahit jika dicicipi.
  • Dalam keadaan murni biasanya berupa kristal padat.
  • Tingkat keasaman juga lebih besar dari 7 (pH > 7).
  • Terasa licin di kulit (Dilarang menguji basa kuat dengan menyentuhnya).
  • Memiliki sifat kaustik adalah merusak kulit apabila kadar basanya juga tinggi.
  • Dapat mengemulsi minyak.
  • Adalah elektrolit, larutannya bisa menghantarkan arus listrik.

Sifat Basa

Beberapa sifat basa sebagai berikut :

  • Rasanya pahit
  • Mengubah lakmus merah menjadi biru
  • Bereaksi dengan lemak membentuk sabun.
  • Menetralkan sifat asam
  • Bersifat korosif, dan khususnya basa kuat.

Reaksi Asam Basa

Reaksi asam basa atau reaksi penetralan adalah sebuah reaksi zat yang dapat melepaskan ion H+. Dan juga basa yaitu zat yang melepaskan ion OH–. Lalu akan membentuk air (H2O) yang sifatnya netral.

1. Asam Arrhenius adalah zat yang dilarutkan kedalam air dalam membentuk ion hidrogen (H+). Adalah asam yang meningkatkan konsentrasi pada ion H+ kedalam larutan air. Dan pada reaksi protonasi air akan menghasilkan sebuah ion hidronium (H3O+): H+ + H2O > H3O+.

2. Asam kuat atau juga asam klorida adalah zat dilarutkan kedalam air menurut persamaan yaitu HCl + H2O > H3O+ + Cl-. Adalah semua molekul pada HCl akan memberi salah satu ion hidrogen pada larutan.

3. Asam lemah atau juga asam asetat hanya dilarutkan sebagian saja kedalam air menurut persamaan yaitu HCH3OO + H2O > H3O+ + CH3OO-. Dan juga pada asam lemah, tingginya larutan biasanya kurang dari 1%. Adalah hanya 1 pada 100 molekul asam asetat yang terlarut, sisanya yang tertinggal berupa molekul HCH3OO pada larutan.

4. Basa Arrhenius adalah suatu zat yang dilarutkan kedalam air dengan membentuk ion hidroksida (OH-). Adalah basa yang akan meningkatkan konsentrasi pada ion OH- pada larutan berair.

5. Basa kuat, misalnya natrium hidroksida, yang dilarutkan kedalam air menurut persamaan: NaOH > Na+ + OH-.

6. Basa lemah, misalnya larutan amoniak, cuma sebagian yang terlarut kedalam air menurut persamaan: NH3 + H2O > NH4+ + OH-. Dan pada asam lemah, tingginya pelarutsn biasanya kurang dari 1%. Adalah hanya 1 pada 100 molekul amoniak yang bereaksi pada air. Dan sisanya yang tertinggal berupa molekul NH3 pada larutan.

Demikian pembahasan mengenai pengertian asam basa, indikator asam basa, ciri ciri & reaksi asam basa. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian.

Hijau
Hijau Alam Hijau memberikan pelajaran yang berharga maka kita dapat menciptakan Teknologi.

Manfaat Perak

Hijau Hijau
2 min read

Rumus Asam Sitrat

Hijau Hijau
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close